Tanggung Jawab Orang Tua Dalam Kecelakaan Lalu Lintas Yang Dilakukan Oleh Anak

Maulina Wati

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskanbentuk tanggung jawab orang tua dan bentuk kerugian terhadap perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh anak dalam kecelakaan lalu lintas, serta langkahpenyelesaian pembayaran ganti kerugian yang dilakukan oleh orang tua terhadap pihak ketiga yang mengalami kerugian.Untuk memperoleh data dalam penulisan skripsi ini dilakukan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan mempelajari serta menganalisa ketentuan-ketentuan perundang-undangan, buku-buku teks, jurnal, artikel, dan dokumen lainnya yang berkaitan dengan masalah yang dibahas dalam penulisan ini dan penelitian lapangan dilakukan dengan mewawancarai responden dan informan yang telah ditentukan. Keseluruhan data tersebut kemudian dianalisis dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa bentuk tanggung jawab orang tua terhadap kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh anak berupa memberikan ganti kerugian kepada pihak yang dirugikan. Namun, pada pembayaran ganti kerugian terdapat ketidaksesuaian dengan kerugian yang nyata diderita pihak korban. Adapun mengenai bentuk kerugian di sini meliputi kerugian materiil dan kerugian immateriil. Upaya penyelesaian terhadap kerugian yang diderita pihak ketiga dilakukan secara negosiasi/musyawarah yang terhadap kerugiannya dibayarkan secara tunai.Kepada orang tua disarankan agar memberikan ganti kerugian sesuai dengan kerugian yang diderita oleh korbandan kepada pihak ketiga untuk melakukan upaya penyelesaian melalui pengadilan, apabila ganti kerugian yang dibayarkan oleh orang tua tidak sebanding dengan kerugian sebenarnya.

 

The aim of this research is to explain the form of parents responsibility and disadvantages of the actions against laws that are done by adolescents in traffic accident, along with adolescents parents responsibility for making amends for the third party. The data of this research is gained by doing two kinds of research that are library research and field research. The library research is done by studying and analyzing the rules of law, textbooks, journals, articles, and the other documents relate to this research topic. Then, field research was executed by interviewing the certain respondents and informants. The whole data will be analyzed and accomplished descriptively. Based on the research result, it is known that the form of parents’ responsibility in solving their adolescents’ traffic accidents is by making amends for the third party (victim). However, it is found that there is an imbalance between the amends and the real damage that happened to victims. The damage that often happened to victim included material and immaterial damage. Then there is an effort to solve this imbalance that occurred to third party by negotiating/musyawarat to pay in cash.It is recommended to parents to balance the amends with victim’s damage, and the victim is recommended to bring the case to the court if the imbalance of the damage amends is made by parents.


Keywords


tanggung jawab, orang tua, kecelakaan, anak, responsibility, parents, accident, adolescent.

Full Text:

PDF

References


Abdulkadir Muhammad, Hukum Perdata Indonesia, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung, 2010.

Ahmadi Miru, Sakka Pati, Hukum Perikatan : Penjelasan Makna Pasal 1233 Sampai 1456 BW, PT. Rajagrafindo Persada, Jakarta, 2010.

Munir Fuady, Perbuatan Melawan Hukum, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung, 2005.

R. Subekti, R. Tjitrosudibio, Kitab Undang-undang Hukum Perdata, PT.Pradnya Paramita, Jakarta, 2004.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Keperdataan

Gedung Redaksi

JURNAL ILMIAH MAHASISWA BIDANG HUKUM KEPERDATAAN 

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala  
Jalan Putroe Phang No.1. Darussalam, Provinsi Aceh, 23111 
Telp: (0651) 7410147, 7551781. Fax: 7551781  
 
e-mail: jimhukumperdata@unsyiah.ac.id

ISSN : 2597-6907 (ONLINE)