Pengaruh Adversity Quotient Terhadap Stres Akademik Mahasiswa Akhir

Sri Nuri Walfitri, Nur Aisyah Yusri, Widia Sri Ardias

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dirasakan oleh mahasiswa akhir Jurusan Pendidikan Agama Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Pengembangan Ilmu Al-Qur’an (STAI-PIQ) Sumatera Barat, terkait banyaknya tuntutan yang dirasakan baik berupa tuntutan akademik maupun non akademik. Tuntutan tersebut menjadi beban hingga menyebabkan sebagian besar mahasiswa mengalami stres akademik. Berdasarkan permasalahan tersebut tentunya perlu kemampuan atau cara dalam mengatasi dan mencegah stres akademik tersebut diantaranya yaitu dengan meningkatkan adversity quotient pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh adversity quotient terhadap stres akademik mahasiswa akhir. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif kausal dengan analisis regresi sederhana. Populasi berjumlah 74 mahasiswa akhir angkatan 2017 dan 2018 Jurusan Pendidikan Agama Islam. Teknik pengambilan sampel penelitian ini dilakukan dengan cara Nonprobability sampling dengan jenis sampel jenuh atau yang disebut total sampling, dengan demikian sampel dalam penelitian seluruh mahasiswa akhir Jurusan Pendidikan Agama Islam angkatan 2017 dan 2018 di STAI-PIQ sebanyak 74 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adversity quotient memiliki pengaruh terhadap stres akademik dengan signifikansi sebesar 0.04. Selanjutnya nilai koefisien determinan (R square) sebesar 0,054, artinya adversity quotient memiliki pengaruh sebesar 5,4% terhadap stres akademik, sedangkan 94,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

 

This research is motivated by the problems experienced by final students of the Department of Islamic Religious Education at the Islamic College for Development of Al-Qur'an Studies (STAI-PIQ) West Sumatra.  The number of demands that are felt are academic demands and non-academic demands. This makes students feel burdened and makes final students tend to experience academic stress.  Based on these problems, of course, skills or ways to overcome and prevent academic stress are needed, including by increasing the adversity quotient for students.  This study aims to determine the effect of adversity quotient on final student academic stress.  This study uses a causal associative quantitative method with simple regression analysis.  The population is 74 end-of-2017 and 2018 students majoring in Islamic Religious Education.  The sampling technique for this research was carried out by means of nonprobability sampling with a saturated sample type or so-called total sampling, thus the sample in the study was all final students of the Department of Islamic Education class of 2017 and 2018 at STAI-PIQ with as many as 74 students. The results showed that adversity quotient has an influence on academic stress with a significance of 0.04.  Furthermore, the value of the determinant coefficient (R Square) is 0.054, meaning that the adversity quotient has an effect of 5.4% on academic stress, while 94.6% is influenced by other variables not examined in this study.


Keywords


Adversity Quotient; Mahasiswa; Stres Akademis; Academic Stress; College Students

Full Text:

PDF

References


Azwar, S. (2005). Sikap Manusia; Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Chaplin, J. P. (2009). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: Rajawali Press

Desmita. (2009). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Herry, B. A. (2013). Agar Orang Sibuk Bisa Menghafal Al-Qur’an. Yogyakarta Pro-U Media

Lazarus, R.S., & Folkman, S. (1984). Stress, Appraisals, and Coping. New York: Springer Publishing

Martono, N. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Maryani, S. (2012). Gambaran Adversity Quotient Pada Siswa di SMU Negeri 27 Jakarta Pusat. Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, 192.

Nasrudin, E. (2010). Psikologi Manajemen. Bandung: CV. Pustaka Setia

Phoolka, E. S., & Kaur, N. (2012). Adversity quotient: A new paradigm in management to explore. The International Journal’s, Research Journal of Sosial Science Management. 2(7), 109-177

Putri, A., & Budiani, M. S. (2012). Pengaruh kelelahan emosional terhadap perilaku belajar pada mahasiswa yang berkerja. Naskah Jurnal ilmiah. Universitas Negeri Surabaya

Saiful, A. (2015). Pengaruh adversity quotient terhadap stres akademik pada mahasiswa. (Thesis, tidak dipublikasikan). University of Muhammadiyah Malang

Sari, C., Firdaus., & Risma, D. (2014). Hubungan adversity quetient dengan stres pada mahasiswa tahun pertama Fakultas Kedokteran Universitas Riaumedical. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Kedokteran, 1(2). Diakses dari https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFDOK/article/view/2857

Stoltz, P.G. (2007). Mengubah Hambatan Menjadi Peluang. 7th.ed. Jakarta: Gramedia

Tasalim & Cahyani. (2021). Stres Akademik dan Penanganannya. Banjarmasin: Guepedia

Utama, P. (2018). Membangun Pendidikan Bermartabat Pendidikan Berbasis Tahfidz Mencegah Stres dan Melejitkan Prestasi. Bandung: Cv. Ra Terbit.




DOI: https://doi.org/10.24815/skpj.v1i2.28440

Copyright (c) 2023 Syiah Kuala Psychology Journal