JUAL BELI TANAH DENGAN AKTA DI BAWAH TANGAN DI KECAMATAN ATU LINTANG KABUPATEN ACEH TENGAH

Aina Sulfi Hsb, Darmawan Darmawan

Abstract


Tujuan penulisan penelitian ini adalah untuk menjelaskan penyebab masyarakat Kampung Tanoh Abu dan Merah Mege Kecamatan Atu Lintang masih melakukan jual beli tanah dengan akta di bawah tangan, kekuatan pembuktian jual beli tanah dengan akta di bawah tangan dan akibat hukum terhadap jual beli tanah dengan akta di bawah tangan di Kecamatan Atu Lintang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yuridis empiris. Penelitian ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan yaitu menggunakan data sekunder dengan mempelajari literatur dan perundang-undangan yang berlaku. Penelitian lapangan yaitu data primer yang diperoleh melalui proses wawancara dengan responden dan informan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ada masyarakat yang melakukan jual beli tanah dengan akta di bawah tangan yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu terkait biaya yang tinggi/mahal, proses yang rumit, serta kurangnya pengetahuan masyarakat terkait jual beli tanah dengan akta yang dibuat oleh PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) yang berwenang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kekuatan pembuktian akta di bawah tangan mengikat bagi para pihak yang bertanda tangan di didalamnya, akan tetapi tidak mengikat bagi hakim. Akibat hukum akta di bawah tangan akan mengikat, apabila para pihak mengakui kebenaran tanda tangan tersebut dan apabila para pihak menyangkal, maka akibatnya akan ada pihak yang dirugikan serta akan rentan terjadinya risiko-risiko hukum yang menimbulkan perselisihan. Disarankan kepada masyarakat dalam pelaksanaan jual beli tanah harus dihadapan PPAT dan mendaftarkannya ke BPN (Badan Pertanahan Nasional) agar akta memiliki kekuatan pembuktian yang sempurna dan mengikat, bukan hanya bagi para pihak saja tetapi mengikat bagi hakim juga, serta mengurangi risiko-risiko hukum yang merugikan para pihak nantinya. Hal ini guna menciptakan kepastian dan perlindungan hukum bagi para pihak

Full Text:

PDF

References


hmad Alii, Wiiwiiei Heiryanii, Asas-Asas Hukum Peimbuktiian Peirdata, Jakarta:Keincana,

Bambang Waluyo, Peineiliitiian Hukum Dalam Prakteik, Jakarta: Siinar Grafiika, 2002.

Bambang Waluyo, Peineiliitiian Hukum dalam Prakteik, Jakarta: Siinar Grafiika, 2002.

Diina Seitiianii, Ah Kholiishayatuddiin,”Praktiik Jual Beilii Tanah dii Bawah Tangan Peirspeiktiif

Hukum Iislam dan Undang-Undang Peirtanahan”, Jurnal Al-Hakiim :Jurnal Iilmiiah

Mahasiiswa Studii Syariiah, Hukum, dan Fiilantropii Volumei 4, 2022.

Eilfriida R. Gultom, Hukum Acara Peirdata, Jakarta: Miitra Wacana Meidiia, 2020.

Ii Gustii Agung Ayu Liita Pratiiwii (eit.al), “Akiibat Hukum Jual Beilii Dii Bawah Tangan Atas

Tanah Hak Miiliik Dii Kabupatein Badung”, Jurnal Konstruksii Hukum, Volumei 1, 2020.

Martha Eirii Safiira, Hukum Peirdata, Ponorogo: CV. Nata Karya, 2017.

Muniir Fuady, Konseip Hukum Peirdata, Jakarta: PT Raja Grafiindo Peirsada, 2015.

Natsiir Asnawii, Hukum Acara Peirdata (Teiorii, Praktiik dan Peirmasalahannya dii Peiradiilan

Umum dan Peiradiilan Agama), Yogyakarta: UIiIi Preiss, 2016.

Safriianii, Nouvan Mouliia,”Analiisiis Faktor-Faktor Jual Beilii Tanah Seicara Dii Bawah Tangan

Dii Deisa Babul Makmur”,Jurnal Peineiliitiian Dan Peingabdiian Masyarakat, Volumei 1,

Siimanjuntak, P.N.H., Hukum Peirdata Iindoneisiia, Jakarta: Djambatan, 2009.

_______, Hukum Peirdata Iindoneisiia, Jakarta: Preinada Meidiia Group, 2018.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Keperdataan

Gedung Redaksi

JURNAL ILMIAH MAHASISWA BIDANG HUKUM KEPERDATAAN 

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala  
Jalan Putroe Phang No.1. Darussalam, Provinsi Aceh, 23111 
Telp: (0651) 7410147, 7551781. Fax: 7551781  
 
e-mail: jimhukumperdata@unsyiah.ac.id

ISSN : 2597-6907 (ONLINE)