PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN BAGI HASIL PADA USAHA KEDAI KOPI KPK DAN AJI KUPI (Suatu Penelitian di Wilayah Hukum Kota Banda Aceh)

Fadilla Hayatuz Zahri, Mustakim Mustakim

Abstract


Penulisan ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk wanprestasi yang timbul di dalam perjanjian bagi hasil usaha kedai kopi, faktor yang menyebabkan terjadinya wanprestasi dalam perjanjian usaha bagi hasil pada kedai kopi dan penyelesaian terhadap wanprestasi usaha kedai kopi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk wanrpestasi pada kedai kopi KPK berupa pelanggaran perjanjian yang sudah disepakati yaitu adanya tindakan pemecatan pekerja secara sepihak oleh salah satu pemegang usaha sehingga pemegang usaha kedua dipaksa mundur dari kedai kopi KPK dengan pengembalian biaya modal dan keuntungan 3 bulan terakhir, betuk wanprestasi kedai kopi Aji adalah mengganti sistem penggajian pekerja Kedai Kopi Aji tersebut. Faktor penyebab terjadi nya wanprestasi pada perjanjian bagi hasil pada usaha kedai kopi adalah adanya penurunan pendapatan kedai kopi yang dilatarbelakangi oleh pandemi Covid-19, perubahan perjanjian mengenai sistem penggajian pegawai secara sepihak dan mencari keuntungan yang lebih besar. Penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian bagi hasil tersebut adalah dengan mengupayakan penyelesaian melalui jalur nonlitigasi terkait dengan pembagian hasil usaha 3 bulan terakhir yang tidak sesuai dengan perjanjian. Disarankan kepada kepada pihak Pemodal kedua untuk melakukan perjanjian bagi hasil usaha Kedai Kopi secara tertulis dan dibuat dihadapan notaris agar perjanjian tersebut memiliki kekuatan hukum kepada pemodal utama agar tidak melakukan tindakan yang tidak diatur di dalam perjanjian (perubahan sepihak) yang dapat merugikan pemodal lainnya.

Full Text:

PDF

References


Rismawati dan Rahmad Kurniawan, “Penyelesaian Wanprestasi Dalam Pelaksanaan Kredit

Kepemilikan Rumah Pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) TBK Cabang

Banda Aceh,” Vol.II No.4, Jurnal Bidang Keperdataan, Banda Aceh, 2018

Satrio. J, Hukum Perjanjian (Perjanjian Pada Umumnya), Bandung: Citra Aditya, 2003

Setiawan. R, Hukum Perikatan-Perikatan Pada Umumnya, Bandung: PT. Bina Cipta, 2002

Subekti. R, Dan R. Tjitrosudibio, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Jakarta: Pradya paramita, 2004

Salim H.S., Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW), Jakarta: Sinar Grafika, 2008

Tjoanda, “Wujud Ganti Kerugian Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata,” Vol. XVI No.4, Jurnal Sasi, Tangerang, 2010

Wardah Yuspin, “Penerapan Prinsip Syariah Dalam Pelaksanaan Akad Murabahah”, Vol.X

No.1 Jurnal Ilmu Hukum, Surakarta, 2007


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Keperdataan

Gedung Redaksi

JURNAL ILMIAH MAHASISWA BIDANG HUKUM KEPERDATAAN 

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala  
Jalan Putroe Phang No.1. Darussalam, Provinsi Aceh, 23111 
Telp: (0651) 7410147, 7551781. Fax: 7551781  
 
e-mail: jimhukumperdata@unsyiah.ac.id

ISSN : 2597-6907 (ONLINE)