Perjanjian Konsinyasi Antara Produsen Kue Bolu Dengan Pihak Swalayan Di Kabupaten Aceh Besar

Muhd. Al-Manfaluthy, Indra Kesuma Hadi

Abstract


Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana terjadinya perjanjian konsinyasi antara produsen kue bolu dengan pihak swalayan, menjelaskan penyebab terjadinya wanprestasi, dan menjelaskan penyelesaian wanprestasi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris, dimana data dalam penulisan ini didapatkan dengan cara mengumpulkan data skunder meliputi Peraturan Perundang-Undangan, tinjauan kepustakaan, dan karya ilmiah, kemudian data primer meliputi data penelitian lapangan dengan cara mewawancara responden dan informan. Dari hasil penelitian diketahui  bahwa  pelaksanaan perjanjian konsinyasi antara produsen kue bolu dengan pihak swalayan dilatarbelakangi oleh permintaan produsen kue bolu kepada pihak swalayan untuk menitipjualkan kue bolu kemudian diadakannya perjanjian konsinyuasi secara lisan dalam hubungan kerjasama antar keduanya, penyelesaian wanprestasi antara produsen kue bolu dengan pihak swalayan dilakukan dengan cara produsen mendatangi pihak swalayan, kemudian bernegosiasi selanjutnya pihak swalayan melakukan penundaan pembayaran agar tetap bisa dibayarkan, dan bentuk wanprestasi antara  produsen kue bolu dengan pihak swalayan yaitu penundaan pembayaran oleh pihak swalayan, terlambat mengantarkan kue bolu ke swalayan oleh produsen, dan bangkrut dalam menjalankan usaha. Disarankan kepada pihak produsen kue bolu dan pihak swalayan untuk membuat perjanjian konsinyasi dalam bentuk tertulis agar suatu waktu apabila terjadi sengketa para pihak bisa mengacu pada bukti perjanjian yang telah disepakati bersama, kemudian disarankan kepada pihak swalayan untuk melakukan pembayaran kepada produsen kue bolu sesuai dengan kesepakatan atau perjanjian yang telah disepakati bersama, dan juga  kepada pihak produsen untuk memasukkan kue bolu sesuai dengan jadwal yang telah disepakati.


Full Text:

PDF

References


Ahmadi Miru, 2007, Hukum Kontrak dan Perancangan Kontrak, Jakarta, Rajawali Pers.

Drebin, Allan R, 1991, Akuntansi Keuangan Lanjutan, Jakarta, Erlangga.

Fitrotin Jamilah, 2014 Strategi Penyelesaian sengketa bisnis, Yogyakarta: Medpress Digital.

Hadori Yunus dan Harnanto, 1991, Akuntansi Keuangan Lanjutan¸edisi pertama, Yogyakarta, BPFE UGM.

Nindyo Pramono, 2003, Hukum Komersil, Jakarta, Pusat Penerbitan UT.

Nurnaningsih Amriani, 2012, Mediasi Alternatif Penyelesaian Sengketa di Pengadilan, Jakarta, Grafindo Persada.

Pusat Bahasa, 2008, Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa, Jakarta: PT Gramedia Pusat Utama, Ed-4.

Salim HS, 2008, Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW), Jakarta, Sinar Grafika.

Susanti Adi Nugroho,2009, Hukum Persaingan Usaha Di Indonesia, Jakarta Prenada Media.

Suparwoto, 1999, Akutansi keuangan Lanjutan Bagian 1, Yogyakarta, BPFE.

Yahya Harahap, 2009, Hukum Acara Perdata Tentang Gugatan, Persidangan, Penyitaan, Pembuktian, dan Putusan Pengadilan, Jakarta: Sinar Grafika.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Keperdataan

Gedung Redaksi

JURNAL ILMIAH MAHASISWA BIDANG HUKUM KEPERDATAAN 

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala  
Jalan Putroe Phang No.1. Darussalam, Provinsi Aceh, 23111 
Telp: (0651) 7410147, 7551781. Fax: 7551781  
 
e-mail: jimhukumperdata@unsyiah.ac.id

ISSN : 2597-6907 (ONLINE)