Hubungan Impulsive Buying dengan Perilaku Berhutang pada Pengguna Pinjaman Online

Delfira Syelfiyola Rosadi*, Inge Andriani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan impulsive buying dengan perilaku berhutang pada pengguna pinjaman online. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling. Sampel yang diuji pada penelitian ini sebanyak 182 sampel. Pengukuran impulsive buying dilakukan dengan menggunakan The Impulse Buying Tendency Scale (IBTS) yang disusun berdasarkan aspek-aspek yang dikemukakan oleh Verplanken dan Herabadi (2001). Pengukuran perilaku berhutang menggunakan skala perilaku berhutang yang disusun berdasarkan aspek-aspek perilaku berhutang yang dikemukakan oleh Katona (1951). Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment pearson. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai koefisien korelasi 0,319 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,01). Hasil tersebut menunjukan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara impulsive buying dengan perilaku berhutang pada pengguna pinjaman online. Hasil analisis ini juga menunjukan antara impulsive buying dengan perilaku berhutang pada pengguna pinjaman online mempunyai keeratan yang lemah.


Keywords


Debt Behavior, Impulsive Buying, Online Loans

Full Text:

PDF

References


Andayani, D., P. (2021). Hubungan impulsive buying dengan perilaku berhutang pada masa pandemi Covid-19. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Malang.

Ardelia, N., & Leon, F., M. (2021). Faktor–faktor yang mempengaruhi konsumen dalam menggunakan dan berhutang dengan kartu kredit di Jabodetabek (Factors affecting the consumer to use and own the credit card in Jabodetabek). Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Manajemen. 2(2). 82-101.

Azis, A., Nurasiah, N., Zulfan, Z., Kusnafizal, T., Fahmi, R., & Abdar, Y. (2023). Analysis of Aceh’s Economic Recovery After the Tsunami Disaster and Prolonged Conflict Year, 2005. Riwayat: Educational Journal of History and Humanities, 6(1), 249–261. https://doi.org/10.24815/jr.v6i1.31455

Cooke, R., Barkham, M., Audin, K.., Bradley, M., & Davy, J. (2004) Student debt and it’s relation to mental health. Jurnal of further of further and higher education, 28(1), 53-66.

Dyanti. C., D. (2019). Hubungan Antara Compulsive Buying Dengan Perilku Berhutang (Studi Kasus pada Ibu-Ibu Perumahan Angkatan Udara di Madiun). Jurnal Seminar Inovasi Manajemen, Bisnis, Dan Akuntansi. 11348–11360.

Fitch, C., Simpson, A., Collard, S., & Teasdale, M. (2007). Mental health and debt: challenges for knowledge, practice and identity. Journal of Psychiatric and Mental Health Nursing. 14. 128-133.

Herispon. (2017). Utang Konsumtif Rumah Tangga Dalam Perspektif Konvensional Dan Syariah. Jurnal Kajian Ekonomi Islam. 2(2). 142-152.

Ikhsan, M. (2015). Perilaku berhutang dengan perasaan senang pada mahasiswa. Skripsi. Universiyas Gajahyana.

Indriati, K. I., Muchlas, M., & Syuti, M. (2023). Kebiasaan Belajar Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Saat Pandemi Covid-19 Di SMK Muhammadiyah Purwodadi Purworejo. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 8(3), 1319–1332. https://doi.org/doi.org/10.24815/jimps.v8i3.25117

Katona, G. (1951). Psychological Analysis of Economic Behaviour (1st ed.). USA: Mc-Graw-Hill company.

Khairunas. (2020). Bahaya impulse buying pada pelanggan online shop saat pandemi Covid-19. Jurnal manajemen pendidikan dan ilmu sosial. 1(2). 349-353.

Manara, M., U. & Hidayat, R. (2011). Sistem tujuan konsumen pada tawaran berhutang. Jurnal psikologi islam. 8(1). 118-137.

Mulyono, F. (2012). Faktor Demografis dalam Perilaku Pembelian Impulsif. Jurnal Administrasi Bisnis, 8(1). 88-105.

Novianti, L., & Waliadin, W. (2023). Online Prostitution in the Perspective of Law of the Republic of Indonesia Number 44 Of 2008 On Pornography. Riwayat: Educational Journal of History and Humanities, 6(1), 262–269. https://doi.org/10.24815/jr.v6i1.31457

Nugrahaini, Y.T. (2009). Hubungan antara gaya hidup hedonis dengan perilaku dissaving (berhutang) pada mahasiswa di Malang. Thesis sarjana : universitas Muhammadiyah Malang.

Nurlailah, N., & Ardiansyah, H. (2022). The Influence of the School Environment on Character Form Students in PKN Lessons. Riwayat: Educational Journal of History and Humanities, 5(2), 281–289. https://doi.org/10.24815/jr.v5i2.27347

Nurmalina, & Sulastri. (2019). Hubungan Antara Self Control Dengan Perilaku Berhutang Pada Mahasiswa Fakultas X Universitas Muhammadiyah Lampung. Journal Of Psychology. 2(1). 32-40.

O'Creevy, M. F., & Furnham, A. (2020). Money attitudes, personality and chronic impulse buying. Applied Psychology, 1-26.

Otoritas Jasa Keuangan. (2016). Peraturan otoritas jasa keuangan. https://www.ojk.go.id/id/regulasi/otoritas-jasa-keuangan/rancangan-regulasi/Documents/rpojk-fintech-layanan-pinjam-uang.pdf. (diakses 6 Desember 2021).

Prastiwi, I., E. & Fitria, T., N. (2021). Konsep paylater online shopping dalam pandangan ekonomi islam. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam. 7(10). 425-432.

Savitri. A. dkk (2021). Pinjaman Online di Masa Pandemi Covid-19 Bagi Masyarakat Aceh. Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis. 22(2). 116-124.

Setianto, G. (2023). The Effectiveness of HPT Muhammadiyah Studies in Increasing the Understanding of Kaifiyat Thoharoh Residents of Wonosari Kalimojosari Doro. Riwayat: Educational Journal of History and Humanities, 6(2), 667–673. https://doi.org/10.24815/jr.v6i2.30201

Shohib, M. (2015). Sikap terhadap uang dan perilaku berhutang. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan. 3(1). 132-143.

Sidabutar. I., C. (2020). Pengaruh kepuasan pengguna fitur Shopee Paylater terhadap loyalitas pelanggan. Skripsi. Universitas Sumatera Utara.

Sybrowsky. J., P. (2007). Paths Toward Impulsive Buying: The Effect Of Credit Use And Debt Avoidance On The Paths Between Money Attitudes And Impulsive Buying Among U.S. College Students. Thesis and Dissertations. Brigham Young University.

Taufiqurrochman, C. (2013). Seluk beluk tentang konsep bunga kredit bank. Jurnal kebangsaan. 2(3). 12-16.

Verplanken, B., & Herabadi, A. (2001). Individual Differences in Impulse Buying Tendency: Feeling and no Thinking. European Journal of Personality. 15. 71-83.

Wibowo, K., P. (2016). Hubungan compulsive buying dengan perilaku berhutang (Dissaving). Skripsi. Universitas Muhammadiyah Malang.

Winawan, B., & Yasa, N., N., K. (2014). Pengaruh Penataan Produk, Jenis Kelamin, dan Daftar Belanja Terhadap Keputusan Pembelian Tidak Terencana (Studi Kasus pada Konsumen Ritel di Kota Denpasar). Jurnal Manajemen. 3(7). 2133-2149.

Wood, M. (1998). Socio-economic status, delay of gratification, and impulse buying. Journal of economic psychology, 295-320.




DOI: https://doi.org/10.24815/jimps.v8i4.26214

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

JIMPS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah indexed by

sinta_logodoaj_logoDimensions_logoCROSSREF_logoROAD_logoPKP_Index_logoGoogle_Scholar_logogaruda_logoonesearch_logoBASE_logoWordcat_logo

___________________________________________________________
JIMPS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah

E-ISSN 2614-3658
P-ISSN 2964-7231

Published by History Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Syiah Kuala in collaboration with "Perkumpulan Prodi Pendidikan Sejarah Se- Indonesia"
W :https://jim.unsyiah.ac.id/sejarah
E : jimsejarah@usk.ac.id

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0