STATUS HUKUM TALAK DI LUAR PENGADILAN MENURUT HUKUM POSITIF INDONESIA

Haniful Huda, Syamsul Bahri

Abstract


Abstrak - Penelitian ini bertujuan menjelaskan status hukum talak di luar pengadilan menurut hukum positif di Indonesia, dan upaya penyelesaian hukum terhadap perceraian yang dilakukan di luar pengadilan. Hasil penelitian bahwa status hukum talak di luar pengadilan menurut hukum positif di Indonesia tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum, sekalipun fiqh mengatakan sah talak di luar pengadilan. Hal tersebut karena maslahat yang ditimbulkan apabila ṭalak dijatuhkan seorang suami di depan sidang pengadilan lebih besar dibandingkan muḍaratnya. Terkait upaya penyelesaian hukum perceraian yang dilakukan di luar pengadilan, maka mediasi non litigasi dapat dilakukan dalam menyelesaikan perkara perceraian dengan tujuan menggagalkan perceraian dan mendamaikan kedua belah pihak sebelum terjadinya proses perceraian di pengadilan. Namun mediator hanya sebagai penengah dan tidak berhak Disarankan kepada pihak suami istri yang akan bercerai agar proses perceraian dilakukan di depan pengadilan sesuai dengan pengaturan hukum positif di Indonesia karena pada dasarnya hukum bertujuan untuk mewujudkan kemaslahatan, dan kepada pemerintah desa, tokoh agama atau pemangku adat yang mendapatkan kepercayaan pasangan suami istri dalam menyelesaikan perceraian di luar pengadilan disarankan agar tidak mengabaikan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah tentang larangan perceraian di luar pengadilan.

Kata Kunci: Status Hukum, Talak, Pengadilan, Hukum Positif.


Full Text:

PDF

References


Buku-Buku

Al-Qur’an dan Terjemahannya, Wakaf dan Pelayan Dua Tanah Suci Raja Abdullah bin Abdul Aziz Au Sa’ud, Mekkah.

Amir Syarifuddin, 2006, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia: Antara Fiqih Munakahat dan Undang-Undang Perkawinan, Jakarta: Kencana.

Atho Muzdhar dan Khairuddin Nasution, 2003, Hukum Keluarga di Dunia Islam Modern, Jakarta: Ciputat Press.

Bambang Sunggono, 2002, Metode Penelitian Hukum, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Bambang Waluyo, 1996, Penelitian Hukum Dalam Praktek, Jakarta: Sinar Grafika.

Boedi Abdullah dan Beni Ahmad Soebani, 2013, Perkawinan dan Perceraian Keluarga Muslim, Bandung: Pustaka Setia.

Hardani, dkk, 2020, Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif, Mataram: Pustaka.

Ishaq, 2017, Metode Penelitian Hukum dan Penulisan Skripsi, Tesis Serta Disertasi, Bandung: Alfabeta.

Johnny Ibrahim, 2006, Teori dan Metodologi, Penelitian Hukum Normatif, Malang: Bayumedia Publishing.

Kamil AI-Hayali, 2005, Solusi Islam Dalam Konflik Rumah Tangga, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sofyan Hasan, K.N, 1998, Hukum Perkawinan dalam Kompilasi Hukum Islam, Palembang: Penerbit Universitas Universitas Sriwijaya.

Subekti, 2003, Pokok-Pokok Hukum Perdata, Jakarta: Intermasa.

Tihami, dan Sohari Sahari, 2009, Fikih Munakahat: Kajian Fikih Nikah Lengkap, Jakarta: Raja Grafindo Persada.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Keperdataan

Gedung Redaksi

JURNAL ILMIAH MAHASISWA BIDANG HUKUM KEPERDATAAN 

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala  
Jalan Putroe Phang No.1. Darussalam, Provinsi Aceh, 23111 
Telp: (0651) 7410147, 7551781. Fax: 7551781  
 
e-mail: jimhukumperdata@unsyiah.ac.id

ISSN : 2597-6907 (ONLINE)