Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa melalui Pendekatan Realistik dengan Konteks Islami di Kelas VIII MTsN 5 Pidie

Miftahul Jannah, Cut Morina Zubainur, Suhartati Suhartati

Abstract


Kemampuan pemecahan masalah matematis patut dikuasai oleh siswa. Penyebab rendahnya kemampuan tersebut salah satunya yaitu kurangnya pengalaman langsung siswa dalam mengubah ide matematis guna mengembangkan kompetensi matematik yang mengakibatkan siswa lemah dalam menguasai konsep dan prinsip dasar. Kemampuan tersebut bisa ditingkatkan dengan menggabungkan pembelajaran dengan masalah sehari-hari. Usaha tersebut salah satunya dapat dilakukan melalui pendekatan realistik dengan konteks Islami. Tujuan penelitian ini ialah guna mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui pendekatan matematika realistik dengan konteks Islami di MTsN 5 Pidie. Penelitian ini menjalankan pendekatan kuantitatif sekaligus kualitatif atau Mixed method dengan jenis sequential explanatory. Tahap pertama yang dilakukan yaitu mengumpulkan dan menganalisis data kuantitatif, kemudian dilanjutkan dengan analisis data kualitatif untuk mendalami data yang belum bisa ditarik kesimpulan. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 5 Pidie tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 320 siswa sedangkan sampelnya yaitu kelas VIII-10 MTsN 5 Pidie yang berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan pedoman wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui pendekatan realistik dengan konteks Islami di MTsN 5 Pidie yaitu semua siswa memenuhi indikator memahami masalah dan sebanyak 15 siswa (75%) memenuhi indikator merencanakan penyelesaian masalah, menjalankan rencana serta memeriksa kembali.  

 

Kata Kunci:    Kemampuan pemecahan masalah matematis, Pendekatan matematika realistik.


Full Text:

1-12

References


Ahmad, M., & Asmaidah, S. (2017). Pengembangan perangkat pembelajaran matematika realistik untuk membelajarkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP. Jurnal Pendidikan Matematika, 6(3), 373-384.

Aksa, F. I., Utaya, S., Bachri, S., & Handoyo, B. (2021). Geografi Bencana. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press.

Arifin, S., Muthohirin, N., Khuluq, M. K., & Ikhwan, M. (2020). Minoritas dalam Pandangan Syariah dan HAM Narasi Kaum Muda Muslim. Malang: Literasi Nusantara.

Beigie, D. (2008). Integrating content to create problem-solving opportunities mathematics teaching in the middle school. Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika, 13(6), 352-360.

Creswell, & John, W. (2014). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed Edisi Ketiga. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fitria, N. F. N., Hidayani, N., Hendriana, H., & Amelia, R. (2018). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematik siswa SMP dengan materi segitiga dan segiempat. Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(01), 49-57.

Gravemeijer, K. (1994). Developing Realistic Mathematics Education. Utrecht: Freudenthal Institute.

Hendriana, H., & Sumarmo, U. (2017). Penilaian Pembelajaran Matematika. Bandung: Refika Aditama.

Indrawati, N., & Tasni, N. (2016). Analisis kemampuan pemecahan masalah berdasarkan tingkat kompleksitas masalah dan perbedaan gender. Jurnal Unsulbar, 2(1), 16-25.

Kemendikbud. (2014). Materi Pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Kemendikbud.

Lestari, K. E., & Yudhanegara, M. R. (2017). Penelitian Pendididkan Matematika. Bandung: Refika Aditama.

Malinda. (2019). PTK Guru Matematika: Penerapan Pembelajaran Matematika Kontekstual pada Kelas Matematika Pokok Materi Ruang Dimensi Tiga di SMA. Jakarta Barat: Malida.

Ode, N. (2019). Penerapan Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMRI) Bernuansa Islami pada Materi Bilangan Bulat Siswa Kelas VII MTs LKMD Waemoli Kecamatan Batabual Kabupaten Buru. Maluku: IAIN Ambon.

Panasuk, R. M., & Horton, L. B. (2012). Mengintegrasikan sejarah matematika ke dalam kurikulum. Jurnal Elektronik Internasional Pendidikan Matematika, 7(1), 3-20.

Polya, G. (1985). How to Solve it. A New Aspect of Mathematical Method. Princeton University Press.

Reski, R., Hutapea, N., & Saragih, S. (2019). Peranan model problem based learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemandirian belajar siswa. Journal for Research in Mathematics Learning, 2(1), 49-57.

Ruseffendi, E. (2006). Pengantar kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Badung: Tarsito.

Sardar, Z. (1998). Jihad Intelektual: Merumuskan Parameter Sains Islam. Surabaya: Risalah Gusti.

Sembiring, R., Hoogland, K., & Dolk, M. (2010). A Decade of PMRI in Indonesia. Bandung: Utrecht.

Siregar, H. L. (2018). Integrasi sains dan Islam dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Digital Repository Universitas Negeri Medan, 2(1), 502-506.

Syafri, F. (2017). Kemampuan representatif matematis dan kemampuan pembuktian matematika. Jurnal Edumath, 3(1), 49-55.

Wahyudin. (2008). Pembelajaran dan Model-Model Pembelajaran Pelengkap untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogis Para Guru dan Calon Guru Profesional. Jakarta: Ipa Abong.

Zubainur, C. M. (2017). LKS Volume Islami. Tidak dipublikasikan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika

ISSN 2614-1078 (online)
Organized by Program Studi S1 Pendidikan Matematika Universitas Syiah Kuala
Published by Universitas Syiah Kuala
Website : http://jim.unsyiah.ac.id/pendidikan-matematika/
Email     : jimpmat@fkip.unsyiah.ac.id