͏Kem͏ampuan Penalaran Spasial Siswa melalui Pemberian Scaffolding

Finiel Manik, Cut Morina Zubainur, Khairul Umam

Abstract


Penalaran spasial masih belum mendapat perhatian yang cukup dari kebanyakan guru dalam pelaksanaan pembelajaran matematika di sekolah. Hal ini disebabkan karena pembelajaran di sekolah hanya terfokus pada kurikulum yang sudah ditetapkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran spasial siswa melalui scaffolding. Kemampuan penalaran spasial diukur setelah diberikan scaffolding menggunakan indikator penalaran spasial yaitu rotasi mental, visual spasial, dan orientasi spasial.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mixed method dengan menggunakan desain sequence explanatory. Penelitian ini melibatkan lima siswa sekolah menengah pertama yang berdomisili di daerah Lampriet, Banda Aceh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes kemampuan penalaran spasial dan lembar panduan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebahagian besar siswa memenuhi indikator penalaran spasial melalui pemberian scaffolding. Sebahagian besar siswa yaitu 4 dari 5 siswa memenuhi indikator rotasi mental. Hal ini terlihat dari kemampuan keempat siswa tersebut dalam menjawab kedua soal dengan benar. Sedangkan satu siswa lainnya hanya mampu menjawab benar satu dari dua soal rotasi mental. Pada indikator visual spasial, 2 dari 5 siswa mampu menjawab dua soal indikator visual spasial dengan benar. Sedangkan ketiga siswa lainnya hanya mampu menjawab satu dari dua soal indikator visual spasial dengan benar. Selanjutnya, untuk kemampuan spasial indikator orientasi spasial, 4 dari 5 siswa mampu menjawab benar kedua soal orientasi spasial. Sedangkan siswa lainnya hanya mampu menjawab satu dari dua soal indikator orientasi spasial yang diberikan. Implikasi dari penelitian ini yaitu guru perlu memberikan scaffolding  secara konsisten kepada siswa untuk melatih kemampuan penalaran spasial yang dimiliki oleh siswa.


Kata Kunci:    penalaran, scaffolding, visual, spasial


Full Text:

50-61

References


Chairani, Z. (2015). Scaffolding dalam pembelajaran matematika. Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(1).

Fajri, H. N., Johar, R., & Ikhsan, M. (2016). Peningkatan kemampuan spasial dan self-efficacy siswa melalui model discovery learning berbasis multimedia. Beta: Jurnal Tadris Matematika, 9(2), 180-196.

Febriana, E. (2015). Profil kemampuan spasial siswa menengah pertama (smp) dalam menyelesaikan masalah geometri dimensi tiga ditinjau dari kemampuan matematika. Jurnal elemen, 1(1), 13-23.

Linn, M. C., & Petersen, A. C. (1985). Emergence and characterization of sex differences in spatial ability: A meta-analysis. Child development, 56(6), 1479-1498.

Wulandari, F. (2016). Strategi Scaffolding dalam Memperbaiki Kemampuan Berfikir Kritis Matematis Ditinjau dari Kemampuan Spasial. JPPP: Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan, 1(1), 76-91.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika

ISSN 2614-1078 (online)
Organized by Program Studi S1 Pendidikan Matematika Universitas Syiah Kuala
Published by Universitas Syiah Kuala
Website : http://jim.unsyiah.ac.id/pendidikan-matematika/
Email     : jimpmat@fkip.unsyiah.ac.id