STUDI KASUS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR: 3331 K/PDT/2018 TENTANG KURANG PIHAK DALAM GUGATAN PERBUATAN MELAWAN HUKUM

Malik Faza, Ilyas Yunus

Abstract


Abstrak – Penulisan studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian putusan Mahkamah Agung No. 3331 K/Pdt/2018 dengan ketentuan hukum perdata, serta untuk mengetahui sejauh mana putusan tersebut dapat memenuhi asas keadilan, asas kepastian, dan asas keadilan dalam hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pengumpulan data melalui metode dokumentasi dan studi kepustakaan, Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan Mahkamah Agung No. 3331 K/Pdt/2018 memutus perkara tidak kurang pihak adalah bertentangan dengan ketentuan hukum perdata yakni doktrin dan yurisprudensi, dimana sopir tergugat semestinya ikut digugat dalam perkara. Diputusnya gugatan tidak kurang pihak mengakibatkan putusan tidak dapat memenuhi asas keadilan, asas kepastian, dan asas kemanfaatan secara maksimal. Disarankan agar dibentuknya suatu norma hukum perundang-undangan mengenai hukum acara perdata secara komprehensif sehingga dapat dijadikan rujukan dalam menghadapi perkara. Disarankan pula adanya koordinasi bagi penegak hukum di seluruh indonesia terkait ketentuan hukum acara perdata sehingga menciptakan penegakan hukum yang memenuhi cita hukum.

Kata Kunci : Gugatan Kurang Pihak, Perbuatan Melawan Hukum, Studi Kasus


Full Text:

PDF

References


Fines Fatimah dan Barda Bawawi, 2017, “Pertanggungjawaban Pengganti (Vicarious

Liability) Dalam Kebijakan Hukum Pidana Indonesia”, Jurnal Law Reform, Vol. 7,

No. 2.

H. L. A. Hart, 2011, Konsep Hukum, Cintya Press, Jakarta.

Harahap, M. Yahya, 2016, Hukum Acara Perdata (tentang Gugatan, Persidangan, Penyitaan,

Pembuktian, dan Putusan Pengadilan), Sinar Grafika, Jakarta.

Leawood, Heather, 2000, “Gustav Radbruch: An Extraordinary Legal Philosopher”,

Washington University Journal of Law & Policy 2, Vol. 2.

Matthiaz Lutz-Bachmann, 2001, “The Discovery of a Normative Theory of Justice in

Medieval Philosophy: On the Reception and Further development of Aristotle Theory

of Justice by St. Thomas Aquinas”, Medieval Philosophy and Theology Journal, Vol.

, No. 14.

R. Soeroso, 1992, Pengantar Ilmu Hukum, Sinar Grafika, Jakarta.

Retnowulan Sutantio, Iskandar Oeripkartawinata, 2009, Hukum Acara Perdata dalam Teori

dan Praktek, CV. Mandar Maju, Jakarta.

Steve McCartney, Rick Parent, 2015, Ethics in Law Enforcemet, British Columbia Campus,

Victoria


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Keperdataan

Gedung Redaksi

JURNAL ILMIAH MAHASISWA BIDANG HUKUM KEPERDATAAN 

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala  
Jalan Putroe Phang No.1. Darussalam, Provinsi Aceh, 23111 
Telp: (0651) 7410147, 7551781. Fax: 7551781  
 
e-mail: jimhukumperdata@unsyiah.ac.id

ISSN : 2597-6907 (ONLINE)