Evaluasi Sifat Kimia Tanah Sawah Dalam Masa Bera Pada Dua Pola Tanam Padi-Padi dan Padi-Jagung di Kecamatan Lawe Sigala-Gala Kabupaten Aceh Tenggara

Indah Morina, Hifnalisa Hifnalisa, Yadi Jufri

Abstract


Abstrak. Tanah sawah adalah tanah yang digunakan untuk bertanam padi sawah, baik terus menerus maupun bergiliran. Di kecamatan Lawe Sigala-Gala seluas 1.261 ha dimanfaatkan sebagai persawahan, seluas 1.093 ha lahan ditanami sepanjang tahun, 168 ha lainnya ditanami padi dua kali setahun. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Lawe Sigala-Gala Kabupaten Aceh Tenggara pada Maret hingga Juni 2022. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Sampel tanah diambil pada pola tanam padi-padi dan padi-jagung pada kedalaman 0-20 cm menggunakan bor tanah dan cangkul. Sampel tanah dianalisis di Laboratorium Penelitian Tanah dan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Tanah sawah dengan pola tanam padi-padi di desa Lawe Kesumpat dan Bukit Merdeka mempunyai pH masam (5,23 dan 5,48), C-organik tinggi dan rendah (4,42% dan 1,51%), N-total sedang  dan rendah (0,35% dan 0,17%), P-total sangat tinggi (71,12 mg.kg-1 dan 368 mg.kg-1), P-tersedianya sangat rendah (2,05 mg.kg-1 dan 4,65 mg.kg-1), K-total sangat tinggi (147,2 mg.kg-1 dan 88,32 mg.kg-1), K-dd sedang dan rendah (0,42 mg.kg-1 dan 0,17 mg.kg-1), KB tanah sedang dan tinggi (47,8% dan 58,17%), KTK tanahnya tinggi dan rendah (33,2 Cmol.kg-1 dan 16,4 Cmol.kg-1). Tanah sawah dengan pola tanam padi-jagung di desa Lawe Kesumpat dan Bukit Merdeka mempunyai pH agak masam dan masam (5,86 dan 5,31), C-organik  rendah (1,41% dan 1,92%), N-total rendah dan sedang (0,18% dan 0,21%), P-total sangat tinggi (75 mg.kg-1 dan 328 mg.kg-1), P-tersedia sangat rendah (3,85 mg.kg-1 dan 3,40 mg.kg-1), K-total sangat tinggi (147,2 mg.kg-1 dan 79,12 mg.kg-1), K-dd rendah (0,32 mg.kg-1 dan 0,14 mg.kg-1), KB tanah tinggi (62,75% dan 55,43%) KTK sedang dan rendah (20,4 Cmol.kg-1 dan 16,4 Cmol.kg-1). Tanah sawah dengan pola tanam padi-padi di desa Lawe Kesumpat status kesuburannya tinggi sedangkan pada desa Bukit Merdeka status kesuburannya rendah. Tanah sawah dengan pola tanam padi-jagung di desa Lawe Kesumpat dan Bukit Merdeka status kesuburannya rendah.

Evaluation of the Chemical Properties of Paddy Soil in the Fallow Period Two Paddy-Paddy and Paddy-Corn Planting Patterns in the Sub District Lawe Sigala-Gala Southeast Aceh District

Abstract. Paddy land is land used for growing paddy rice, either continuously or in rotation. In Lawe Sigala-Gala subdistrict, an area of 1,261 ha is used as rice fields, 1,093 ha of land is planted all year round, another 168 ha is planted with rice twice a year. This research was carried out in Lawe Sigala-Gala District, Southeast Aceh Regency from March to June 2022. The method used was a descriptive method. Soil samples were taken from rice and rice and corn planting patterns at a depth of 0-20 cm using a soil drill and hoe. Soil samples were analyzed at the Soil and Plant Research Laboratory, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University. Paddy fields with paddy planting patterns in the villages of Lawe Kesumpat and Bukit Merdeka have acid pH (5.23 and 5.48), high and low C-organic (4.42% and 1.51%), moderate N-total and low (0.35% and 0.17%), P-total is very high (71.12 mg.kg-1 and 368 mg.kg-1), P-available is very low (2.05 mg.kg- 1 and 4.65 mg.kg-1), very high K-total (147.2 mg.kg-1 and 88.32 mg.kg-1), moderate and low K-dd (0.42 mg.kg -1 and 0.17 mg.kg-1), medium and high soil CEC (47.8% and 58.17%), high and low soil CEC (33.2 Cmol.kg-1 and 16.4 Cmol. kg-1). Paddy soil with a rice-corn planting pattern in the villages of Lawe Kesumpat and Bukit Merdeka has a slightly sour and sour pH (5.86 and 5.31), low organic C (1.41% and 1.92%), N-total low and moderate (0.18% and 0.21%), very high total P (75 mg.kg-1 and 328 mg.kg-1), very low available P (3.85 mg.kg-1 and 3.40 mg.kg-1), very high K-total (147.2 mg.kg-1 and 79.12 mg.kg-1), low K-dd (0.32 mg.kg-1 and 0.14 mg.kg-1), high soil CEC (62.75% and 55.43%) medium and low CEC (20.4 Cmol.kg-1 and 16.4 Cmol.kg-1). The fertility status of paddy fields with paddy planting patterns in Lawe Kesumpat village is high, while in Bukit Merdeka village the fertility status is low. Paddy fields with rice-corn planting patterns in the villages of Lawe Kesumpat and Bukit Merdeka have low fertility status.


Keywords


Pola Tanam, Tanah Sawah, Sifat Kimia Lahan Sawah, Status Kesuburan ; Cropping Patterns, Paddy Soil, Chemical Properties of Paddy Field, Fertility Status.

Full Text:

PDF

References


Agus, F., D. Setyorini, dan A. Dariah., 2009. Pelestarian Lahan Sawah. Bogor : Balai Penelitian Tanah.

BPS Kabupaten Aceh Tenggara., 2018. Kecamatan Lawe Sigala-Gala dalam Angka 2018. Kabupaten Aceh Tenggara: Biro Pusat Statistik

Damanik, M. M. B., Bachtiar, E. H., Fauzi, Sarifuddin, and Hamidah, H., 2011. Kesuburan Tanah dan Pemupukan. Medan: USU Press.

Darmono, N. G., Suwardi and Darmawan., 2009. Pola Pelepasan Nitrogen dari Pupuk Tersedia Lambat (Slow Release Fertilizer) Urea-Zeolit-Asam Humat. Journal Zeolit Indonesia, 8(2), pp. 89-96.

Hanafiah., 2008. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Hanafiah, A. S., T. Sabrina., and H. Guchi., 2009. Biologi dan Ekologi Tanah. Universitas Sumatera Utara. Medan

Hardjowigeno, S., H. Subagyo, and M. L. Rayes., 2004. Morfologi dan Klasifikasi Tanah.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat, Badan Litbang Pertanian.

Hardjowigeno, S dan L, Rayes. 2005. Tanah Sawah. Malang: Bayumedia.

Hardjowigeno, S., 2007. Ilmu Tanah. Jakarta : Akademika Pressindo.

Hardjowigeno, S., 2010. Ilmu Tanah. Jakarta: Akademika Pressindo.

Mukhlis., Sarifuddin., dan H. Hanum. 2011. Kimia Tanah. Teori dan Aplikasi. USU-Press. Medan.

Murni, AM. dan Arief, RW., 2008. Teknologi Budidaya Jagung. Bogor : Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian.

Prasetyo. B. H., J. S. Adiningsih, K. Subagyono, dan R.D.M. Simanungkalit. 2004. Mineralogi, Kimia, Fisika, dan Biologi Tanah Sawah dalam Tanah Sawah dan Teknologi Pengelolaannya. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat. Bogor.

Pusat Penelitian Tanah, 1983. Jenis dan Macam Tanah di Indonesia bagi Keperluan Survey dan Pemetaan Tanah Daerah Transmigrasi. PPT. Bogor.

Pusat Penelitian Tanah. 1995. Petunjuk Teknis Evaluasi Kesuburan Tanah. Bogor: Laporan Teknis No.14. Versi 1,0.1. REP II Project, CSAR, Bogor.

Rusdiana O., dan R.S. Lubis. 2012. Pendugaan Korelasi Antra Karakteristik Tanah Terhadap Cadangan Karbon (Carbon Stock) Pada Hutan Skunder. Jurnal Silvikultur Tropika. 3(1). r:14-21

Sarief, E,S. 1985. Kesuburan dan pemupukan tanah pertanian. Penerbit Pustaka. Buana. Bandung.

Sembiring, L.J. 2015. Pengaruh Pemberian Bebagai Dosis Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) pada System TumpAngsari dengan Tanaman Talas (Colocasia esculenta L.). (Skripsi). Padang: Fakultas Pertanian Universitas Andalas.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i4.27510

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id