TINGKAT PARTISIPASI KELOMPOK WANITA TANI (KWT) DAN KEBERLANJUTAN PROGRAM PEKARANGAN PANGAN LESTARI (P2L) DI KECAMATAN LHOONG KABUPATEN ACEH BESAR

Irfan Zikri, Abdi Ramadhani Tarigan, Otto Nur Abdullah

Abstract


Lahan pertanian di Indonesia setiap memiliki fungsi menjadi lahan perumahan serta lahan industri kurang lebih 2.300 hektar/tahun. Pada era ini, optimalisasi lahan produktif sangat diperlukan untuk meningkatkan ketahanan pangan Indonesia. Salah satu upaya dalam menanggulangi masalah ketersediaan pangan serta ketahan pangan dan kemandirian pangan pada rumah tangga adalah dengan membuat Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Program ini ini adalah salah satu inisiatif yang diambil Indonesia untuk meningkatkan ketahanan pangan. Progam P2L mempunyai konsep pemanfaatan pekarangan berbasis sumber daya dan ramah lingkungan, pelestarian dan konservasi genetik melalui pembibitan desa, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Ini adalah upaya peningkatan ketahanan pangan yang didukung dengan kelembagaan masyarakat melalui kolaborasi dan kebersamaan dalam upaya peningkatan ketahanan pangan keluarga. Partisipasi dari masyarakat sendiri merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Penelitian ini bertujuan memastikan tingkat partisipasi kelompok wanita tani dalam program P2L dan pengaruhnya terhadap keberlanjutan program di Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan analisis Uji Partial Least Square (PLS). Hasilnya menunjukkan tingkat partisipasi anggota KWT terhadap Program P2L yaitu tinggi. Tingkat partisipasi memiliki pengaruh terhadap keberlanjutan program P2L

Keywords


Partisipasi; Program P2L; kelompok wanita tani

Full Text:

PDF

References


Amruddin, A., & Iqbal, M. (2018). pemanfaatan lahan pekarangan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan keluarga di Desa Kanjilo Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa.

Anantanyu S 2009. Partisipasi petani dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan kelompok petani.

Ariningsih E, Rachman HPS. 2016. Strategi peningkatan ketahanan pangan rumah tangga rawan pangan. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian. [Internet]. [dikutip 22 September 2018]. 6(3):239-255.

BPS (2020) Aceh Besar dalam angka 2020.

Chaesfa, Y., & Pandjaitan, N. E. (2013). Persepsi perempuan terhadap lingkungan hidup dan partisipasinya dalam pengelolaan sampah rumahtangga (kasus sebuah kampung di desa babakan, kecamatan dramaga, kabupaten bogor, provinsi jawa barat). Jurnal Sosiologi Pedesaan, 1(02).

Hapsari, D. T., Suprijanto, S., Sangen, M., & Susilawati, S. (2012). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat Pada Kebun Bibit Rakyat (Studi Kasus Pengadaan Bibit Karet Untuk Petani Di Kota Banjarbaru). EnviroScienteae, 8(2), 55-61.

Herawati. 2015 Faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi kontak tani am penyusunan program penyuluhan pertanian.

Kurnia U 2004. Prospek pengairan pertanian tanaman semusim lahan kering. junal Litbang Pertanian. 23(4):130-139.

Kurniawan, M. A., Soemarno, S., & Purnomo, M. (2015). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup di Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Jombang. Indonesian Journal of Environment and Sustainable Development, 6(2).

Mulyadi M .2011. Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Masyarakat desa. Jakarta [ID]: Nadi Pustaka.

Nasdian, F. T. (2014). Pengembangan masyarakat. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Rohmah U. 2016. Tingkat partisipasi petani dalam program UPSUS Pajale di Desa Jatimunggul Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu. [Skripsi]. Bogor [ID]: Institut Pertanian Bogor.

Sadly A. 2004. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi peternak dalam penyuluhan di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Sriati, S., Malini, H., & Wulandari, S. (2020). Group Dynamics and the Farmer Participation on Rural Agribusiness Development Program in Sematang Borang Subdistrict Palembang. Jurnal Penyuluhan, 16(1), 147-158.

Sudrajat, S. (2016). Peningkatan Partisipasi dan Peran Aktif Masyarakat Dalam Pengembangan Usaha Tani Lahan Pekarangan di Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 1(2), 217-230.

Susilawati, Budhisurya E, Anggono RCW, Simanjutak BH. 2013. Analisis kesuburan tanah dengan indikator mikroorganisme tanah pada berbagai sistem penanggulangan lahan di Plateau Dieng. Jurnal Agric. 25(1):64-72.

Susanto D. 2010. Strategi peningkatan kapasitas modal sosial dan kualitas sumberdaya manusia pendamping pengembangan masyarakat. Jurnal Komunikasi Pembangunan.

Syam A. 2003. Sistem pengelolaan lahan kering di daerah aliran sungai bagian hulu. Jurnal Litbang Pertanian.22(4):161-171.

Wulandari PR, Bendesa IKG, Saskara IAN.2014. Analisis partisipasi masyarakat dan kepemimpinan terhadap tingkat keberhasilan proyek Progam nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan di Kecamatan Gerokgak, Buleleng Bali. Jurnal Buletin Studi Ekonomi.19(2):175-183.

Yuhry, M. T. (2011). Alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian. Crop. Sci, 8, 1-3.

Zainap, N., Mursyid, A., & Titin Mariana, Z. (2012). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan lahan pekarangan di Kelurahan Loktabat Utara Kota




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i4.28053

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id