Kemampuan Literasi Matematika Siswa ditinjau dari Multiple Intelligences di MTsN 1 Banda Aceh

Suci Ramadhani, Ellianti Ellianti, Tuti Zubaidah

Abstract


Kemampuan literasi matematika adalah kemampuan minimal yang harus dicapai siswa setelah mengikuti pelajaran matematika. Faktanya kemampuan literasi matematika siswa masih tergolong rendah, hal ini ditunjukkan oleh hasil penelitian PISA 2018 siswa Indonesia menduduki peringkat 73 dari 79 negara. Banyak faktor yang berperan dalam meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa, satu diantaranya adalah perbedaan dominasi kecerdasan (multiple intelligences) siswa. Oleh karena itu, diperlukan penelitian mengenai kemampuan literasi matematika siswa ditinjau kecerdasan ganda (multiple intelligences) siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa ditinjau dari multiple intelligences di MTsN 1 Banda Aceh. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-11 MTsN 1 Banda Aceh sebanyak 26 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner (angket) multiple intelligences, tes kemampuan literasi matematika dan pedoman wawancara. Data hasil angket multiple intelligences digunakan untuk mengidentifikasi dominasi kecerdasan siswa dengan menjumlahkan skor pada setiap pernyataan yang mewakili dari setiap kecerdasan, total skor yang paling tinggi menunjukkan multiple intelligences yang dominan dalam diri siswa tersebut begitu pula sebaliknya, sedangkan data hasil tes dan petikan wawancara dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penellitian menunjukkan bahwa (1) Kesembilan subjek dengan jenis multiple intelligences yang berbeda memiliki kemampuan literasi matematika yang berbeda, sebagian subjek dengan kecerdasan tertentu mampu memahami permasalahan yang ada, mampu merancang strategi penyelesaian, menerapkan konsep dan prosedur matematika yan sesuai serta mampu memberikan argumen terkait penyelesain yang dilakukannya, sedangkan sebagian lainnya kesulitan pada menerapkan dan merancang strategi penyelesainnya.(2) adapun temuan lainnya yaitu adanya perbedaan pada teknik atau langkah penyelesaian yang dilakukan, subjek dengan kecerdasan visual spasial cenderung melakukan penyelesaian dengan bantuan gambar atau visualisasi, siswa dengan kecerdasan kinestetik cenderung melakukan penyelesaian secara ringkas serasiswaa dengan kecerdasan musikal cenderung cenderung menyukai penyelesaian soal dengan penyusunan pola teratur serta trial and error daripada menggunakan rumus dan formula matematika yang sesuai. Adapun implikasi dari penelitian ini yaitu guru perlu memahami dan menyadari bahwa multiple intelligences yang dimiliki siswa merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan dalam meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa, guru perlu mempertimbangkan model dan metode pembelajaran yang dapat mengintegrasi semua jenis kecerdasan yang dimiliki siswa sehingga dapat memberikan pembelajaran yang menyenangkan dan mengesankan bagi setiap siswa.

 

Kata Kunci:    Kemampuan Literasi Matematika, Multiple intelligences, PISA.


Full Text:

71-86

References


Bukit, S., & Istarani. (2015). Kecerdasan dan Gaya Belajar. Medan: LARISPA Indonesia.

Gardner, H. (1999). Intelegence reframed: Multiple intelligences for 21st century. New York: Basic Books.

Handayaningsih, R., & Nusantara, T. (2021). Profil multiple intelligences dalam kemampuan pemecahan masalah matematika. Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains dan Matematika, 9(1), 20-32.

Kurniawati, I., & Kurniasari, I. (2019). Literasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal PISA konten space and shape ditinjau dari kecerdasan majemuk. MATHEdunesa, 8(2), 441-448.

McClellan, J. A. (2006). Development of an indicator to identify Multiple Intelligences preferences of adult learners. (Tesis, Oklahoma State University, 2006).

Munfarikhatin, A., Natsir, I., & Merauke, U. M. (2020). Analisis kemampuan literasi matematika siswa pada konten space and shape. Histogram: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 128-138.

Musfiroh, T. (2014). Pengembangan kecerdasan majemuk. Tanggerang Selatan: Universitas Terbuka.

Natsir, I., & Munfarikhatin, A. (2021). Analisis Kemampuan Literasi Matematika Siswa berdasarkan Multiple Intelligence dalam Menyelesaikan Soal Matematika. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 10(1), 273-283.

OECD. (2019). PISA 2018: Assesment and Analytical Framework.

Rohmatin, D. N., & Rahmawati, A. (2013). Profil Berpikir Kritis Siswa SMP dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Kecerdasan Majemuk sebagai Upaya Dasar Menentukan Strategi Pembelajaran. Indonesian Science & Technology Digital Library. elib. pdii.lipi.go.id.

Ahmad, R., & Fauzan, A. (2019). Analisis Kemampuan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Model Pisa pada Siswa Kelas IX SMP di Kota Padang. Jurnal Edukasi Dan Penelitian Matematika, 8(3), 110-117.

Simamora, K. A. L., & Tilaar, A. L. (2021). Analisis Kemampuan Literasi Matematika Ditinjau Dari Penggunaan Soal-Soal Matematika Tipe HOTS. MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi, 2(1), 23-30.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sumadi, S., Putra, T. Y., & Astutik, H. S. (2020). Proses pemecahan masalah matematika siswa SMA berdasarkan kecerdasan majemuk. Journal of Honai Math, 3(2), 123-144.

Susanto, A. (2013). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Syawahid, M., & Putrawangsa, S. (2017). Kemampuan literasi matematika siswa SMP ditinjau dari gaya belajar. Beta: Jurnal Tadris Matematika, 10(2), 222-240.

Wijaya, K. A., Kardiman, K., & Pangestika, R. R. (2020). Literasi Matematika Anak Usia Sekolah Dasar Melalui Teori Multiple Intelegent. Jurnal Pendidikan Dasar, 1(1), 22-29.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika

ISSN 2614-1078 (online)
Organized by Program Studi S1 Pendidikan Matematika Universitas Syiah Kuala
Published by Universitas Syiah Kuala
Website : http://jim.unsyiah.ac.id/pendidikan-matematika/
Email     : jimpmat@fkip.unsyiah.ac.id