Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Taksi Konvensional Akibat Persaingan Korporasi Dengan Usaha Taksi Online

Nur Azizah, Yusri Yusri

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bentuk perlindungan hukum terhadap usaha taksi konvensional akibat persaingan korporasi dengan usaha taksi online, juga untuk menjelaskan hambatan perlindungan hukum terhadap taksi konvensional akibat kehadiran taksi online. Serta menjelaskan penyelesaian yang ditempuh oleh pemerintah terhadap dampak dari persaingan usaha antara kedua jenis taksi tersebut. Perolehan data dalam penelitian artikel ini dilakukan dengan cara menggunakan metode penelitian hukum empiris atau metode penelitian lapangan (field research) untuk mengumpulkan data primer yang diperoleh dengan melakukan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi, yang selanjutnya dijadikan alat analisis dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitian yang telah diidentifikasi dalam rumusan permasalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk perlindungan hukum terhadap usaha taksi konvensional akibat persaingan dengan usaha taksi online sudah dilakukan seperti taksi online telah dituangkan dalam Peraturan Menteri Nomor 108 Tahun 2017 dan dalam Keputusan Gubernur Nomor 181 tahun2018. Sedangkan mengenai taksi konvensional tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 Tentang Angkutan Jalan. Sedangkan yang menjadi hambatan perlindungan hukum adalah belum ada data ril dari usaha taksi online yang beroperasi di wilayah Kota Banda Aceh sehingga sangat sulit mengendalikannya. Penyelesaiannya ditempuh melalui kerjasama yang saling menguntungkan masing-masing perusahaan, artinya taksi konvensional dan taksi online bekerjasama dan saling membantu untuk memenuhi penghasilan mereka. Disarankan pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan Aceh agar selalu memantau sopir taksi yang melanggar aturan dan kerjasama yang telah disepakati. Juga dapat memantau munculnya atau beroperasinya taksi online yang ilegal sehingga dapat merusak kerjasama yang telah ditetapkan oleh taksi konvensional dan taksi online selama ini.

Full Text:

PDF

References


Buku-Buku

Andi Fahmi Lubis, Hukum Persaingan Usaha AntaraTeksdanKonteks, KPPU, Jakarta, 2009.

Janus Sidabalok, Hukum Perlindungan Konsumen, PT. Citra Aditya Bakti, Jakarta, 2010

Muhammad Abdulkadir, Hukum Pengangkutan Niaga, Citra Aditya Bakti, Bandung, 1998.

Mustafa Kamal Rokan, Hukum Persaingan Usaha: Teori dan Praktiknya di Indonesia, Rajawali Pers, Jakarta, 2012.

Ofyar Z. Tamin, Perencanaan Dan Pemodelan Transportasi, ITB, Bandung, 2000.

Rustian Kamalludin, Transportasi Karakteristik, Teori dan Kebijakan, Ghalia Indonesia, Jakarta, 2003.

Rachmadi Usman, Hukum Persaingan Usaha di Indonesia, Sinar Grafika, Jakarta, 2013.

Sakti Adji Adisasmita, Perencanaan Infrastruktur Transportasi Wilayah, Graha Ilmu, Yogyakarta, 2012.

Sugiyono, Metode Penelitian, Alfabeta, Bandung, 2012.

Jurnal

Melisa Safitri, Tinjauan Hukum Persaingan Usaha Terhadap Konflik antara Taksi Konvensional dan Taksi Online. Dalam Jurnal Keadilan Progresif, Volume 6 Nomor 2, September 2015

Internet

Achamd Fauzi, Ini Penjelasan 11 Poin Revisi PM 32/2016 Tentang Taksi “Online”. Diakses di internet pada tanggal 9 Maret 2018 dari situs: https://ekonomi.kompas.com

Rafif, Mengatasi Kekisruhan Transportasi Konvensional dan Transportasi Online. Diakses di internet pada tanggal 17 Januari 2018 dari situs: https://www.kompasiana.com

Wikipedia, Transportasi Umum. Diakses di internet pada tanggal 17 Januari 2018 dari situs: https://id.wikipedia.org

www.go-jek.com


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Keperdataan

Gedung Redaksi

JURNAL ILMIAH MAHASISWA BIDANG HUKUM KEPERDATAAN 

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala  
Jalan Putroe Phang No.1. Darussalam, Provinsi Aceh, 23111 
Telp: (0651) 7410147, 7551781. Fax: 7551781  
 
e-mail: jimhukumperdata@unsyiah.ac.id

ISSN : 2597-6907 (ONLINE)