Strategi Pengembangan Usaha Ternak Sapi Rakyat (Studi Kasus : Usaha Ternak Sapi X di Desa Durian Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang)

Tia Syafira, Otto Nur Abdillah, Irfan Zikri

Abstract


Abstrak. Sapi merupakan salah satu subsektor peternakan yang menjadi salah satu komoditas hewan ternak yang banyak di budidayakan oleh masyarakat di Indonesia. Komoditas peternakan sapi merupakan penghasil daging terbesar dalam pemenuhan pangan sumber protein hewani dan menjadi salah satu komoditas strategis dalam perencanaan pembangunan subsektor peternakan oleh pemerintah pusat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal dalam dalam pengembangan usaha ternak sapi X di Desa Durian, 2) Untuk mengetahui strategi pengembangan usaha ternak sapi X di Desa Durian. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi secara sistematis berbagai faktor untuk merumuskan strategi pengembangan usaha ternak sapi X yang didasarkan pada logika untuk memaksimalkan kekuatan (Strengths) dan peluang (Opportunities) serta memaksimalkan kelemahan (Weaknesses) dan ancaman (Threats). Hasil analisis menunjukkan bahwa pada faktor internal yaitu kekuatan memiliki skor dengan nilai 2,05 dan kelemahan memiliki skor dengan nilai 0,67, sehingga apabila dikurangkan maka hasilnya akan menjadi 1,38. Sedangkan pada faktor eksternal yaitu peluang, memiliki skor dengan nilai 2,00 dan ancaman memiliki skor dengan nilai 0,76 sehingga apabila skor ancaman dan peluang dikurangkan maka hasilnya menjadi 1,24. Hasil pada diagram menunjukkan titik koordinat (1,38:1,24). Berdasarkan pada hasil tersebut maka usaha ternak sapi X di Desa Durian Kecamatan Rantau berada pada kuadran I yang merupakan suatu situasi yang rata-ratanya menguntungksan karena memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan kesempatan yang ada.

Kata kunci : Strategi Pengembangan Usaha Ternak Sapi, Faktor Internal dan Eksternal, Analisis SWOT. 

Abstract. Cattle is one of the livestock subsectors which is one of the livestock commodities that are widely cultivated by people in Indonesia. Cattle farming commodities are the largest meat producers in the fulfillment of animal protein sources and become one of the strategic commodities in the development planning of livestock subsectors by the central government. The objectives of this study are: 1) To determine internal factors and external factors in the development of X cattle business in Durian Village, 2) To find out the strategy of developing X cattle business in Durian Village. The analysis method in this study uses SWOT analysis to systematically identify various factors to formulate an X cattle business development strategy based on logic to maximize strengths and opportunities and maximize weaknesses and threats. The results of the analysis show that the internal factors, namely strength has a score with a value of 2.05 and weakness has a score with a value of 0.67, so that if subtracted, the result will be 1.38. While the external factor, namely opportunity, has a score with a value of 2.00 and threat has a score with a value of 0.76 so that if the threat and opportunity scores are subtracted, the result becomes 1.24. The result on the diagram shows the coordinate points (1.38:1.24). Based on these results, the X cattle business in Durian Village, Rantau District is in quadrant I, which is a situation that on average benefits because it has opportunities and strengths so that it can take advantage of existing opportunities.

 

Keywords: Cattle Business Development Strategy, Internal and External Factors, SWOT Analysis.


Keywords


Strategi Pengembangan Usaha Ternak Sapi, Faktor internal dan eksternal, Analisis SWOT; Cattle Bussiness Development Strategy, Internal and External Factors, SWOT Analysis

Full Text:

PDF

References


Ditjen PKH. 2011. Rencana Strategis Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan 2010-2014 (Edisi Revisi). Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.

Dj., Y. R. 2017. Penerapan Strategi Segmentasi Pasar dan Positioning Produk Dengan Pendekatan Analisis SWOT Untuk Meningkatkan Penjualan Pada UD. Surya Gemilang Motor di Surabaya. EKBIS, 17, 911.

Khusna, A., Daryanto, H. K., & Utami, M. M. D. 2016. Pengembangan Strategi Agribisnis Sapi Potong di Kabupaten Bondowoso. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 21(2), 69–75. https://doi.org/10.18343/jipi.21.2.69.

Mayulu, H., Sunarso, Sutrisno, I., Sumarsono. 2010. Kebijakan Pengembangan Peternakan Sapi Potong di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian, 29 (1).

Yulianti, Humaidah, N., & Suryanto, D. 2021. Model Pengembangan Peternakan di Nusa Tenggara Barat Terhadap Produktivitas Sapi Bali (Article Review). JURNAL DINAMIKA REKASATWA, 4(1), 83–92.

Yusdja, Y. dan Ilham, N. 2006. Arah Kebijakan Pembangunan Peternakan Rakyat. Pusat analisis social ekonomi dan kebijakan pertanian. Analisis Kebijakan Pertanian 4 : 18-38.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v9i1.29386

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id