Potensi dan Cadangan Karbon pada Beberapa Tipe Penggunaan Lahan di Kecamatan Pasie Raya Kabupaten Aceh Jaya

Muhammad Irfan, Ilyas Ilyas, Sufardi Sufardi

Abstract


Abstrak. Konversi hutan menjadi areal pertanian dapat menurunkan fungsi ekosistem karena dapat menurunkan cadangan karbon di suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi dan cadangan karbon (C) pada beberapa tipe penggunaan lahan di Kecamatan Pasie Raya Kabupaten Aceh Jaya. Areal yang dikaji seluas 1.405,64 hektar yang terbagi atas tiga tipe penggunaan lahan yaitu: areal gambut seluas 539,53 ha, perkebunan kelapa sawit 653,98 ha, dan lahan sawah tadah hujan 212,13 ha. Pengambilan sampel tanah utuh dilakukan menggunakan ring sampel dan sampel tanah tidak utuh dilakukan menggunakan bor gambut menurut kedalaman 0-75 cm, 75-150 cm, dan 150-225 cm untuk tipe hutan, dan 0-20, 20-40, 40-100 cm pada areal perkebunan kelapa sawit dan lahan sawah tadah hujan. Kandungan C organik ditetapkan dengan menggunakan metode Walkley & Black dan metode pengabuan kering atau LOI (Lost on Ignition) sedangkan bulk density (BD) ditetap secara gravimetrik. Potensi karbon pada tiga tipe penggunaan lahan gambut dihitung dari perkalian data persen C organik dengan BD (Agus et al. 2007) sedangkan cadangan karbon dihitung menurut sebaran luas areal. Hasil peneltian menunjukkan bahwa potensi dan cadangan karbon pada lahan di Kecamatan Pasie Kabupaten Aceh Jaya bervariasi tergantung pada tipe penggunaan lahan yaitu berkisar dari 27,12-2.174,44 t ha-1. Potensi C tertinggi terdapat pada areal hutan gambut yang selanjutnya diikuti oleh lahan sawah tadah hujan, dan terendah pada perkebunan kelapa sawit. Total cadangan karbon di pada ketiga tipe penggunaan lahan tersebut di Kecamatan Pasie Raya Aceh Jaya sebesar 1.197.761,11 ton.

Potential and Carbon Stocks in Several Types of Land Use in Pasie Raya Sub-District, Aceh Jaya Regency

Abstract. Conversion of forests into agricultural areas can reduce ecosystem function because it can reduce carbon stocks in an area. This research aims to evaluate the potential and carbon (C) reserves in several types of land use in Pasie Raya sub-district, Aceh Jaya Regency. The area studied was 1,405.64 hectares, divided into three types of land use, namely: peat area 539.53 ha, oil palm plantations 653.98 ha, and rainfed rice fields 212.13 ha. Intact soil samples were taken using a sample ring and incomplete soil samples were carried out using a peat auger according to depths of 0-75 cm, 75-150 cm, and 150-225 cm for forest types, and 0-20, 20-40, 40-100 cm in oil palm plantation areas and rainfed rice fields. The organic C content was determined using the Walkley & Black method and the dry ashing method or LOI (Lost on Ignition) while the bulk density (BD) was determined gravimetrically. The carbon potential for the three types of peat land use is calculated by multiplying the percent organic C data by BD (Agus et al. 2007) while carbon stocks are calculated according to the area of each land type. The research results show that the potential and carbon stocks on land in Pasie Raya sub-district, Aceh Jaya Regency vary depending on the type of land use, ranging from 27.12-2,174.44 t ha-1. The highest C potential is found in peat forest areas, followed by rainfed rice fields, and the lowest in oil palm plantations. The total carbon stock in the three types of land use in Pasie Raya sub-district, Aceh Jaya is 1.197.761,11 tons.

 


Keywords


Tipe penggunaan lahan, potensi, cadangan karbon

Full Text:

PDF

References


Abdullah, U. H., Sufardi, S., Syafruddin, S., Arabia, T. 2022. Soil organic carbon of grassland and bush forest on dryland in Aceh Besar District, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 23(5).

Agus F dan Subiksa IGM. 2008. Lahan Gambut: Potensi untuk Pertanian dan Aspek Lingkungan. Balai Penelitian Tanah dan World Agroforestry Centre (ICRAF). Bogor.

Agus F, Hairiah K, Mulyani A. 2011. Pengukuran Cadangan Karbon Tanah Gambut. Petunjuk Praktis. World Agroforestry Centre-ICRAF, SEA Regional Office dan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP), Bogor, Indonesia. 58 p.

Agus F, Markus A, Ali J, Masganti. 2016. Lahan Gambut Indonesia: Pembentukan, Karakteristik, dan Potensi Mendukung Ketahanan Pangan. Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian. Jakarta.

Agus F. 2007. Cadangan, Emisi dan Konservasi Karbon pada Lahan Gambut. Bunga Rampai Konservasi Tanah dan Air. Pengurus Pusat Masyarakat Konservasi Tanah dan Air Indonesia. 2004-2007.

Anwar K. 2012. Pengelolaan Lahan Gambut untuk Usahatani Berkelanjutan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 435-443.

Dariah Ai, Susanti E, Agus F. 2011. Simpanan Karbon dan Emisi CO2 Lahan Gambut.http://balittanah.litbang.pertanian.go.id/ind/dokumentasi/lainnya/ai%20dariah.pdf. Diakses tanggal : 12 September 2022.

DLHK Provinsi Aceh. 2022. Shapefile Lahan Gambut Kabupaten Aceh Jaya. Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Aceh, Banda Aceh.

Fitriana, R. 2008. Mengenal Hutan. Putra Setia, Bandung.

Hanafiah KA. 2005. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Hooijer A, Silvius M, Woosten H, Page S. 2006. Peat CO2, assessment of CO2 emission from drained peatlands in SE Asia. Delf Hydraulics report Q3943.

LPT. 2005. Pedoman Analisis Tanah, Air, dan Tanaman. Lembaga Peneltian Tanah. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Bogor.

Nakita, C., Najicha, F. U. 2022. Pengaruh deforestasi dan upaya menjaga kelestarian hutan di Indonesia. Ius Civile: Refleksi Penegakan Hukum dan Keadilan, 6(1), 92-103.

Saleilei AA, Salampak, Yulianti N, Adji FF, Damanik FF, Giyanto. 2022. Studi kandungan C-organik, kadar abu, dan bobot isi gambut pedalaman di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Tumbang Nusa, Kalimantan Tengah. Jurnal Ilmu Lingkungan. Program Studi Magister Ilmu Lingkungan PPS Universitas Riau.

Soil Survey Staff. 2014. Keys Soil Taxonomy, Twelfth Edition. Washington. USDA. 372 hal.

Subiksa IGM. 2012. Pugam: Pupuk rendah emisi GRK untuk lahan gambut. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian Vol 3. No. 2. 2012.

Sufardi, Manfarizah, Khairullah. 2016. Pemanfaatan Lahan Gambut untuk Perkebunan Kelapa Sawit di Areal Hutan Rawa Gambut Tripa Provinsi Aceh: Kendala dan Solusi. Jurnal Pertanian Tropik Vol.3, No.3. Desember 2016. (30): 267- 277.

Sufardi, S., Syafruddin, S., Arabia, T., Khairullah, K., Umar, H. A. 2022. Comparison of carbon content in soil and biomass in various types of sub-optimal dryland use in Aceh Besar, Indonesia. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 1116, No. 1, p. 012049). IOP Publishing.

Umar, H. A., Sufardi, S., Syafruddin, S., Arabia, T., Anwar, C. 2022. Analysis Distribution of Biomass Carbon of Grasslands, Shrubs, and Rainfed Rice Fields on Dry Land in the Aceh Besar District Indonesia. Environmental Protection and Natural Resources, 33(2), 29-35.

Wahyuni, H., Suranto, S. 2021. Dampak deforestasi hutan skala besar terhadap pemanasan global di Indonesia. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 6(1), 148-162.

Wahyunto, Ritung S, Subagjo H. 2003. Maps of Area of Peatland Distribution and Carbon Content in Sumatera, 1990 – 2002. Wetlands International - Indonesia Programme & Wildlife Habitat Canada (WHC). Bogor.

Wibowo, A. 2010. Konversi hutan menjadi tanaman kelapa sawit pada lahan gambut: implikasi perubahan iklim dan kebijakan. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, 7(4), 251-260.

Widyawati E, Rostiawati T. 2010. Memahami Sifat-Sifat Tanah Gambut untuk Optimasi Pemanfaatan Lahan Gambut. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan Tanaman. Bogor.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i4.27896

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id