Sistem Pengetahuan Nelayan Patorani Di Galesong Takalar

ST. Junaeda

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) asal dari sistem pengetahuan yang dimiliki oleh nelayan patorani tentang pelayaran maupun tentang pencarian ikan, (2) jenis-jenis pengetahuan yang dimiliki oleh nelayan di Galessong Takalar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif bertujuan untuk  menggambarkan sebuah realitas sosial maupun tentang perilaku individu dan kelompok. Gambaran yang dihadirkan semaksimal mungkin adalah representasi dari realitas sosial yang sebenarnya. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara terhadap sejumlah informan di lokasi penelitian. selain melakukan wawancara, juga dilakukan pengamatan langsung. Pengamatan ini dilakukan sebagai sebuah metode pengumpulan data yang akan saling melengkapi dengan data yang diperoleh dari wawancara. Pengamatan dilakukan terhadap perilaku keseharian dari punggawa maupun sawi ketika sedang berada di daratan. Idealnya pengamatan ini juga dilakukan untuk melihat aktifitas dan perilaku nelayan ketika sedang mencari ikan atau telur ikan, tetapi karena keterbatasan akses, tidak bisa dilakukan. Dokumen juga menjadi salah satu data yang mampu menghadirkan gambaran tentang masyarakat maupun geografis daerah penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa sumber pengetahuan nelayan patorani lebih banyak mereka peroleh dari orang tua, kakek atau leluhur mereka. pengetahuan ini berasal dari pengalaman merka dan berdasar dari kebiasaan-kebiasaan mereka ketika mereka mencari ika, sehingga pada konteks tertentu pengetahun ini sulit diuji secara ilmiah untuk mendapatkan kebenaran. Terkait dengan jenis pengetahuan, pada dasarnya ada tiga jenis pengetahuan yaitu pengetahuan tentang penentuan hari baik, pengetahuan tentang lokasi keberadaan ikan torani, dan pengetahuan tentang tanda-tanda alam.

Full Text:

PDF

References


Ansar, (2019). Sistem Pengetahuan Pelayaran dan Penangkapan Ikan Pada Masyarakat Nelayan di Kelurahan Rangas Kabupaten Majene. Jurnal Walasuji, Volume 10, Nomor 2 Desember 2019.

Arifuddi Ismail, (2007). Religi Manusia Nelayan Masyarakat Mandar. Makassar: Indobis Rekagrafis.

William B. Gudykunst, (2003). Cross-Cultural and Intercultural Communication. Thousand Oaks: Sage

Koentjaraningrat, (1997). Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia

Koentjaraningrat, (1990). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta

Masri Singarimbung, dkk. (1981). Metode Penelitian Survei. Jakarta: LP3S

Mudjijono, (2021). Tanda-Tanda Alam Sebagai Pedoman Melaut Nelayan Bugis di Pulau Kramian. Artikel dalam Seminar Panorama antariksa.

Warta Sulsel, 19 September 2017

Rudianto, (2015). Tata Cara Kerja dan Bagi Hasil Pada Komunitas Nelayan Patorani Di Desa Galesong Kota Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. Skripsi Universitas Negeri Makassar.

Sri Margana, dalam Akun Youtube Coklat Kita Humor Sufi. Topik: Pemegang otoritas Sejarah. link https://www.youtube.com/watch?v=vmV41I9AVn4

Informan

Muhammad Imran

Abdul Muttalib

Haji Alimuddin

Daeng Maro




DOI: https://doi.org/10.24815/jimps.v8i2.25000

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

JIMPS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah indexed by

sinta_logodoaj_logoDimensions_logoCROSSREF_logoROAD_logoPKP_Index_logoGoogle_Scholar_logogaruda_logoonesearch_logoBASE_logoWordcat_logo

___________________________________________________________
JIMPS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah

E-ISSN 2614-3658
P-ISSN 2964-7231

Published by History Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Syiah Kuala in collaboration with "Perkumpulan Prodi Pendidikan Sejarah Se- Indonesia"
W :https://jim.unsyiah.ac.id/sejarah
E : jimsejarah@usk.ac.id

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0