Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Aktif Peserta Didik Kelas XI MAN 3 Banda Aceh

Syukratun Nufus, Ade Ismayani, Habibati Habibati

Abstract


Pembelajaran aktif menuntut peserta didik secara mandiri untuk aktif dan kreatif dalam proses belajar mengajar di kelas. Pelaksanaan pembelajaran aktif sangat dipengaruhi oleh penggunaan strategi, metode, pendekatan, sumber belajar, dan media pembelajaran yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran aktif peserta didik sehingga meningkatkan pelaksanaan pembelajaran aktif peserta didik di kelas XI MAN 3 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis pendekatan deskriptif dengan metode survey. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan jenis random sampling dengan sampel berjumlah 55 orang peserta didik kelas XI IPA MAN 3 Banda Aceh. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket pelaksanaan pembelajaran aktif. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa aktivitas pelaksanaan pembelajaran aktif secara rata-rata responden memilih jawaban pada angket “Sangat Sesuai” sebesar 27,97%, menjawab “Sesuai” 55,13%, menjawab “Cukup Sesuai” 12,77%, menjawab “Tidak Sesuai” 3,37%, dan yang menjawab “Sangat Tidak Sesuai” 0,74%. Pelaksanaan pembelajaran aktif mendapatkan persentase rata-rata sebesar 76,67%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran aktif masih belum sepenuhnya diterapkan. Dari kelas XI MAN 3 Banda Aceh yang sudah diteliti mendapatkan kategori baik dalam pelaksanaan pembelajaran aktif.


References


Anwar, M., Lilisari, Setiabudi, A., & Martoprawiro, M. A. (2015). "Implementasi Pembelajaran Aktif-Kooperatif pada Topik Fotokimia untuk Meningkatkan Keterampilan Generik Sans Calon Guru Kimia." Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran , 22 (1), 94-102.

Arikunto. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Asiah, N. (2017). “Analisis Kemampuan Praktik Strategi Pembelajaran Aktif (Active Learning) Mahasiswa PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Raden Intan Lampung.” Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar. 4 (1), 20-33.

Hake, R. R. (1998). “Interactive Engagment vs Traditional Methods: A Six Tousand-student Survey of Mechanics Test Data for Introductory Physics Course.” American Journal of Physics, 66 (1), 64-74.

Ismail. (2016). Diagnosis Kesulitan Belajar Siswa dalam Pembelajaran Aktif di Sekolah. Jurnal Edukasi , 2 (1), 30-43.

Kurniawati, R., Agustina, S., Mutmainnah, P. A., Putri, I., Kalisom, Nurmutaalimin, et al. (2019). “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Aktif the Power of Two Terhadap Hasil Belajar Kimia pada Kelas X SMA N 1 Ambalawi Tahun Pelajaran 2018/2019.” Jurnal Pendidikan Kimia dan Terapan , 2 (2), 22-26.

Morissan. (2016). Statistik Sosial. Jakarta: Kencana.

Moya, V. L. (2014). “Effect of Active Learing Approach in Teaching Chemistry 101 in Samar State University, Philippines”. Standard Journal of Education Research and Essay., 2 (3), 118-122.

Mulyasa. (2004). Kurikulum Berbasis Kompetensi. Bandung: PT Remaja.

Sasikumar, N. (2014). “Impact of Active Learning Strategies Enhance Student Performance.” Innovare Journal of Education , 2 (1), 1-3.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.