Pembatasan Jumlah Pembuatan Akta Perhari dalam Perspektif Etika Notaris Berfalsafah Pancasila

Amalia Zulfa*, Habib Adjieb

Abstract


Penelitian ini menggali pertimbangan etika notaris dalam membatasi jumlah pembuatan akta per hari dari perspektif falsafah Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dimensi etika dan dilema yang dihadapi notaris dalam mengelola beban kerja harian dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip Pancasila dalam praktik profesional mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, dengan menerapkan wawancara mendalam dan analisis konten terhadap peraturan notaris yang relevan dan kode etik yang berlaku. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa notaris menghadapi berbagai tantangan etika dalam mengelola beban kerja mereka, termasuk memastikan akurasi, ketelitian, dan kewaspadaan dalam penyusunan akta sambil tetap mengikuti prinsip etika. Penelitian ini menekankan pentingnya mencapai keseimbangan antara efisiensi dan praktik etika dalam pekerjaan notaris, yang menjadi krusial untuk menjaga kepercayaan publik dan menjunjung tinggi integritas profesi notaris. Penelitian ini menyimpulkan dengan rekomendasi untuk meningkatkan etika notaris melalui pengembangan profesional dan kesadaran terhadap prinsip etika Pancasila dalam praktik notaris.


Keywords


Batasan kuantitas, akta per hari, Etika Notaris

Full Text:

PDF

References


Adjie, H., & Gunarsa, A. (2013). Sanksi Perdata dan Administratif Terhadap Notaris Sebagai Pejabat Publik.

Damara Putri, I., Ketut Rachmi Handayani, I. G. A., Taruno Muryanto, Y., Zefania Ritonga, R., & Retnowati Boong, V. (2022). Forms of Legal Protection for Lessors in Leasing Agreements After the Constitutional Court Decision No. 18/PUU-XVII/2019. Journal Of World Science, 1(6), 422–437. https://doi.org/10.36418/jws.v1i6.56

FR, M. I. (2021). Batasan Pelaksanaan Hak Ingkar Notaris Dalam Rangka Menjaga Kerahasiaan Akta Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2014 Perubahan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris. Jurnal Hukum Adigama, 4(1), 650–670.

Hartoyo, R., & Sulistyowati, S. (2023). The Role Of The Legal Aid Post Is In Providing Legal Assistance To Disadvantaged People In Order To Obtain Justice In The Courts Of The Holy Land. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 8(3), 1599–1611. https://doi.org/10.24815/jimps.v8i3.25236.

Kurniawan, M. H. (2021). Peran Majelis Kehormatan Notaris Dalam Proses Peradilan Notaris Di Pengadilan (Studi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 22/PUU-XVII/2019). Indonesian Notary, 3(4), 20.

Mauboy, Y. D., Medan, K. K., & Sinurat, A. (2023). KEKUATAN EKSEKUTORIAL PUTUSAN PERKARA PERDATA TERHADAP OBJEK EKSEKUSI YANG DISITA OLEH JAKSA DALAM PERKARA PIDANA DI PENGADILAN NEGERI. Jurnal Locus Penelitian Dan Pengabdian, 2(6), 596–616.

Nurlailah, N., & Ardiansyah, H. (2022). The Influence of the School Environment on Character Form Students in PKN Lessons. Riwayat: Educational Journal of History and Humanities, 5(2), 281–289. https://doi.org/10.24815/jr.v5i2.27347

Purwaningsih, E. (2011). Penegakan Hukum Jabatan Notaris Dalam Pembuatan Perjanjian Berdasarkan Pancasila Dalam Rangka Kepastian Hukum. Adil: Jurnal Hukum, 2(3), 323–336.

Putri Anjulika, A. (2023). Kewajiban Notaris dalam Memberikan Jasa Hukum tanpa Honorarium Kepada Orang yang tidak Mampu. Jurnal Impresi Indonesia, 2(1), 83–90. https://doi.org/10.58344/jii.v2i1.1920

Rizal, A., & Susilahati, S. (2023). Implementation of the Jakarta Elderly Card Program in Meeting the Basic Needs of the Elderly. Riwayat: Educational Journal of History and Humanities, 6(2), 596–605. https://doi.org/10.24815/jr.v6i2.31545

Sari, T. N., Ismansyah, I., & Fendri, A. (2023). TANGGUNG JAWAB PPAT DALAM PEMASANGAN HAK TANGGUNGAN (Studi Kasus Perkara Nomor 285 PK/Pdt/2013). UNES Law Review, 5(4), 1580–1593.

Simanjuntak, H., Pasaribu, K. M. D., & Sitanggang, N. C. (2023). Pengaruh Sarana Prasarana dan Lingkungan Sekolah terhadap HasiL Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP Swasta Karya Bhakti Medan Tahun Pelajaran 2022/2023. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 8(2), 628–633. https://doi.org/10.24815/jimps.v8i2.24752

Sridinata, A., & Lukman, A. (2022). ANALISIS YURIDIS TENTANG KEABSAHAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN NOTARIS DALAM PERJANJIAN NOMINEE BERDASARKAN KUHPERDATA DAN UNDANG-UNDANG NO. 5/1960 (Studi Kasus Putusan Nomor 426/Pdt. G/2020/PN DPS). JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 6(4).

Tan, T. K. (2000). Studi notariat: beberapa mata pelajaran; dan, Serba-serbi praktek notaris. (No Title).

Tedjosaputro, L. (1994). Etika Profesi Notaris Dalam Penegakan Hukum Pidana. Universitas Gadjah Mada.

Valerie, E. (2021). Tanggung Jawab Notaris Terhadap Pembuatan Akta Jaminan Fidusia Dalam Jumlah Yang Tidak Wajar Dengan Bantuan Sistem Milik PT SM. Indonesian Notary, 3(4), 1.




DOI: https://doi.org/10.24815/jimps.v8i4.26515

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

JIMPS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah indexed by

sinta_logodoaj_logoDimensions_logoCROSSREF_logoROAD_logoPKP_Index_logoGoogle_Scholar_logogaruda_logoonesearch_logoBASE_logoWordcat_logo

___________________________________________________________
JIMPS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah

E-ISSN 2614-3658
P-ISSN 2964-7231

Published by History Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Syiah Kuala in collaboration with "Perkumpulan Prodi Pendidikan Sejarah Se- Indonesia"
W :https://jim.unsyiah.ac.id/sejarah
E : jimsejarah@usk.ac.id

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0