PENERAPAN METODE INQUIRY PADA MATERI ORGANISASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI KUTA BAK MEE ACEH BESAR

Yusmira Yusmira., Mahmud Mahmud., Bakhtiar Hasan Bakhtiar Hasan.

Abstract


Materi organisasi pada dasarnya bukanlah materi yang sukar, tetapi menjadi tidak mudah menggunakan metode konvensional, oleh karena itu perlu dicoba dengan menggunakan metode inquiry. Karena metode inquiry memiliki kelebihan penekanan pada pengembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor secara seimbang, memberi ruang kepada siswa untuk belajar sesuai dengan gaya belajar mereka, sesuai dengan psikologi perkembangan belajar modern, serta melayani kebutuhan siswa yang memiliki kemampuan di atas rata-rata. Tujuan penelitian ini secara umum untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa dalam menerapkan metode inquiry pada materi organisasi, serta untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Kuta Bak Mee Aceh Besar dalam pembelajaran PKN. Pendekatan penelitian ini bersifat Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Kuta Bak Mee Aceh Besar pada tanggal 3-17 Januari 2017. Subjek dalam penelitian ini seluruh siswa kelas V SD Negeri Kuta Bak Mee Aceh Besar yang berjumlah 16 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis dan observasi. Pengolahan data dilakukan dengan mendeskripsikan data penelitian dengan menggunakan statistik persentase. Hasil penelitian diketahui bahwa pada aktivitas guru setiap siklus memperlihatkan adanya peningkatan. Siklus I, aktivitas guru sebesar 66,7%, siklus II meningkat menjadi 81,5%, dan siklus III meningkat lagi menjadi 94,4%. Aktivitas siswa setiap siklus memperlihatkan adanya peningkatan. Siklus I sebesar 61,81%, siklus II menjadi 77,59% dan siklus III menjadi 92,97%. Peningkatan hasil belajar siswa secara klasikal siklus I 18,75%, siklus II 56,25%, dan pada siklus III 87,5%. Sedangkan rata-rata nilai materi organisasi siswa juga mengalami peningkatan tiap siklus, yaitu siklus I 61,25, siklus II 75,0 dan pada siklus III 85,6. Dengan melihat hasil pembelajaran dengan penerapan metode inquiry dapat meningkatkan prestasi belajar siswa serta menciptakan suasana belajar yang aktif yaitu pembelajaran yang lebih berpusat pada siswa maka dapat digunakan untuk pembelajaran pada materi yang lain yang dianggap sesuai.


Full Text:

PDF

References


Abdurrahman, 2003. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, S., 2008. Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta: Bumi Aksara.

Depdiknas, 2006. Kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah, Landasan Program dan Pengembangan. Jakarta: Depdiknas.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. 2016. Pedoman Penulisan Skripsi, Banda Aceh: FKIP Universitas Syiah Kuala.

Gulo, W., 2002. Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: PT. Grasindo.

Hamalik, O., 2010. Proses Belajar Mengajar, Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Komara, 2009. Pengaruh Metode Pembelajaran Inquiry dalam Belajar Sains terhadap Motivasi Belajar Siswa.

http://guruhyogakomara.com/2009/05/pengaruh-metode-pembelajaran-inquiry.html (diakses tanggal 20 Januari 2017)

Sanjaya, W., 2007. Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sanjaya, W., 2010. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Susilo, M. J., 2007. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Usman dan Akbar, 2011. Pengantar Statistika. Jakarta: Bumi Aksara


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Elementary Education Research

Organized by Universitas Syiah Kuala 
Published by Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala
Website : http://jim.unsyiah.ac.id/pgsd

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.