Tingkat Partisipasi Kelompok Tani Hutan Konservasi Terhadap Program Kemitraan Konservasi di Desa Marpunge Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues

Rizki Daulay, Ashabul Anhar, Andi Fauzan R. Pohan

Abstract


Abstrak. Kawasan konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri-ciri tertentu yang fungsi utamanya melestarikan keanekaragaman tumbuhan, satwa dan ekosistemnya. Pemanfaatan sumber daya hutan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan sangat sulit untuk dihindari. Pengelolaannya kini mencakup tujuan ekonomi, sosial dan kebijakan kehutanan yang harus melibatkan partisipasi masyarakat. Dinamika kelompok masyarakat di kawasan hutan konservasi merupakan salah satu upaya menjaga lingkungan melalui program kerjasama konservasi yang menjadi salah satu upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan melalui program kemitraan konservasi. Pengelola Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) melakukan kerja sama dengan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan melalui program kemitraan konservasi melalui upaya pemulihan ekosistem dan pemberdayaan masyarakat dengan membentuk Kelompok Tani Hutan Konservasi (KTHK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi KTHK terhadap program kemitraan konservasi dan mengetahui pendapatan KTHK di Desa Marpunge Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues. Pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara (kuesioner), studi pustaka dan dokumentasi. Penelitian ini dinalisis menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan KTHK di Desa Marpunge Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues sangat mendukung penuh program tersebut. Hal ini dibuktikan dengan tingkat partisipasi KTHK terhadap program kemitraan konservasi termasuk dalam kategori tinggi dengan proporsi 88%. Berdasarkan lima jenis komoditi yang diproduksi anggota Kelompok Tani Hutan Konservasi tersebut maka diperoleh analisis pendapatan yaitu total penerimaan anggota KTHK Desa Marpunge rata-rata Rp 80.500.000 sedangkan jumlah biaya yang dikeluarkan rata-rata Rp 30.387.000 jadi total rata-rata yang diperoleh anggota Kelompok Tani Hutan Konservasi sebesar Rp 50.113.000/bulan.

Abstract. Conservation areas are forest areas with certain characteristics whose main function is to preserve the diversity of plants, animals and their ecosystems. Utilization of forest resources by communities living around forest areas is very difficult to avoid. Management now includes economic, social and forestry policy objectives that must involve community participation. The dynamics of community groups in conservation forest areas is one of the efforts to protect the environment through conservation cooperation programs which is one of the efforts to preserve the environment through conservation partnership programs. The management of Gunung Leuser National Park is collaborating with communities around the area through a conservation partnership program through ecosystem restoration efforts and community empowerment by forming a Conservation Forest Farmer Group. This research aims to determine the level of Conservation Forest Farmer Group participation in the conservation partnership program and determine the income of Conservation Forest Farmer Group in Marpunge Village, Putri Betung District, Gayo Lues Regency. Data collection was carried out using interview methods (questionnaires), literature study and documentation. This research was analyzed using a descriptive approach. The research results show that Conservation Forest Farmer Group in Marpunge Village, Putri Betung District, Gayo Lues Regency fully supports the program. This is proven by the level of Conservation Forest Farmer Group participation in the conservation partnership program which is in the high category with a proportion of 88%. Based on the five types of commodities produced by members of the Conservation Forest Farmers Group, an income analysis was obtained, namely that the total income of Conservation Forest Farmer Group members of Marpunge Village was an average of IDR 80,500,000 while the total costs incurred were an average of IDR. 30,387,000 so that the average total earned by members of the Conservation Forest Farmer Group is IDR. 50,113,000/month.


Keywords


Kemitraan Konservasi; Masyarakat; Partisipasi; Pendapatan; Conservation partnership; community; participation; revenue

Full Text:

PDF

References


Anhar, A., Reni, R. Y., Ryan, M. 2020. Pendapatan Petani Agroforestri d Kecamatan Pantan Cuaca Kabupaten Gayo Lues, Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 5 (3).

Arikunto, S. 2013. Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Bahar, R., Iqbar., Ashabul., A. 2020. Tumbuhan Obat di Zona Penyangga Taman Nasional Gunung Leuser Studi Kasus Desa Ketambe Kecamatan Ketambe Kabupaten Aceh Tenggara. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 5(3).

Firdha, R., Herlina and Fariadi, H. 2014. Tingkat Partisipasi Kelompok Tani Terhadap Program Hutan Kemasyarakatan (Hkm) di Desa Tebat Pulau Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong. AGRITEPA. 1(1): 67.

Kholilur, R. 2020. Analisis Perubahan Mata Pencaharian dan Kesejahteraan Masyarakat Mayong setelah adanya Industri Besar dalam Perspektif Maqasid Syari’ah (Studi Kasus Desa Sengonbugel Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara), IAIN KUDUS.

KLHK, 2018. (a) Refleksi hutan sosial: Hutan untuk rakyat. humas. http://ppid.menlhk.go.id/siaran_pers/browse/1718. Diakses tanggal: 24 Mei. 2022.

KLHK. 2018. (b) Tentang Pedoman Kelompok Tani Hutan. Jakarta: Direktur Jenderal Peraturan Perundang-Undangan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Kusnandar, V.B. 2019. Inilah Deforestasi di Indonesia Periode 1990-2017. https://databoks.katadata.co.id/datap ublish/2019/08/20/inilah-deforestasidi-indonesia-periode-1990-2017. Diakses tanggal: 24 Mei 2022.

Mulyadi, 2018. Sistem Informasi Akuntansi. Yogyakarta: Penerbit BPFE

Nugroho, S.S. 2020. Hukum Konservasi Sumber Daya Alam dan Keanekaragaman Hayati: Sebuah Dilema antara Potensi dan Ancaman Kepunahan. Jawa Tengah: Lakeisha.

Nurmala, L., Soetoro., and Noormansyah, Z. 2016. Analisis Biaya, Pendapatan Dan R/C Usahatani Kubis (Brassica Oleraceal). Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH. 2(2).

Qodriyatun, S.N. 2019. Peran Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Kawasan Konservasi Secara Kolaboratif. Pusat Penelitian, Bidang Ekonomi dan Kebijakan Publik, BKD. 24(1): 43-56.

Rukminda, G.M. Soekmadi. R. & Adiwibowo. S. 2020. Perspektif masyarakat terhadap program kemitraan kehutanan sebagai solusi konflik tenurial di kesatuan pengelolaan hutan lindung Rinjani Barat. Jurnal Media Konservasi. 25(1): 17–25.

Sholihin, A.I. 2013. Buku Pintar Ekonomi Syariah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukirno, S. 2013. Makro Ekonomi Teori Pengantar Edisi Ketiga. Jakarta: Rajagrafindo.

Suratiyah. 2015. Ilmu Usahatani. Jakarta Timur: Penebar Swadaya.

Sutrisno, E. Andhika, S. Y. 2019. Pembentukan Kelompok Tani Hutan sebagai Upaya Resolusi Konflik melalui Konsep Pemberdayaan Masyarakat di KHDTK Kepau Jaya. Unri Conference Series: Community Engagement 1: 74-82.

Suyono, B., and Hermawan, H. 2013. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja pada Industri Kerajinan Kulit di Kabupaten Magetan. Jurnal Ekomaks, 2(2).

Tulusan F. M. G., and Londa V. Y. 2014. Peningkatan Pendapatan Masyarakat Melalui Program Pemberdayaan di Desa Lolah II Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa. Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum. 1(1).

Widjayanthi, L. and Firmana., C. 2020. Partisipasi Petani terhadap Program Rehabilitasi Lahan Rehab Kawasan Meru Betiri di Desa Wonoasri Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember. Jurnal Kirana. 1(2): 105-116.

Winata, A., and Yuliana, E. 2012. Tingkat Partisipasi Petani Hutan dalam Program Pengelolaan. MIMBAR. 28 (1): 65-76.

Wiratno., 2013. Dari Penebang Hutan Liar ke Konservasi Leuser Tangkahan dan Pengembangan Ekowisata Leuser. Jakarta: YOSL-OIC dan UNESCO.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i4.27969

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id