Evaluasi Kualitas Fisik dan Produksi Asam Lakat Silase Rumput Odot yang Diinokulasi dengan Lactobacillus plantarum dan Kluyveromyces lactis sebagai Pakan Ternak

T.M. Zikra Al-Fatah, Samadi Samadi, Sitti Wajizah

Abstract


Rumput odot memiliki potensi sebagai pakan ternak yang unggul karena memiliki produksi dan kandungan nutrisi yang tinggi. Untuk menjaga ketersediaan dan mempertahankan nilai nutrisi rumput odot, diperlukan berbagai strategi, terutama dalam pengawetan dan penyediaannya. Salah satu cara untuk mempertahankan kualitas rumput adalah dengan menggunakan teknologi silase. Lactobacillus plantarum dan Kluyveromyces lactis, merupakan mikroorganisme yang dapat digunakan untuk memaksimalkan proses ensilase. Kombinasi kedua jenis mikroorganisme ini diharapkan dapat saling mendukung dalam proses ensilase rumput odot, sehingga kualitas nutrisinya dapat tetap optimal. Tujuan penelitian ini mengevaluasi kualitas fisik (warna, aroma, tekstur, jamur) , pH dan produksi asam laktat dari silase rumput odot yang ditambahkan inokulum L. plantarum dan K. lactis sebagai pakan ternak. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas 4 perlakuan dengan ulangan masing-masing sebanyak 4 kali. Perlakuan yang digunakan sebagai berikut: P0 (Rumput odot 1 kg tanpa penambahan inokulum), P1 (Rumput odot 1 kg + L. plantarum 10-7 1,5%), P2 (Rumput odot 1 kg + K. lactis 10­-5 1,5%), dan P3 (Rumput odot 1 kg + L. plantarum 10-7 0,75% dan K. lactis 10­-5 0,75%). Parameter yang diamati adalah kualitas fisik (warna, aroma tekstur, jamur), pH dan produksi asam laktat dari silase rumput odot. Hasil pengamatan terhadap kualitas fisik silase rumput odot meliputi warna, aroma, tekstur dan jamur menunjukkan silase yang dihasilkan berada pada kategori sedang. Perlakuan P3 (L. plantarum + K. lactis) mendapatkan nilai rerata tertinggi untuk warna, aroma, dan jamur, sedangkan untuk tekstur nilai rerata tertinggi didapatkan pada perlakuan P1 (L. plantarum). Nilai rerata tertinggi kualitas fisik silase terdapat pada perlakuan P3 (L. plantarum + K. lactis), diikuti oleh perlakuan P1 (L. plantarum), P2 (K. lactis), dan P0 (kontrol tanpa inokulum) mendapat nilai rerata terendah.  Hasil analisis ragam menunjukkan tidak terdapat perbedaan pengaruh antar perlakuan (P>0,05) terhadap pH dan kadar asam laktat silase rumput odot. Secara keseluruhan, nilai pH yang diperoleh pada semua perlakuan berada pada kategori silase yang baik, dan kadar asam laktat tertinggi diperoleh pada perlakuan P3 (L. plantarum + K. lactis). Disimpulkan bahwa, penambahan inokulum pada proses ensilase rumput odot dapat mempertahankan kualitas fisik silase dengan pH dan kadar asam laktat yang optimal. Perlakuan P3 (L. plantarum + K. lactis) merupakan perlakuan yang terbaik dibandingkan perlakuan lainnya, karena secara fisik dan kimia mempunyai kualitas silase yang terbaik.

Keywords


Silase rumput odot, kualitas fisik dan produksi asam laktat, Lactobacillus plantarum, Kluyveromyces lactis

Full Text:

PDF

References


Abdelhadi, L. O., Santini F. J. and Gagliostro G. A., 2005. Corn silage of high moisture corn supplements for beef heifers grazing temperate pasture; effects on performance ruminal fermentatioan and ini situ pasture digestion. Anim Feed Sci. 118: 63-78.

Asmoro, S. D., 2017. Pengaruh Jenis Hijauan pada Pembuatan Silase Pakan Lengkap terhadap Kualitas Fisik, pH, dan Kandungan Nutrisi. Skripsi. Fakultas Peternakan. Universitas Brawijaya. Malang

Banu, M., Supratman, H. and Hidayati, Y. A., 2019. Penggaruh Berbagai Bahan Aditif Terhadap Kualitas Fisik dan Kimia Silase Jerami Jagung (Zea mays. L). Jurnal Ilmu Ternak. 19(2): 90-96.

.

Heinritz, S. N., Martens, S. D., Avila, P. and Hoedtke, S., 2012. The effect of inoculant and sucrose addition on the silage quality of tropical forage legumes with varying ensilability. Animal Feed Science. 174:201-210.

Kitamoto, H. K., Ohmomo, S. dan Nakahara, T., 1993. Selection of Killer Yeasts (Kluyveromyces lactis) to Prevent Aerobic Deterioration In Silage Making. Journal of dairy science, 76(3), pp.803-811

Kitamoto, D., Isoda, H. and Nakhara, T. 2002. Review : Functions and Potential Applications of Glycolipid Biosurfuctant-From Energy-Saving Material to Gene Deleveiry Carriers . Journal of Bioscience and Bioengineering. 94 (3) : 187-201.

Prabowo, A., Susanti A. E., dan Karman J., 2013. Pengaruh Penambahan Bakteri Asam Laktat terhadap pH dan Penampilan Fisik Silase Jerami Kacang Tanah. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner.

Raldi, M., Kojo., Rustandi., Tulung, Y .R. L and Malalantang, S. S., 2015. Pengaruh Penambahan Dedak Padi Dan Tepung jagung Terhadap Kualitas Fisik Silase Rumput gajah (Pennisetum purpereum cv. hawaii). jurnal zootek. 35(1) : 21-29.

Ridwan, M., Saeful, H. D. and Hernaman, I., 2020. Kadar Asam Laktat, Amonia dan pH Silase Limbah Singkong Dengan Pemberian Molases Berbeda. Majalah Ilmiah Perternakan, Volume 23 Nomor 1.

Siregar, S. B., 1996. Pengawetan pakan ternak. Penebar Swadaya, Jakarta

Sofyan, L. A. dan Aboenawan, L., 2011. Microbiological Characteristic And Fermentability

Steel, R. G. D. and Torrie, J. H., 1995. Pinsip Prosedur Statistika. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Wallace, R. J. and Chesson, C., 1995. Biotechnology in Animal Feeds and Animal Feeding. Winheim. Ithaca and London

Yuliana, S., 2008. Uji Kualitas Fisik Ransum Komplit dalam Bentuk Wafer Berbahan Baku Jerami padi pada Produk Fermentasi Trichoderma Viride. Skripsi. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Yulianto, P. and Saparinto, C., 2010. Pembesaran Sapi Potong Secara Intensif. Depok: Penebar Swadaya.

Yusmadi, Nahrowi and Muhammad, R. 2008. Kajian Mutu dan Palatibilitas Silase dan Hay Ransum Komplit Berbasis Sampah Organik Primer pada Kambing Peranakan Etawa. Agripet: Vol (8) No. 1: 31-38

Zakariah, M. A., Utomo, R. and Bachruddin, Z., 2015. Pengaruh Inokulum Campuran Lactobacillus plantarum Dan Saccharomyces cerevisiae Terhadap Kualitas Organoleptik, Fisik, dan Kimia Silase Kulit Buah Kakao, Buletin Peternakan, 39(1), pp. 1–8.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i4.27838

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id