Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja Anak Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak

Rini Mulyana, Kadriah Kadriah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan terdapatnya pekerja anak di Kota Banda Aceh, tanggung jawab orang tua terhadap hak-hak anak, dan upaya yang dilakukan oleh pemerintah kota untuk menanggulangi masalah pekerja anak. Penelitian ini bersifat yuridis empiris, data penelitian diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan untuk mendapatkan data sekunder yang dilakukan dengan cara membaca peraturan perundang-undangan, karya ilmiah, pendapat para sarjana, dan buku-buku. Penelitian lapangan dilakukan untuk mendapatkan data primer yang berhubungan dengan penelitian ini melalui wawancara dengan responden dan informan.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa faktor-faktor yang menyebabkan terdapatnya pekerja anak di kota Banda Aceh yaitu faktor ekonomi keluarga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan di dalam rumah tangga, faktor lingkungan sosial dan budaya, rendahnya pendidikan orang tua serta faktor pengetahuan agama yang dimiliki orang tua. Sementara itu tanggung jawab orang tua terhadap hak-hak anak yaitu orang tua yang mempekerjakan anaknya kurang memperhatikan hak-hak terhadap anaknya, sehingga kewajiban orang tua terhadap nafkah anaknya tidak terpenuhi dan hak-hak pendidikan anak terabaikan karena ada sebagian pekerja anak yang telah putus sekolah. Upaya untuk menanggulangi masalah pekerja anak diantaranya memberikan pelayanan minimal dengan mengatasi ketelantaran, membantu memberdayakan keluarga yang kurang mampu, melakukan sosialisasi keseluruh elemen masyarakat tentang Undang-Undang Perlindungan Anak. Disarankan kepada pemerintah kota untuk dapat menangani kemiskinan dengan tepat, dan kepada orang tua untuk memberikan perhatian terhadap anaknya dalam hal pendidikan. Disarankan kepada Dinas Sosial dan Tenaga Kerja untuk melakukan yang lebih intens sosialisasi lebih inten agar budaya mempekerjakan anak tidak terus terjadi.

 

This study aims to identify and to explain some factors which lead of having child labour in Banda Aceh, the responsibility of parents for children's rights, and the efforts made by the goverment to give protection towards the issue of child labour. This is juridical-empirical research, and the data was obtained through library and field research. The library research was conducted to obtain secondary data by reading the legislation, scientific works, the opinions of the scholars, and books. Field research was conducted to get primary data related to this study through interviewing respondents and informants. The results of this study stated that the factors of child labour in Banda Aceh are due to the economic factor which mean that those who are unable to fulfill the needs in the household, then other factors are social and cultural environment, low parental education and also parent’s religious knowledge background. It is parents’ responsibility towards the children’s rights, parents who employ their children do not pay attention towards their rights, so the parents are unable to perform their obligation that is to make a living for their children and in addition the educational rights of their children were also neglected because those child workers have already dropped out of school. The efforts to solve the issues of child labour are by providing maximum services to overcome those neglected child labour, help empowering poor families, give dissemination to all elements of society about Child Protection Law. It is suggested for the government to handle the poverty appropriately, for parents to pay attention towards education of their children and also for the Social and Labor Department to increase the socialization in order to avoid the culture of employing children.


Keywords


Anak, Pekerja Anak, Perlindungan Anak, Hak-Hak Anak, Child, Child Labour, Child Protection, Child Rights

Full Text:

PDF

References


Amin Suprihatini. Perlindungan Terhadap Anak, Cempaka Putih, Klaten, 2008.

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata

Sumadi Suryabrata. Pengembangan Alat Ukur Pskilogis Anak, Yogyakarta, 2000.

Suryo Sakti Hadi Wijoyo. Pengarusutamaan Hak Anak Dalam Anggaran Publik, Graha Ilmu, Yogyakarta, 2015.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak.

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Keperdataan

Gedung Redaksi

JURNAL ILMIAH MAHASISWA BIDANG HUKUM KEPERDATAAN 

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala  
Jalan Putroe Phang No.1. Darussalam, Provinsi Aceh, 23111 
Telp: (0651) 7410147, 7551781. Fax: 7551781  
 
e-mail: jimhukumperdata@unsyiah.ac.id

ISSN : 2597-6907 (ONLINE)