Analisis faktor internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap ekowisata pulau panjang kabupaten aceh singkil

Ashabul Anhar, Tomy Vransiska, Ahmad Baihaqi

Abstract


Abstrak. Pengelolaan ekowisata adalah suatu bentuk perjalanan wisata yang paling mengutamakan keberlanjutan lingkungan, termasuk lingkungan alam dan buatan, serta warisan budaya yang bersifat edukatif dan melibatkan partisipasi aktif dari wisatawan. Kajian ekowisata penting dilakukan agar dapat menjadi pertimbangan untuk pengembangan ekowisata tersebut. Strategi pengembangan ekowisata Pulau Panjang di Kawasan taman wisata alam pulau banyak yang berada di Aceh Singkil belum pernah dijalankan sebelumnya, oleh karena itu penelitian ini harus dilaksanakan. Dalam studi ini, analisis data dilakukan dengan menerapkan analisis IFAS (Internal Factor Analysis Summary) dan EFAS (External Factor Analysis Summary). Hasil penelitian yang paling mempengaruhi pengembangan wisata pulau Panjang terdiri dari kekuatan  yaitu keindahan pantai yang ditawarkan tergolong bagus dari dengan nilai bobot sebesar 0,15 dan rating 4, serta mencapai skor tertinggi sebesar 0,59, sementara itu, faktor lainnya adalah kegiatan promosi yang masih  kurang dianggap sebagai kelemahan utama dengan bobot 0,10 rating 3 dan skor 0,30. Sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi wisata pulau Panjang terdiri dari peluang adalah daya tarik ekowisata diminati oleh wisatawan semua umur dengan bobot sebesar 0,14, rating 4, dan mencapai skor sebesar 0,58. Sementara ancaman utama bagi ekowisata pulau Panjang adalah kenaikan biaya kebutuhan hidup yang mengganggu minat berwisata memperoleh bobot 0,11, rating 3 dan skor 0,32. Matriks Grand Strategy menunjukkan bahwa koordinat hasil perhitungan berada dalam kuadran I, yang juga dikenal sebagai daerah SO (Strenght Opportunity). Ini mengindikasikan bahwa strategi pengembangan ekowisata di Pulau Panjang dalam Taman Wisata Alam Pulau Banyak mendukung pendekatan kebijakan pertumbuhan agresif (strategi berorientasi pada pertumbuhan) atau bisa diartikan objek wisata ini memiliki kondisi yang baik sehingga memungkinkan melakukan pengembangan lebih lanjut.

Analysis Of Internal And External Factors Affecting Ecotourism On Long Island, Aceh Singkil District

Abstract. Ecotourism management is a form of tourism travel that prioritizes environmental sustainability, including the natural and man-made environment, as well as cultural heritage, which is educational and involves active participation of tourists. Ecotourism studies are important to do so that they can be a consideration for the development of ecotourism. The ecotourism development strategy of Panjang Island in the area of Banyak island Natural Tourism Park in Aceh Singkil has never been carried out before, therefore this research needs to be carried out. In this study, data analysis was conducted by applying IFAS (Internal Factor Analysis Summary) and EFAS (External Factor Analysis Summary) analysis. The results of the study that most affect the development of Panjang Island tourism consist of strengths, namely the beauty of the beach offered is classified as good with a weight value of 0.15 and a rating of 4, and achieved the highest score of 0.59, while other factors are promotional activities that are still lacking are considered as the main weakness with a weight value of 0.10 rating 3 and a score of 0.30. While the external factors affecting Panjang Island tourism consist of opportunities is the attraction of ecotourism in demand by tourists of all ages with a weight of 0.14, rating 4, and reaching a score of 0.58. While the main threat to Panjang Island ecotourism is the increase in the cost of living needs that interfere with interest in traveling, obtaining a weight of 0.11, a rating of 3 and a score of 0.32. The Grand Strategy Matrix shows that the calculated coordinates are in quadrant I, also known as the SO (Strength Opportunity) area. This indicates that the ecotourism development strategy on Panjang Island in Pulau Banyak Nature Tourism Park supports an aggressive growth policy approach (growth oriented strategy), or it can be interpreted that this tourist attraction has good conditions for further development


Keywords


Taman Wisata Alam, ,IFAS dan EFAS, Pulau Banyak ; Nature Tourism Park, IFAS and EFAS, Pulau Banyak

Full Text:

PDF

References


Achmad, A., 2017. Membangun Ekowisata Alam Liar. Pusat Kajian Media dan Sumber LKPP. Universitas Hasanuddin, Makassar.

Amali, N, R., 2016. Strategi Pengembangan Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Universitas Brawijaya. Malang

Beljai, M., Muntasib, E.K.S.H. and Sulistyantara, B. 2014. Konsep Penataan Lanskap untuk Wisata Alam di Kawasan Taman Wisata Alam Sorong. Journal Manusia dan Lingkungan. 21(3), pp. 356-365.

Butarbutar, R., 2013. Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Malang: Penerbit CV. Asrori.

Chowindra, C. 2015. Studi Deskriptif Perilaku Generasi Muda Surabaya dalam Melakukan Aktivitas Berwisata. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, 4(1)

Mawardi., 2021. Strategi Pengembangan Kawasan Ekowisata Kedah Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Universitas Syiah kuala, 6(1)

Munawaroh,S, Murtolo.,Sudarmo.A,Budi.,Noor.A,Triwahyono.,Tugas,Adrianto,A.,1999. Peranan Kebudayaan Daerah Dalam Perwujudan Masyarakat Industri Pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. (Direktorat Jendra Kebudayaan) Penerbit.Yogyakarta : Proyek Pengkajian dan Pembinaan Nilai-nilai Budaya Pusat Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional.

Rangkuti F. 2008. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. PT Gramedia Pustaka Utama.

Robert G. Dyson (2004). Strategic development and SWOT analysis at the University of Warwick. In Elsevier - European Journal of Operational Research

Sari, D., Kusumah, A.H.G., Marhanah, A. 2018. Analisis Faktor Motivasi Wisatawan Muda Dalam Mengunjungi Destinasi Wisata Minat Khusus. Journal Of Indonesian Tourism, Hospitality And Recreation,1(2)

Sugiyono., 2006. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suhendang, E., 2013. Perkembangan Paradigma Kehutanan: Pengelolaan Hutan Berbasis Ekosistem sebagai Pendekatan untuk Pengelolaan Hutan Indonesia dalam Paradigma Indonesia Baru. Intstitut Pertanian Bogor. Bogor.

Supriadi, B.,Roedjinandari, N., 2017 Perencanaan dan Pengembangan Destinasi Pariwisata, Universitas Negeri Malang. Malang.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i4.27973

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id