Tanggung Jawab Pelaku Usaha Rokok Elektrik (e-cigarette) Yang Tidak Tercantum Label Informasi Dan Peringatan Kesehatan Pada

Faisal Rivaldi, Rismawati Rismawati

Abstract


Rokok elektrik merupakan perubahan dari rokok konvensional menjadi elektronik yang belum terjamin keamananannya. Namun  saat ini di  Banda Aceh masih ditemukan pedagang rokok elektrik yang tidak tercantum label informasi dan peringatan kesehatan pada kemasannya.Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk menjelaskan bagaimana perlindungan hukum bagi konsumen rokok elektrik yang tidak tercantum informasi dan peringatan kesehatan, menjelaskan bagaimana peran BPOM  dan pemerintah daerah terhadap peredaran rokok elektrik dan bagaimana tanggung jawab pelaku usaha terhadap rokok elektrik.Untuk memperoleh data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dengan cara mempelajari literatur dan peraturan Perudang-Undangan, sedangkan penelitian lapangan dilakukan untuk memperoleh data primer dengan mewawancarai informan dan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum adanya perlindungan hukum bagi konsumen terhadap rokok elektrik di Banda Aceh, karena belum tercantumnya label informasi dan peringatan kesehatan pada kemasannya  sehingga konsumen tidak dapat mengetahui secara jelas bahaya dari rokok elektrik. kategori rokok elektrik sendiri belum jelas sampai saat ini dan rokok elektrik yang beredar  bisa dikatakan ilegal karena tidak terdapat label pita cukai pada kemasannya. Pelaku usaha kurang menyadari bahwa rokok elektrik ini seharusnya tidak untuk  diperdagangkan karena belum terjamin keamanannya. Peran lembaga pemerintah terhadap rokok elektrik belum berjalan dengan maksimal, BPOM sampai saat ini belum bisa melakukanpengawasan akibat belum adanya regulasi yang mengatur tentang rokok elektrik. Pelaku usaha rokok elektrik hanya memberikan ganti rugi terhadap kerusakan barang, namun mereka tidak bertanggung jawab  atas masalah kesehatan yang ditimbulkan akibat mengkonsumsi rokok elektrik. Disarankan kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah  untuk melakukan pengawasan dan pengendalian terkait peredaran rokok elektrik di Banda Aceh dan diperlukan secepatnya langkah hukum dari pemerintah, terkait keberadaan rokok elektrik di Indonesia.

Full Text:

PDF

References


Buku-buku

Abdulkadir Muhammad, HukumdanPenelitianHukum, Cet. 1, PT. Citra AdityaBakti, Bandung, 2004.

Ade Saptomo, Penelitian Hukum Empiris Murni, Cetakan Pertama Jakarta , Universitas Trisakti, 2009.

Az Nazution , Hukum Perlindungan Konsumen Suatu Pengantar, Diaudit Media, Jakarta, 2006

BambangSunggono, MetodePenelitianHukum, Cet 1, PT. RajaGrafindo, Jakarta, 2007.

Celina Tri Kristiyanti, Hukum Perlindungan Konsumen , Jakarta ; Sinar Grafika, 2009.

Departemen Pendidikan Nasional ,”Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ketiga” Jakarta;Balai Pustaka,2002.

Janus Sidabalok, Hukum Perlindungan Konsumen di Indonesia , Citra Aditya Bakti, Bandung, 2010.

M.Sadar dan Moh. Taufik, Hukum Perlindungan konsumen di Indonesia, Akademia, Jakarta, 2012.

Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesia , Perlindungan Konsumen Indonesia Suatu Sumbangan Pemikiran Tentang Rencana Undang-Undang Perlindunan Konsumen,1991.

Zulham,Hukum Perlindungan Konsumen , Jakarta, Kencana, 2013.

Peraturan perundang-undangan

Peraturan Pemerintah No 109 Tahun 2012 Tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.

Sumber lainya

id.wikipedia.org/wiki/Rokok_elektronik

Reza Kurniawan Tanuwihardja dan Agus Dwi susanto, 2012 ,”Rokok Elektronik (Elektronik Cigarette)” www. Kemenkes.co.id


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Keperdataan

Gedung Redaksi

JURNAL ILMIAH MAHASISWA BIDANG HUKUM KEPERDATAAN 

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala  
Jalan Putroe Phang No.1. Darussalam, Provinsi Aceh, 23111 
Telp: (0651) 7410147, 7551781. Fax: 7551781  
 
e-mail: jimhukumperdata@unsyiah.ac.id

ISSN : 2597-6907 (ONLINE)