PENYELESAIAN SENGKETA WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN JUAL BELI RUMAH DI KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR

T Iskandarsyah, Muzakkir Abubakar

Abstract


Pasal 1338 KUHPerdata menyatakan bahwa, “Semua persetujuan yang dibuat sesuai dengan undang-undang berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya. Persetujuan itu tidak dapat ditarik kembali selain dengan kesepakatan kedua belah pihak, atau karena alasan-alasan yang ditentukan oleh undang-undang. Persetujuan harus dilaksanakan dengan itikad baik. Dalam praktek tidak semua orang melaksanakan kewajiban tersebut dengan baik sehingga timbul wanprestasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab wanprestasi dalam pelaksanaan jual beli rumah ialah uang pembayaran atas rumah milik pembeli dipergunakan untuk kepentingan pribadi pengembang, adanya pengalihan penggunaan uang pembayaran rumah oleh pengembang. Bentuk wanprestasi yang ditimbulkan dalam perjanjian jual beli rumah adalah tidak melaksanakan prestasinya sama sekali yaitu tidak membangun rumah, kemudian memenuhi prestasinya namun terlambat dimana pembangunan rumah dilakukan tetapi tidak sesuai dengan yang diperjanjikan. Penyelesaian terhadap wanprestasi dalam pelaksanaan jual beli rumah adalah melalui musyawarah antara para pihak. Hasil musyawarah pihak pengembang harus menyelesaikan pembangunan sampai selesai dengan batas waktu 6 bulan dan setelah itu baru dilakukan pelunasan oleh pembeli. Disarankan kepada pihak yang  terhadapnya  perikatan tidak dipenuhi, dapat memilih memaksa pihak yang lain untuk memenuhi persetujuan, jika hal itu masih dapat dilakukan atau menuntut pembatalan persetujuan dengan penggantian biaya, kerugian dan bunga sesuai Pasal 1267 KUHPerdata.


References


Buku

Firman Floranta Adonara, Aspek-Aspek Hukum Perikatan, Mandar Maju, Bandung, 2014.

Munir Fuady, Pengantar Hukum Bisnis Menata Bisnis Modern di Era Global, Citra Aditya Bakti, Bandung, 2012.

Retnowulan Sutantio dan Iskandar Oeripkartawinata, Hukum Acara Perdata dalam Teori dan Praktek, Mandar Maju, Bandung, 2009.

Satrio J., Wanprestasi menurut KUHPerdata, Doktrin, dan Yurisprudensi, Citra Aditya Bakti, Bandung, 2014.

Setiawan R., Pokok-Pokok Hukum Perikatan, Putra A Bardin, Bandung, 2006.

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitat dan Kualitatif R & D, Alfabeta, Bandung, 2008

Suharnoko, Hukum Perjanjian Teori dan Analisa Kasus, Prenada Media, Jakarta, 2005

Taryana Soenandar, Kompilasi Hukum Perikatan, Citra Aditya Bakti, Bandung, 2016.

Undang-Undang

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata)

Sumber Lainnya

Nashrur Rahman dengan judul “Wanprestasi Dalam Jual Beli Tanah Dan Bangunan” Skripsi Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.

Andrian Adi Saputra dengan judul “Penyelesaian Sengketa Perjanjian Jual-Beli Atas Tanah Hak Milik”, Skripsi Fakultas Hukum Universitas Slamet Riyadi Surakarta.

Yan Risa Alviano dengan judul “Penyelesaian Wanprestasi Dalam Perjanjian Sewa Menyewa Mobil”, Skripsi Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Keperdataan

Gedung Redaksi

JURNAL ILMIAH MAHASISWA BIDANG HUKUM KEPERDATAAN 

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala  
Jalan Putroe Phang No.1. Darussalam, Provinsi Aceh, 23111 
Telp: (0651) 7410147, 7551781. Fax: 7551781  
 
e-mail: jimhukumperdata@unsyiah.ac.id

ISSN : 2597-6907 (ONLINE)