Upaya Meningkatan Rasa Nasionalisme Dengan Pendidikan Kewarganegaraan Kepada Generasi Milenial Di Era Globalisasi

Ospensius Kawawu Taranau

Abstract


Seiring kemajuan teknologi, generasi muda dapat dengan mudah mengakses budaya asing. Rasa nasionalisme diperlukan karena globalisasi dan kemajuan teknologi yang pesat. Pendidikan kewarganegaraan dan pancasila adalah salah satu cara untuk memupuk rasa nasionalisme. Belajar tentang Indonesia adalah bagian dari pendidikan kewarganegaraan. Artinya adalah menjadi orang Indonesia sepenuhnya, yang dapat menumbuhkan rasa cinta dan kebangsaan. Studi kepustakaan ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Studi literatur adalah jenis penelitian di mana literatur yang relevan dikumpulkan. Negara Indonesia menghadapi banyak tantangan di era globalisasi saat ini, yang mempengaruhi keyakinan rakyatnya, terutama generasi milenial. Bisa merusak nasionalisme generasi milenial jika dibiarkan.Rasa cinta akan tanah air, komitmen untuk menjaga kedaulatan rakyat, dan pembentukan suatu kebangsaan adalah definisi dari patriotisme. Nasionalisme juga digunakan sebagai langkah dan tujuan awal dari kegiatan budaya dan ekonomi. Pendidikan kewarganegaraan mengajarkan warga negara untuk menjadi tidak hanya tunduk dan patuh kepada negara, tetapi juga untuk menjadi mandiri dan toleran. Jenis pendidikan ini memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada generasi berikutnya. Salah satu cara untuk mengatasi pengaruh globalisasi terhadap jiwa nasionalisme adalah dengan memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang nasionalisme kepada generasi milenial. Ini akan membantu mereka mengembangkan pola pikir yang berkepribadian dan memiliki rasa cinta terhadap negara dan sikap rela berkorban untuk negara dan bangsa Indonesia.

Full Text:

PDF

References


Amalia, F. R. dan Najicha, F. U. (1011). Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Mengatasi Lunturnya Nilai Nasionalisme dan Cinta NKRI di Era Globalisasi. Journal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas PGRI Yogyakarta.

Budiarto, G. (1010). Indonesia dalam Pusaran Globalisasi dan Pengaruhnya terhadap Krisis Moral dan Krakter. JURNAL PAMATOR

Gunawan, R. P. T., & Wibowo, T. U. S. H. (1011, July 11). Civic Values Dan Covid – 19: Tantangan Dan Respons Kewarganegaraan Di Masa Pandemi. https://doi.org/10.31119/osf.io/rmhj1

Gunawan, R. Z. dan Najicha, F. U. (1011). Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membangun Karakter Moral Pelajar di Era Modern. Journal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas PGRI Yogyakarta.

Lestari. E. Y., Jannah. M., & Wardani. P. K. (1019). Menumbuhkan Kesadaran Nasionalisme Generasi Muda Muda di Era Globalisasi Melalui Penerapan Nilai-Nilai Pancasila. Jurnal Global Citizen

Nanggala, Agil. (1010). Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Multikultural. Jurnal Soshum Insentif.

Nur Fadhila, H. & Najicha, F., (1011). Pentingnya Memahami dan Mengimplementasikan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Masyarakat. Jurnal Propatria

Wulandari. W., Furnamasari. Y. F., & Dewi. D. A. (1011). Urgensi Rasa Nasionalisme pada Generasi Z di Tengah Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Tambusai

Widiyono, S. (1019). Pengembangan Nasionalisme Generasi Muda di Era Globalisasi. Jurnal Populika




DOI: https://doi.org/10.24815/jimps.v8i3.24968

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

JIMPS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah indexed by

sinta_logodoaj_logoDimensions_logoCROSSREF_logoROAD_logoPKP_Index_logoGoogle_Scholar_logogaruda_logoonesearch_logoBASE_logoWordcat_logo

___________________________________________________________
JIMPS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah

E-ISSN 2614-3658
P-ISSN 2964-7231

Published by History Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Syiah Kuala in collaboration with "Perkumpulan Prodi Pendidikan Sejarah Se- Indonesia"
W :https://jim.unsyiah.ac.id/sejarah
E : jimsejarah@usk.ac.id

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0