ANALISIS YURIDIS PERLINDUNGAN ANAK KORBAN TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL (Suatu Perbandingan Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dan Qanun Aceh tentang Hukum Jinayat)

Muhammad Aqil Arrafi, Nursiti Nursiti

Abstract


Abstrak – tujuan penelitian ini adalahmenjelaskan perbandingan penegakan hukum terhadap tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di Provinsi Aceh antara undang-undang dan qanun, pertanggungjawaban pelaku kekerasan seksual terhadap anak berdasarkan Undang-undang tentang Perlindungan Anak maupun Qanun Aceh tentang Hukum Jinayat di Provinsi Aceh, serta mekanisme perlindungan terhadap anak korban kekerasan seksual di Provinsi Aceh. skripsi ini mengkaji pendekatan penelitian yuridis-empiris, cabang penyelidikan hukum yang mempertimbangkan aturan hukum yang berlaku dan perkembangan masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian, penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di Aceh sejak tahun 2021 sudah menggunakan Qanun Aceh tentan Qanun Jinayah. akan tetapi apabila dinilai dari efek jera maka Undang-undang Perlindungan Anak lebih efektif untuk diterapkan karena hukumannya lebih berat apabila dibandingkan dengan Qanun Aceh. Salah satu pertanggungjawaban pelaku kekerasan seksual terhadap korban ialah restitusi. Pendidikan, rehabilitasi, dan pendampingan merupakan sarana agar anak-anak di Provinsi Aceh yang menjadi korban kekerasan seksual dapat terlindungi. Restitusi, juga dikenal sebagai kompensasi, adalah biaya yang dibayarkan oleh satu orang sebagai pengakuan atas kerugian finansial yang dilakukan kepada orang lain.

 

Kata Kunci : Perlindungan Anak, Tindak Pidana, Kekerasan Seksual. 

Abstract - This article seeks to clarify how the Law on Children and Aceh Qanun on Jinayat Law in Aceh Province compare in terms of how illegal acts of sexual abuse are prosecuted under the law there, how those who commit such crimes are held accountable, and how child victims are protected. sexual assault in the province of Aceh. This thesis investigates approaches to legal-empirical research, legal analyses that take into account the relevant legal regulations, and community dynamics. Results According to research, since 2021, law enforcement in Aceh has employed the Aceh Qanun and the Jinayah Qanun to identify and apprehend those who commit crimes involving sexual assault against children. However, because the punishment is harsher under the Child Protection Law than it is under Aceh Qanun, it is considered to be more effective to implement. Finding restitution is one of the duties of those who commit sexual abuse against victims. The mechanism for protecting children who are victims of sexual abuse in Aceh Province is education, rehabilitation, and help. Restitution or recompense is a cost that can be employed by someone because of losses sustained by others economically.

Keywords: Child Protection, Criminal Act, Sexual Violence.


Full Text:

PDF

References


H Yusri, Hakim Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh wawancara 14 januari 2022.

https://www.kemenpppa.go.id/index.php/page/read/29/2985/lindungi-perempuan-di-aceh-sahkan-ruu-pks,diakses hari Minggu,15 Agustus 2021, pukul 16.30 WIB.

https://kumparan.com/acehkini/33-anak-aceh-diperkosa-dan-69-alami-pelecehan-seksual-sepanjang-2020-1tlkM6yH28Q,diakses hari Minggu,15 Agustus 2021, pukul 16.30 WIB.

Pendamping korban anak kekerasan seksual Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Banda Aceh, wawancara 14 Januari 2022.

Sadri, Hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh wawancara 6 januari 2022.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Yuni Rahayu, S.H, Kepala Sub Seksi Penuntutan dan Eksekusi dan Eksaminasi Pengadilan Negeri Banda Aceh wawancara 6 juni 2022.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Pidana

Gedung Redaksi

JURNAL ILMIAH MAHASISWA BIDANG HUKUM PIDANA 

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala  
Jalan Putroe Phang No.1. Darussalam, Provinsi Aceh, 23111 
Telp: (0651) 7410147, 7551781. Fax: 7551781  
 
e-mail: jimhukumpidana@unsyiah.ac.id

ISSN : 2597-6893 (ONLINE)