Hubungan antara Karakteristik Lahan dan Produksi Kopi Robusta di Kabupaten Pidie

Muhammad Hifzan Azka, Yusya Abubakar, Abubakar Karim

Abstract


Abstrak. Karakteristik lahan memiliki hubungan yang positif dan negatif terhadap produksi yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik lahan dan produksi kopi robusta di Kabupaten Pidie Aceh. Penelitian telah dilaksanakan di kebun kopi robusta rakyat di Kecamatan Tangse, Mane, dan Geumpang Kabupaten Pidie Aceh. Parameter yang diamati ialah pH tanah, C-organik, N-total, P-tersedia, Ca-dapat ditukar, Mg-dapat ditukar, K-dapat ditukar, Na-dapat ditukar, kejenuhan basa dan kapasitas tukar kation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi kopi robusta di lokasi penelitian masih jauh dari potensi produksi. Produktivitas yang dihasilkan lebih rendah dari 1 ton per hektar per tahun. Padahal, potensi produktivitas kopi robusta dapat mencapai 1,5 ton per hektar per tahun. Parameter karakteristik lahan yang menjadi pembatas dalam budidaya tanaman kopi adalah pH tanah, P-tersedia, dan kejenuhan basa. Korelasi antara karakteristik lahan dan produksi tergolong rendah, dengan nilai r = 0,136.

Relationship between Land Characteristics and Robusta Coffee Production in Pidie Regency

Abstract. Land characteristics have a positive and negative relationship with the production produced. This research aims to determine the relationship between land characteristics and robusta coffee production in Pidie Regency, Aceh. Research was carried out in people's robusta coffee plantations in Tangse, Mane and Geumpang Districts, Pidie Regency, Aceh. The parameters observed were soil pH, C-organic, N-total, P-available, Ca-exchangeable, Mg-exchangeable, K-exchangeable, Na-exchangeable, base saturation and cation exchange capacity. The research results show that robusta coffee production at the research location is still far from production potential. The resulting productivity is lower than 1 ton per hectare per year. In fact, the potential productivity of robusta coffee can reach 1.5 tonnes per hectare per year. Land characteristic parameters that are limiting in cultivating coffee plants are soil pH, P-available, and base saturation. The correlation between production and land characteristics is low, with a value of r = 0.136.


Keywords


Produksi; Kopi Robusta; Karakteristik Lahan; Production; Robusta Coffee; Land Characteristics

Full Text:

PDF

References


Ardjasa, W.S., I.G. Ismail. and S. Effendi., 1981. The Application of Downpon on Alang-Alang. APWSS Conferences. India.

Barry, D., 2012. Coffee Business Services and Academy. Uganda. 1:1-2.

Bot, A. and J. Benites., 2005. the importance of soil organic matter. key to drought-resistant soil and sustained food and production. FAO Soils Buletin 80. Food and Agricukture Organization of the United Nations. Rome. 1(1): 1-71.

Bunn, C, P. Läderach., O.O. Rivera. and D. Kirschke., 2015. A Bitter cup: climate change profile of global production of arabica and robusta coffee. Climate Change. 129(1): 89-101.

Chadwick, O.A., R.T. Gavenda., E.F. Kelly., K. Ziegler., C.G. Olson., W.C. Elliott. and D.M. Hendricks., 2003. The impact of climate on the biogeochemical functioning of volcanic soils. Chemical Geology. 202(3-4): 195-223.

Chairuman., 2008. Efektivitas Cendawan Mikoriza Arbuskula pada Beberapa Tingkat Pemberian Kompos Jerami Terhadap Ketersediaan Fosfat Serta Pertumbuhan dan Produksi Padi Gogo di Tanah Ultisol. Universitas Sumatera Utara. Medan.

Da-Silva, E.A., Mazzafera., Brunini., Sakai., Arruda., Mattoso. and Pires., 2005. The influence of water management and environmental conditions on the chemical composition and beverage quality of coffee beans. Brazilian Journal of Plant Physiology. 17(2): 229-238.

Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh., 2019. Rekapitulasi Perkembangan Luas Areal dan Produksi Komoditi Perkebunan Rakyat Kabupaten Pidie Angka Tetap Tahun 2019. Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh. Aceh.

Djaenudin, D., Marwan., Subagjo. and A. Hidayat., 2003. Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan untuk Komoditas Pertanian. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat (Puslitbangtanak). Bogor.

Hakim, N., 2006. Pengelolan Kesuburan Tanah Masam dengan Teknologi Pengapuran Terpadu. Andalas University Press. Padang.

Hanafiah, K.A., 2007. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Hardjowigeno, S., 2003. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo. Jakarta.

Hardjowigeno, S. and Widiatmaka., 2007. Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Perencanaan Tata Guna Lahan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hardjowigeno, S., 2010. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo. Jakarta.

Hulupi, R., 1999. Bahan tanaman kopi yang sesuai untuk kondisi agroklimat di Indonesia. Warta Pusat Penelitian Kopi dan Kakao. 15(1): 64-85.

Indzere, Z., Z. Khabdullina., A. Khabdullin. and D. Blumberga., 2018. The benchmarking of chicory coffee’s production. Elsevier. 147(1): 631-635.

Krull, E.S., J.O. Skjemstad. and J.A. Baldock., 2009. Functions of Soil Organic Matter and the Effect on Soil Properties. GRDC Final Report. 1-128.

Murphy, B., 2015. Key soil functional properties affected by soil organic matter– evidence from published literature. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science. 25: 1-6.

Nurmegawati, W., E. Makruf., D. Sugandi. and T. Rahman., 2007. Tingkat Kesuburan dan Rekomendasi Pemupukan N, P, dan K Tanah Sawah Kabupaten Bengkulu Selatan. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Bengkulu.

Nyakpa, M.Y., A.M. Lubis., M.A. Pulung., A.G. Amrah., A. Munawar., G.B. Hong. and N. Hakim., 1988. Kesuburan Tanah. Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Pinatih, K.A., S.R. Dewa., B.K. Tati. and D.S. Ketut., 2015. Evaluasi status kesuburan tanah pada lahan pertanian di Kecamatan Denpasar Selatan. Jurnal Agroekoteknologi Tropika. 4(4): 282-292.

Powlson, D.S., Z. Cai. and P. Lemanceau., 2015. Soil carbon dynamics and nutrient cycling. Soil carbon: science, management and policy for multiple benefits. SCOPE series. 71(1): 98-107.

Prabowo, R. and R. Subantoro., 2018. Analisis Tanah Sebagai Indikator Tingkat Kesuburan Lahan Budidaya Pertanian di Kota Semarang. Universitas Wahid Hasyim. Semarang.

Putri, J.M.A., Nocianitri. and Putra., 2017. Pengaruh penggunaan getah pepaya (carica papaya l.) pada proses dekafeinasi terhadap penurunan kadar kafein kopi robusta. Jurnal Media Ilmiah Teknologi Pangan. 4(2): 138-147.

Rahayu, A., S.R. Utami. and M.L. Rayes., 2014. Karakteristik dan klasifikasi tanah pada lahan kering dan lahan yang disawahkan di Kecamatan Perak Kabupaten Jombang. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan. 1(2): 79-87.

Rahma, S., Yusran. and U. Husain., 2014. Sifat kimia tanah pada berbagai tipe penggunaan lahan di Desa Bobo Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Jurnal Warta Rimba. 2(1): 88-95.

Rajan, S.S.S., J.H. Watkinson. and A.G. Sinclair., 1996. Phosphate rock for direct application to soil. Agron. 57(1): 77-159.

Ridwansyah., 2003. Pengolahan Kopi. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Medan.

Sayekti, N., 2002. Pengelolaan Lahan untuk Meningkatkan Kualitas Tanah di Kecamatan Jatiyoso Kabupaten Karanganyar. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Shaheen, A. and M. Matien., 2016. The effect of land use type and climatic conditions on carbon dynamics and physico-chemical properties of Inceptisol and mollisols. Sarhad Journal of Agriculture. 32(4): 364-371.

Siregar, T.H.S., Riyadi. and Nuraini., 2007. Pembudidayaan, Pengelolaan, Pemasaran. Penebar Swadaya. Jakarta.

Subowo, G., 2010. Strategi efisiensi penggunaan bahan organik untuk kesuburan dan produktivitas tanah melalui pemberdayaan sumberdaya hayati tanah. Jurnal Sumberdaya Lahan. 4(1): 13-25.

Sudjana., 2005. Metoda Statistika. Tarsito. Bandung.

Sufardi, L. Martunis. and Muyassir., 2017. Pertukaran kation pada beberapa jenis tanah di lahan kering Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh (Indonesia). Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (SNP) Unsiyah. 1(1): 45-53.

Suntoro., 2001. Pengaruh residu penggunaan bahan organik, dolomit dan KCl pada tanaman kacang tanah pada oxic dystrudept di Jumapolo. Habitat. 12(3): 170-177.

Supriyanto, A., 2001. Aplikasi Wastewater Sludge untuk Proses Pengomposan Serbuk Gergaji. Seminar Bioteknologi untuk Indonesia Abad 21. Sinergy Forum-PPI Tokyo Institute of Technology.

Tan, K.H., 1991. Dasar-Dasar Kimia Tanah. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i4.27753

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id