Studi Daerah Rawan Banjir Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus Sub DAS Aih Rikit Kabupaten Gayo Lues)

Akhiruddin Hasibuan, Ali Makmur, Hairul Basri

Abstract


Berdasarkan histori data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gayo Lues, kejadian banjir di Sub DAS Aih Rikit pada Januari – April 2022 mencapai 11 kali. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji daerah rawan banjir menggunakan system informasi geografis di Sub DAS Air Rikit Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini menggunakan metode weighted overlay dengan melakukan tumpang susun hasil analisis dari keenam parameter yaitu: peta penggunaan lahan, peta ketinggian tempat, peta kelerengan, peta curah hujan, peta jenis tanah dan peta buffer sungai. Hasil analisis daerah rawan banjir di Sub DAS Aih Rikit menghasilkan 3 zona tingkat kerentanan banjir yaitu zona tidak rawan, zona rawan dan zona sangat rawan banjir. Zona kerentanan banjir paling luas berada pada kelas rawan dengan luas 32.780,78 Hektar dari wilayah penelitian. Zona tidak rawan banjir memiliki sebaran luas 25.164,80 Hektar dari luas lokasi penelitian. Sementara itu, zona dengan luas wilayah paling kecil berada pada kelas sangat rawan dengan 9.120,82 Hektar dari wilayah penelitian.


Keywords


Bencana Banjir; Kerawanan Banjir; Sistem Informasi Geografi; Flood Disaster; Flood Vulnerability; Geographic Information System

Full Text:

PDF

References


Candra, R. K. dan Supriharjo, R. D., 2013. Mitigasi Bencana Banjir Rob di Jakarta Utara. Jurnal Teknik Pomits, 2(1), pp.25-30.

Isnin, M., Basri, H. dan Romano., 2012. Nilai Ekonomi Ketersediaan Hasil Air dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Jreu Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Manajemen Sumberdaya Lahan. 1(2), pp.184-193.

Kusumo, P. and Nursari, E., 2016. Zonasi Tingkat Kerawanan Banjir dengan Sistem Informasi Geografis Pada DAS Cidurian Kab. Serang, Banten. Jurnal String, 1(1), pp.29-38.

Matondang, J. P., Kahar, S. dan Sasmito, B., 2013. Analisis Zonasi Daerah Rentan Banjir dengan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus: Kota Kendal dan Sekitarnya). Jurnal Geodesi Undip. 2(2), pp.103-113.

Pandega, A. K. dan Hastuti, E.W.D., 2019. Analisis Potensi Banjir Berdasarkan Metode AHP Daerah Sumber Jaya dan Sekitarnya, Kabupaten Oku Selatan, Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya Palembang, pp.495-500.

Purnama, A., 2008. Pemetaan Kawasan Rawan Banjir di Daerah Aliran Sungai Cisadane Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Bogor: Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.

Siddiq, I., Basri, H. dan Anhar, A., 2021. Analisis Tingkat Kerawanan Banjir di Sub DAS Lawe Natam Kabupaten Aceh Tenggara. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Unsyiah, 6(3), pp.390-400.

Suhardiman., 2012. Zonasi Tingkat Kerawanan Banjir dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) pada Sub DAS Walanae Hilir. Universitas Hasanuddin Makassar.

Utomo, W. Y., 2004. Pemetaan Kawasan Berpotensi Banjir di DAS Kaligarang Semarang dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Wahyuni, O. S., Rusdi, M. dan Basri, H., 2021. Analisis Zonasi Kerentanan Banjir di Kabupaten Aceh Singkil. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Unsyiah, 6(2), pp.143-155.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i4.27965

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id