PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN (TJSLP) OLEH KANTOR CABANG PT. SOCFIN INDONESIA

Syafriman Syafriman, Rismawati Rismawati

Abstract


Pasal 15 Undang-Undang No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal menentukan bahwa setiap penanaman modal memiliki kewajiban untuk melaksanakan kegiatan TJSLP. Pasal 74 Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas mewajibkan setiap perusahaan yang menjalankan usaha dan/atau di bidang sumber daya alam wajib melaksanakan kegiatan TJSLP. Kewajiban itu juga dimuat dalam PP Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan. Serta Pasal 15 ayat (1) Peraturan Menteri Pertanian Nomor 98/permentan/ot.140/9/2013 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan mengatur perusahaan perkebunan berkewajiban memfasilitasi pembangunan kebun inti plasma. Ketentuan TJSLP harus merupakan program yang berkelanjutan, tetapi PT. Socfin Indonesia kab. Nagan Raya tidak melakukannya sebagaimana ketentuan yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pelaksanaan TJSLP PT. Socfin Indonesia kab. Nagan Raya, hambatan dalam penerapan TJSLP pada PT. Socfin Indonesia kab. Nagan Raya dan implikasi hukum bagi PT. Socfin Indonesia kab. Nagan Raya bila tidak melaksanakan TJSLP. Data untuk penelitian ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan dengan mewawancarai informan dan responden. Kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang dituangkan dalam sebuah karya tulis berbentuk artikel. Berdasarkan hasil penelitian, PT. Socfin Indonesia kab. Nagan Raya melaksanakan program TJSLP atas dasar instruksi dari kantor pusat PT. Socfin Indonesia di Medan seperti program TJSLP di bidang PT. Socfin Indonesia dan masyarakat, PT. Socfin Indonesia dan lingkungan, PT. Socfin Indonesia dan keagamaan, serta PT. Socfin Indonesia dan pendidikan. Diantaranya terdapat program yang bersifat sumbangan sosial (charity) semata. Beberapa hambatan antara lain PT. Socfin Indonesia kab. Nagan Raya tidak memiliki kewenangan membuat program TJSLP, perbedaan pemahaman antara masyarakat dan perusahaan dalam memahami konsep TJSLP dan pembangunan kebun inti plasma terhambat pada penyedian lahan untuk pembangunan kebun  inti plasma. Seharusnya PT. Socfin Indonesia kab. Nagan Raya membuat program TJSLP sendiri dengan meminta persetujuan saja dari kantor pusat. Perlu peran aktif dari pemerintah dalam upaya mengawasi pelaksanaan TJSLP dan dibuat regulasi dan sanksi yang tegas terhadap perusahaan yang tidak melakukan TJSLP.


Keywords


Tanggung Jawab Sosial; Perusahaan; Penanaman Modal

Full Text:

PDF

References


A. Buku

Abdulkadir Muhammad, Hukum Perusahaan Indonesia, Bandung: PT Citra Aditya Bakti, 2002.

Ahmad Yani & Gunawan Widjaja, Perseroan Terbatas, Jakarta: Raja Grafindo persada,1999.

Amiruddin Zainal Asikin, Pengantar Metode Penelitian Hukum, Jakarta: Gravindo Persada, 2004.

Busyra Azheri, Corporate Social Responsibility: Dari Voluntary Menjadi Mandatory, Jakarta: PT Rajagrafindo Persada, 2012.

Chidir Ali, Badan Hukum, Bandung: P.T. Alumni, 2011.

Kansil, C.S.T., Christine S.T. Kansil, Seluk Beluk Perseroan Terbatas Menurut Undang-Undang No. 40 Tahun 2007, Jakarta, Rineka Cipta, 2009.

Dwi Kartini, Corporate Social Responsibility: Transformasi Konsep Sustainability Mangament dan Implementasi di Indonesia, Bandung: PT Refika Aditama, 2013.

Gunawan Widjaja & Ahmad Yani, Seri Hukum Bisnis: Perseroan Terbatas, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2003.

Purwosutjipto, HMN, PengertianPokok Hukum Dagang Indonesia Jilid 2, Djambatan, Jakarta, 1999.

Rai Widjaya, I.G., Hukum Perusahaan, Jakarta: Kesaint Blanc, 2005.

Indra Surya dan Ivan Yustiavandana, Penerapan Good Corporate Governance: Mengesampingkan Hak-hak Istimewa Demi Kelangsungan Usaha, Jakarta: Kencana, 2008.

Jamin Ginting, Hukum Perseroan Terbatas (UU No. 40 Tahun 2007), Bandung, PT. Citra Aditya Bakti, 2007.

Yahya harahap, M., Hukum Perseroan Terbatas, Jakarta: Sinar Grafika, 2009.

Mukti Fajar ND, Tanggung Jawab sosial Perusahaan di Indonesia: Studi Tentang Penerapan Ketentuan Corporate Social Responsibility Pada Perusahaan Multinasional, Swasta Nasional dan Bada Usaha Milik Negara, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.

Munir Fuadi, Perseroan Terbatas Paradigma Baru, Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, 2003.

Santoso Brotodiharjo. R, Pengantar Ilmu Hukum Pajak, Bandung: Refika Aditama, 2003.

Sri Redjeki Hartono, Hukum Ekonomi Indonesia, Bayumedia, Malang, 2007.

Totok Mardikanto, M.S., Corporate Social Responsibility (Tanggung Jawab Sosial Korporasi), Bandung: Alfabeta, 2014.

B. Undang-Undang

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal

Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas

Undang-Undang Nomor 24 tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial

Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 Tentang Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan.

Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 98/permentan/ot.140/ 9/2013 Tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan

C. Internet

http://www.socfindo.co.id/?socfindo=profil,diakses tanggal 20 oktober 2015, pukul 11.00 wib

http://ispo-org.or.id/index.php

http://www.academia.edu/7018653/Tanggung_Jawab_Sosial_Perusahaan

http://www.hukumperseroanterbatas.com/2012/04/13/corporate-social-responsibility-oleh-perseroan-terbatas/#sthash.T1b8P8Cf.dpuf

skpm.ipb.ac.id/karyailmiah/index.php/studipustaka/article/, diakses 18 oktober 2015, pukul 10.00 WIB.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Keperdataan

Gedung Redaksi

JURNAL ILMIAH MAHASISWA BIDANG HUKUM KEPERDATAAN 

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala  
Jalan Putroe Phang No.1. Darussalam, Provinsi Aceh, 23111 
Telp: (0651) 7410147, 7551781. Fax: 7551781  
 
e-mail: jimhukumperdata@unsyiah.ac.id

ISSN : 2597-6907 (ONLINE)