PERAN MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP) DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PPKn PADA SMP DI KOTA BANDA ACEH

Ayuna Sari

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Peran MGMP dalam meningkaatkan kompetensi profesional guru PPKn SMP di Kota Banda Aceh. i(2) Kendala i iyang idihadapi iMGMP iPPKn iuntuk imeningkatkan ikompetensi iprofesional iguru iPPKn. iPenelitian iini imenggunakan ipendekatan ikualitatif idengan ijenis ideskriptif. iLokasi ipenelitian idi iSMPN i1 iBanda iAceh. iPengumpulan idata idilakukan idengan imenggunakan imetode iwawancara. iSubjek ipenelitain iberjumlah i8 iorang. iDari ihasil ipenelitian imenunjukkan: i(1) iPeran iMGMP isebagai ireformator, imediator, isupporting iagency, ievaluator idan idevelopment, iclinical idan iacademic isupervisor, iserta iSusunan iprogram irutin idan iprogram ipengembangan. iKendala idalam ipeningkatan ikompetensi iprofesional iMGMP iPPKn iBanda iAceh iyaitu: i(1) iAlokasi iwaktu iyang itidak icukup, i(2) iAnggaran idana iyang iterbatas i(3) iKurangnya iantusias ipara iguru iPPKn idalam imengikuti ikegiatan iMGMP. iSimpulan iyang ididapatkan i(1) iperan iMGMP idalam imeningkatkan iprofesional iguru iPPKn iSMP iyaitu iberperan isebagai ireformator, imediator, iSupporting iagency, iCollaborator, ievaluator i i idan i idevelopment i i ischool i ireform, idan iClinical idan iacademic isupervisor. iDan iprogram irutin idan ipengembangan. i(2) iadapun iyang imenjadi ikendala iyaitu: i(a) ialokasi iwaktu iyang itidak icukup, i(b) ianggaran idana iyang iterbatas, i(3) ikurangnya iantusias iguru. iDisarankan ikepada iMGMP iagar ilebih ikomitmen ilagi idalam imeningkatkan ikompetensi iprofesional iguru iPPKn ikota iBanda iAceh, idan ikepada iguru iPPKn iagar iterus iberusaha iuntuk imeningkatkan ikompetensinya.

References


Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Abd. Masaong. 2013. Supervisi Pembelajaran dan Pengembangan Kapasitas Guru. Bandung: Alfabeta

Abu Ahmadi. 2007. Sosiologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta

l-Arba’ Rohman. 2018. Peran MGMP dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru PAI SMA Kabupaten Sragen tahun 2018. Surakarta: IAIN Surakarta

Bungin, Burhan. 2003. Analisi data penelitian kualitatif. Jakarta: PT Raja Grapindo Persada.

Badan Pusat Statistik Kota Banda Aceh tahun 2014

Darmayanti, K. 2014. Peran Pengasuh Dalam Bimbingan Kemandirian Anak Di Panti Asuhan Nirmala Banda Aceh. Banda Aceh: Skripsi Usyiah

Daryono, M. 2011. Pengantar pendidikan pancasila dan kewarganegaraan. Jakarta: Rineka Cipta.

Direktorat Profesi Pendidik. 2009. Rambu-Rambu Pengembangan Kegiatan KKG dan MGMP. Jakarta: Ditjen PMPTK

Emzir. 2007, metoelogi penelitian pendidikan kuantitatif dan kualitatif: Jakarta Raja Grafika Persada.

Fatimah. (2018). Peran Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dalam peningkatan Profesionalisme Guru PPKn di Kabupaten Slemen. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum. Vol 7. No 5. Hal 528-536. Didapat dari http://jurnal.student.uny.ac.id

Garisson, Ray H & Noreen. 2006. Akuntasi Manegerial. Jakarta: Salemba Empat.

Hamalik, Oemar. 2009. Pendidikan Guru Berdasarkan Pendekatan Kompetensi. Jakarta: PT Bumi Aksara

Hargreaves, A. et al. 2010. Springer International Handbooks Of Education. Springer: Dordrecht Heidelberg, London New York

Hasibuan, Malayu S.P. 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara

Hansen, Mowen. 2000. Akuntasi Manajemen. Jakarta: Salemba Empat

Hanafiah & Cucu Suhana. 2009. Konsep Strategi Pembelajaran. Bandung: PT Refika aditama

Kementrian Pendidikan Nasional. 2004. Pedoman Pelaksanaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran. Jakarta: Dapertemen Pendidikan Nasional.

Mulatsih. W. (2016). Peran Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Pancasila dan Kewrganegaraan di SMA di Kabupaten Pekalongan. Semarang. UNNES

Moleong, Lexy J. 2002. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosda Karya

Mutmainah. 2011. Peran Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dalam Pengembangan Kompetensi Profesional Guru Sejarah Pada SMA di Kabupaten Rembang Tahun Ajaran 2010/2011. SKRIPSI: Universitas Negeri Semarang.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan

Permendiknas No.16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru

Pidarta, Made.1999. Landasan Pendidikan Stimulus Ilmu Pendidikan Bercorak Indonesia. Jakarta: Rieneka Cipta

Rahman, Maman. 2011. Metode Penelitian Pendidikan Moral dalam Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Campuran, Tindakan, dan Pengembangan. Semarang: Unnes Press

Republik Indonesia. 2006. Undang-Undang Republik Indonesia No. 14 tahun 2005 tentang Undang-Undang_Tentang_Guru_Dan_Dosen. Jakarta:BP Karya Mandiri.

Rubio, C. M. (2009). Effective teachers-professional and personal skills. Ensayos, 57, 2171-9098.

Purwanto. 2015 peran pembimbing agama dalam membina akhlak remaja. Skripsi. Jakarta:USNH

Payong, M. R. (2011). Sertifikasi profesi guru (konsep dasar, problematika dan implementasinya. Jakarta: PT. Indeks.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru

Sa’ud, Udin Syaefudin. 2009. Pengembangan Profesi Guru. Bandung: CV ALFABETA

Saondi, Ondi dan Aris Suherman. 2010. Etika Profesi Keguruan. Bandung: PT Refika Aditama.

Sarwono, Sarlito eirawan. 2008. Teori-Teori psikologi sosial. Jakarta: PT Raja Grapindo Persada.

Soetjipto dan Raflis, Kosasi. 2009. Profesi Keguruan. Jakarta : Rineka Cipta.

Soekanto, Soerjono. 2006. Sosiologi suatu pengantar. Jakarta: PT. Raja Grafind Persada

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitafif, Kualitatif, R&D. Bandung: (alfabeta)

Suyanto, Djihad. A. 2013. Bagaimana Menjadi Calon Guru dan Guru Profesional.yogyakarta: Multi Pressindo

Sudarwan. 2012. Pengembangan profesi guru. Jakarta kencana

Syaefudin. Mengangkat Citra dan Martabat Guru. Mitra Gama Widya: yogyakarta

Sudarwan Danim. 2013. Profesionalisasi dan Etika Profesi Guru. Bandung: Alfabeta

Sukanti. (2008). Meningkatkan kompetensi guru melalui pelaksanaan tindakan kelas. Jurnal Pendidikan Akutansi Indonesia, Vol. VI, No. 1

Tim Penyusun KBBI. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka.

Usman. U. 2009. Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT. Rosdakarya

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Pada Pasal 61 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen.

Wexly N. Kenneth. 2005. Prilaku Organisasi dan Psikologi Personalia. Jakarta: PT Asdi Mahasatya

W.J.S Purwadarminta. 1985. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Yunus, Hadi Sabari. 2010. Metodologi Penelitian Wilayah Kontemporer. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Zulacchah. 2006. Peran MGMP dalam meningkatkan Profesionalisme Guru Sejarah (Studi Kasus pada MGMP Sejarah Kabupaten Kendal). Skripsi. Semarang: Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Zahroh. A. 2015. Membangun Kualitas Pembelajaran Melalui Dimensi Profesionalisme Guru. Bandung: Yrama Wi


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.