Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis melalui Pendekatan Resource based Learning di Kelas VIII MTsN Model Banda Aceh

Mauliza Rizsky, Salasi Salasi, M. Ikhsan

Abstract


Matematika merupakan mata pelajaran yang dipelajari siswa disemua jenjang pendidikan. Kemampuan berpikir kritis siswa merupakan modal bagi siswa untuk menguasai matematika. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa adalah melalui pendekaan Resource Based Learning. Resource Based Learning merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menghadapkan siswa dengan sejumlah sumber belajar dimana siswa dapat memilih secara bebas sumber belajar yang sesuai dengan minat. Sumber belajar yang disediakan merupakan video, powerpoint, buku teks dan narasumber. Tujuan penelitian ini dilakukanuntuk mengkaji peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pendekatan Resource Based Learning. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Control Grup Pre-test Post-test. Sampel dalam penelitian ini dipilih secara acak yaitu kelasVIII di MTsN Model Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pemberian tes kemampuan berpikir kritis. Analisis kemapuan berpikir kritis dinilai berdasarkan empat aspek yaitu kemampuan evaluasi, kemampuan identifikasi, kemampuan analisis dan kemampuan pemecahan masala.Data hasil tes belajar dianalisis menggunakan uji-t pihak kanan dengan taraf signifikan 0,05. Berdasarkan analisis data diperoleh nilai thitung = 20,93 dan nilai ttabel = 1,67 , data tersebut dapat disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima dikarenakan thitung >ttabel yaitu 20,93>1,67. Dapat disimpulkan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pendekatan Resource Based Learning lebih baik dibandingkan penggunaan metode konvensional pada materi sistem persamaan linier dua variabel di kelas VIII MTsN Model Banda Aceh.

 

Kata kunci: Berpikir Kritis, Resource Based Learning.


Full Text:

67-74

References


Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Balitbang. 2011. Survey Internasional TIMSS. [Online]. Tersedia: http://litbang.kemdikbud.go.id/ [9 September 2016]

Depdiknas. 2006. Permendiknas No 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi. Jakarta: Depdiknas.

Fisher, Alec. 2009. Berpikir Kritis: Sebuah Pengantar. Jakarta: Erlangga.

HSRC & IEA TIMSS. 2012. Highlights from TIMSS 2011, The South African Perspective. [Online]. Tersedia: http://www.hrsc.ac.za/ [10 September 2016]

Ismaimuza, Dasa. 2010. Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Matematis Siswa SMP melalui Pembelajaran Berbasis Masalah dan Strategi Konflik Kognitif. Bandung: PPS UPI. Disertasi tidak diterbitkan.

Jhonson, Elaine B. 2007. Contextual Teaching and Learning. Bandung: Mizan Pendidikan.

Mahmuzah, Rifaatul. 2014. Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Disposisi Matematis Siswa SMP dengan Menggunakan Pendekatan Problem Posing. Tesis: Universitas Syiah Kuala.

Nasution, 2013. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar & Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara

Sudjana. 2005. Metoda Statistika. Bandung: Tarsito

Wiyono. 2013. Pembelajaran Matematika Model Concept Attainment Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Segitiga. [Online]. Tersedia: http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jere/article/download/1338/1317

September 2016]


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika

ISSN 2614-1078 (online)
Organized by Program Studi S1 Pendidikan Matematika Universitas Syiah Kuala
Published by Universitas Syiah Kuala
Website : http://jim.unsyiah.ac.id/pendidikan-matematika/
Email     : jimpmat@fkip.unsyiah.ac.id