Akuntabilitas Pemerintah Dan Partisipasi Masyarakat Desa Ciwangi Kabupaten Purwakarta Pada Indeks Ketahanan Sosial Mewujudkan Desa Mandiri

Maulidia Maryam Zaenadine*, Dewi Noor Azijah, Evi Priyanti

Abstract


Pemerintah melalui prakarsa program desa mandiri merupakan upaya nyata untuk mewujudkan pembangunan negara yang menyeluruh dan merata. Untuk mensukseskan cita-cita pemerintah diperlukan aktualisasi yang tepat, pemerintah menitikberatkan pada desa-desa yang mayoritas wilayahnya berada di daerah pinggiran dan terluar serta tidak menjadi fokus pembangunan, hal ini juga tertuang dalam Nawacita Presiden yang menegaskan akan membangun Wilayah Indonesia dimulai dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Perwujudan desa mandiri perlu dikaji kembali bagaimana pencapaian Indeks Pembangunan Desa yang merupakan indeks komposit yang terbagi menjadi indeks ketahanan sosial, indeks ketahanan ekonomi, dan indeks ketahanan lingkungan/ekologi yang akan mengukur capaian desa. Perolehan IDM yang baik di desa Ciwangi yang merupakan desa mandiri oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi akan dibahas dengan mengkaji bagaimana penerapan prinsip akuntabilitas yang dilakukan oleh pemerintah desa Ciwangi dan partisipasi dari dan oleh masyarakat Ciwangi masyarakat desa. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik observasi dan wawancara mendalam. Penelitian ini menghasilkan untuk mewujudkan desa mandiri dan mendapatkan nilai indeks ketahanan sosial yang tinggi, kerjasama aktif dilakukan pemerintah desa dengan masyarakat desa ciwangi dalam berbagai urusan pemerintahan dan kegiatan sosial kemasyarakatan seperti partisipasi masyarakat dalam musrembangdes dan berani menyampaikan kritik dan saran untuk kemajuan desa dan ditindaklanjuti oleh pemerintah desa dan aparatur mempertanggungjawabkan setiap kebijakan dan program yang dilakukan oleh desa dengan melakukan beberapa inovasi pelayanan publik yang ramah biaya kepada masyarakat, dengan dukungan kawasan desa yang strategis dan masyarakat yang heterogen, namun ada masih terdapat permasalahan dalam pengelolaan bumdes dengan gagalnya beberapa usaha karena kurangnya kompetensi yang ada dan kurangnya komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat.komposit yang terbagi menjadi indeks ketahanan sosial, indeks ketahanan ekonomi, dan indeks ketahanan lingkungan/ekologi yang akan mengukur capaian desa. Perolehan IDM yang baik di desa Ciwangi yang merupakan desa mandiri oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi akan dibahas dengan mengkaji bagaimana penerapan prinsip akuntabilitas yang dilakukan oleh pemerintah desa Ciwangi dan partisipasi dari dan oleh masyarakat Ciwangi masyarakat desa. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik observasi dan wawancara mendalam. Penelitian ini menghasilkan untuk mewujudkan desa mandiri dan mendapatkan nilai indeks ketahanan sosial yang tinggi, kerjasama aktif dilakukan pemerintah desa dengan masyarakat desa ciwangi dalam berbagai urusan pemerintahan dan kegiatan sosial kemasyarakatan seperti partisipasi masyarakat dalam musrembangdes dan berani menyampaikan kritik dan saran untuk kemajuan desa dan ditindaklanjuti oleh pemerintah desa dan aparatur mempertanggungjawabkan setiap kebijakan dan program yang dilakukan oleh desa dengan melakukan beberapa inovasi pelayanan publik yang ramah biaya

Available online at https://jim.usk.ac.id/sejarah

 

 

kepada masyarakat, dengan dukungan kawasan desa yang strategis dan masyarakat yang heterogen, namun ada masih terdapat permasalahan dalam pengelolaan bumdes dengan gagalnya beberapa usaha karena kurangnya kompetensi yang ada dan kurangnya komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat.

Keywords


Akuntabilitas; Partisipasi; Desa Mandiri; Indeks Desa Membangun

Full Text:

PDF

References


Agusta, I. (2014). Indeks Kemandirian Desa: Metode, Hasil, dan Alokasi Program Pembangunan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Bismo, P. A., & Sahputra, R. E. (2021). Peningkatan Efektivitas Pembangunan Desa Melalui Penyederhanaan Penyaluran Dana Desa. Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan, 5(2), 77–88.

Budiarto, T., Rustiadi, E., & Dharmawan, A. H. (2017). Perkembangan dan Kemandirian Desa di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Tata Loka, 19(3), 230–241.

Budiman, B., & Jumansyah, J. (2020). Upaya Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Status Desa menuju Desa Mandiri (Studi Desa Miau Baru Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur). Jurnal Sosial-Politika, 1(2), 115–129.

Damayanti, R., & Syarifuddin, S. (2020). The inclusiveness of community participation in village development planning in Indonesia. Development in Practice, 30(5), 624–634.

Hamidi, H., Nugroho, F., Sa’id, A., Harioso, A. H., Waluyanto, B., Lubis, I. S. G., Setiawan, D., & Hadi Prayitno, A. F. M. (2015). Indeks Desa Membangun. Jakarta: Kemendes PDTT.

Husaeni, U. A. (2017). Potensi Ekonomi Desa Menuju Desa Mandiri (Studi di Desa Sukamanah Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur). JE (Journal of Empowerment), 1(1), 1–11.

Kurniawan, B. (2015). desa Mandiri, desa Membangun. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia. Jakarta.

Luthfianto, P. K. (2023). Analisis Peran Sektor Unggulan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur. Jurnal Impresi Indonesia, 2(1), 16–22.

Marwanti, T. M., Sundari, N. R., Windriyati, R. M., Muryanto, Y., & Kardeti, D. (2018). Ketahanan Sosial dalam Menghadapi Perubahan Sosial Komunitas Adat Kampung Pulo di Kabupaten Garut. Pekerjaan Sosial, 16(2).

Nain, U. (2019). Pembangunan desa dalam perspektif sosiohistoris. Garis Khatulistiwa.

Nomaini, F. (2019). Evaluasi Indeks Ketahanan Sosial Sebagai Bagian Dari Penerapan Program Indeks Desa Membangun di Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal Empirika, 4(1), 19–32.

Oktaviana, O., & Darma, B. A. (2022). ANALISIS PEMBANGUNAN DESA DI PROVINSI BANTEN BERDASARKAN PERBANDINGAN CAPAIAN NILAI IDM. Jurnal Administrasi Publik, 13(2).

Palilu, A., Lopulalan, J. E., & Pakpahan, R. R. (2021). Analisis Indeks Desa Membangun Di Kampung Klayili Distrik Klayili Kabupaten Sorong. Jurnal Jendela Ilmu, 2(1), 13–18.

Sato, R., & Laksmono, B. S. (2020). Akuntabilitas Desa Membangun Implementasi Kewenangan Lokal Dalam Pelaksanaan Kampung Membangun Menuju Kampung Mandiri Pada Kampung Muris Kecil, Kabupaten Jayapura, Papua. Jurnal Pembangunan Manusia, 1(1), 6.

Suhartono, S. (2022). Transformasi Pembangunan Desa Menuju Desa Mandiri. National Multidisciplinary Sciences, 1(1), 60–62.

Tabita, M., Palinggi, Y., & Musmuliadi, M. (2022). Analysis of the Implementation of Regional Inspectorate Supervision on the Performance of Regional Service Agency Kutai Barat District. Journal of World Science, 1(9), 737–755.

Taguchi, N. (2018). Description and explanation of pragmatic development: Quantitative, qualitative, and mixed methods research. System, 75, 23–32.

Wirawan, B. A., & Amrifo, V. (2020). DEFORESTASI DAN KETAHANAN SOSIAL. Jurnal Masyarakat Dan Budaya, 22(3).

Yanto, H. (n.d.). INDEKS DESA MEMBANGUN DESA SETAWAR KECAMATAN SEKADAU HULU KABUPATEN SEKADAU. Jurnal Pembangunan Dan Pemerataan, 10(2).

Undang-Undang

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 02 tahun 2016 tentang Indeks Desa Membangun

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 96 Tahun 2012 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publlik.




DOI: https://doi.org/10.24815/jimps.v8i4.26981

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

JIMPS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah indexed by

sinta_logodoaj_logoDimensions_logoCROSSREF_logoROAD_logoPKP_Index_logoGoogle_Scholar_logogaruda_logoonesearch_logoBASE_logoWordcat_logo

___________________________________________________________
JIMPS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah

E-ISSN 2614-3658
P-ISSN 2964-7231

Published by History Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Syiah Kuala in collaboration with "Perkumpulan Prodi Pendidikan Sejarah Se- Indonesia"
W :https://jim.unsyiah.ac.id/sejarah
E : jimsejarah@usk.ac.id

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0