NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DALAM TRADISI PACU KUDE TRADISIONAL GAYO DI KABUPATEN BENER MERIAH

Ulandari Ulandari, Amirullah Amirullah, Erna Hayati

Abstract


Penelitian ini bertema pacu kude yang mengkaji tentang “ Nilai- Nilai Yang Terkandung Pada Tradisi Pacu Kude tradisional Gayo di Kabupaten Bener Meriah’ Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan  dokumentasi. Pacu Kude artinya Pacuan Kuda adalah tradisi yang sudah diturun temurunkan sebagai salah satu unsur kebudayaan yang dikembangkan dan dibina nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya sebagai unsur budaya.  Penyelenggaraan dalam permainan tradisional pacuan kuda ini memiliki kekhasan sendiri.Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah, Bagaimana bentuk nilai-nilai budaya pada tradisi pacu kuda tradisional Gayo di Kabupaten Bener Meriah  dan Adakah kendala yang di hadapi oleh panitia dalam menanamkan nilai-nilai budaya tradisi pacu kude tradisional Gayo di Kabupaten Bener Meriah. Adapun hasil dari penelitian ini adalah,  bentuk nilai- nilai  budaya pada tradisi pacu kude meliputi (1) Nilai Adat Istiadat, (2) nilai Olahraga, (3)  Nilai Seni dan (4) Nilai persatuan dan kesatuan yang terlihat dari mulai acara sampai selesai, di balik Nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi pacu kude ini terdapat kendala-kendala yang di hadapi oleh panitia pada saat pelaksanaan pacu kude namun tidak tampak secara langsung misalnya perjudian dan meminumkan miras pada kuda. Penelitian ini di harapkan dapat mengungkapan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi pacu kude dan kendala-kendala yang terjadi dilapangan. Dengan adanya skripsi ini diharapkan secara teoritis bisa menjadi sumbangan referensi lanjutan terkait tradisi pacu kude di Tanah Gayo dan secara praktis ini bisa menjadi salah satu rekomendasi bagi Dinas Pariwisata untuk mengembangkan model pariwisata berbasis pertandingan rakyat seperti pacu kude

Full Text:

PDF

References


Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Sibarani, Robert. 2013, KEARIFAN LOKAL, hakikat, peran, dan metode tradisi

Lisan, Jakarta. Asosiaasi Tradisi Lisan (ATL)

Piet Rusdi. 2011. Pacu Kude: permainan Tradisional Di Dataran Tinggi Gayo.

Banda Aceh: Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional

Geertz,C.1992. “ Kebudayaan dan Agama”. Yogyakarta, Kanisius Press.

Aman Pinan, A.R. Hakim. 2003. PESONA TANOH GAYO. Aceh dalam Perspektif dan Arkeologi. Medan. Cakra Press.,

Moleong, Lexy J. (2010), Metodologi penelitian kualitatif, Remaja

Rosdakarya, Bandung.

Bogdan dan Taylor, 1975 dalam J. Moleong, Lexy. 1989. Metodologi Penelitian. Kualitatif. Bandung: Remadja Karya

Lawang, Robert M.Z. 1985. Pengantar Sosiologi. Karunika. Jakarta.

Sugiyono, 2009, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D,

Bandung :Alfabeta.

Miles, B. Mathew dan Michael Huberman.1992. Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru.jakarta: UIP.

Nazir 1998 .Metodologi Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Sugiyono.(2009). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif

Abdul, Syani. (2002). Sosiologi Skematika Teori dan Terapan. Jakarta: PT. Bumi

Hutapea, Parulian dan Nurianna Thoha. 2008. Kompetensi Plus. Jakarta, PT Gramedia Pustaka Utama.

Etiady, EllyM. 2006. Ilmu Sosial Budaya Dasar. Jakarta: Kencana Prenada. Media Group

Rusidi, P. (2011). Pacu Kude: permainan Tradisional di Dataran Tinggi Gayo, Banda Aceh:Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh

Herimanto dan Winarno. (2010). Ilmu sosial dan budaya dasar. Jakarta : PT Bumi Aksara

Wiranata, I Gede A.B. (2011). Antropologi Budaya. Bandung; PT Citra Aditya Bakti.

Hakim, AR. 1998. Hakikat Nilai-Nilai Budaya Gayo. Takengon: Pemerintah Daerah kabupaten Aceh Tengah

M.H. Gayo. 1999. Kebudayaan Gayo. Jakarta: Balai Pustaka


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.