Studi Literatur: Efektivitas Penambahan Zat Besi (Fe) sebagai Fortifikan pada Beras untuk Mengatasi Anemia

Nur Ismi Hernida, Zalniati Fonna Rozali, Eva Murlida

Abstract


Abstrak. Defisiensi besi merupakan penyebab utama terjadinya anemia. Kasus anemia terbanyak terjadi karena kekurangan zat besi. Anemia merupakan suatu kondisi medis dimana jumlah sel darah merah atau hemogobin kurang dari normal. Zat besi merupakan salah satu fortifikan yang sering ditambahkan dalam bahan pangan untuk menambah nilai gizi zat tersebut dalam mencegah defisiensi anemia. Pengumpulan data dilakukan dengan cara, yaitu, dari studi pustaka, observasi literatur, internet dan buku untuk menemukan efektivitas fortifikasi zat besi pada beras pada berbagai populasi, jenis dan jumlah zat, serta durasi intervensi. Penelitian ini merangkum beberapa efektifitas fortifikasi zat besi pada beras padal berbagai lpopulasi, berdasarkan jenisl dan jumlahl zat lbesi, serta berdasarkan durasi intervensi.

 

Kata kunci : anemia, beras, besi, efektivitas, fortifikasi

 

Abstract. Iron deficiency is the main cause of anemia. Most cases of anemia occur due to iron deficiency. Anemia is a medical condition in which the number of red blood cells or hemoglobin is less than normal. Iron is one of the fortifications that is often added to foodstuffs to increase the nutritional value of this substance in preventing anemia deficiency. various populations, type and amount of substance, and duration of intervention. This study summarizes some of the effectiveness of iron fortification in rice in various populations, based on the type and amount of iron, and based on the duration of the intervention.

 

Keywords: iron, anemia, rice, fortification, effectiveness

 


Keywords


iron; anemia; rice; fortification; effectiveness

Full Text:

PDF

References


Agustina, W. 2019. Perbandingan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil yang Mengkomsumsi Tablet Besi dengan dan Tanpa Vitamin C di Wilayah Kerja Puskesmas Langsa Lama Tahun 2019. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan, 2(2), pp. 76-87.

Astuti, R., Siti A., and Agustin S., 2014. Komposisi Zat Gizi Tempe yang Difortifikasi Zat Besi dan Vitamin A Pada Tempe Mentah dan Matang. Jurnal Agritech, 34(2), pp. 151-159.

Astutik, A.D., Maflahah, I., and Rakhmawati. 2019. Analisis Preferensi Konsumen Terhadap Garam Fortifikasi Kelor. Jurnal Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 8(2), pp. 117-127.

Aurora, W.I.D., 2021. Efek Pemberian Zat Besi Tambahan Pada Anak. JMJ, 9(2), pp. 199-203.

Badan Pusat Statistik. 2021. Rata-Rata Konsumsi Perkapita Seminggu di Daerah Perkotaan Menurut Komoditi Makanan dan Golongan Pengeluaran per Kapita Seminggu (Satuan Komoditas), 2020-2021. BPS – Badan Pusat Statistik, Jakarta.

Badan Pusat Statistik. 2022. Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Padi Menurut Provinsi 2020-2022. BPS – Badan Pusat Statistik, Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional. 2015. SNI 6128:2015 Beras. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Fadilah, A., Abdul, R.T., Marini, A.M., Rahayu, I., and Healthy, H., 2022. Efektivitas Fortifikasi Zat Besi Pada Tepung Terigu untuk Menanggulangi Anemia: Systematic Review.

Gunasari, L.F., and Sri, Y., 2015. Hubungan Antara Kejadian Anemia dan Tingkat Kecukupan Zat Besi dalam MPASI Pada Bayi Usia 6-23 Bulan di Puskesmas Jembatan Kecil Kota Bengkulu Tahun 2015. Jurnal Kedokteran Raflesia, 3(1), pp. 26-35.

Hernawan, E., and Vita, M., 2016. Analisis Karakteristik Fisikokimia Beras Putih, Beras Merah, dan Beras Hitam (Oryza sativa L., Oryza nivara dan Oryza sativa L. Indica). Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada, 15(1), pp. 79-91.

Jaelani, M., Betty, Y.S., and Emy, Y., 2017. Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Kesehatan, 8(3), pp. 358-368.

Hutauruk, J. 2020. Respon Penawaran Padi/Beras di Indonesia. Jurnal Agriust, 1(1), pp. 10-14.

Kalsum, U., and Halim, R., 2016. Kebiasaan Sarapan Pagi berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Remaja di SMA Negeri 8 Muaro Jambi. Jurnal Penelitian Universitas Jambi: Seri Sains, 18(1), pp. 9-19.

Kurniati, I., 2020. Anemia Defisiensi Zat Besi (Fe). Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 4(1), pp. 18-33.

Kusnandar, F., Faleh, S.B., Yustikawati, Yane, R., and Slamet, B., 2020. Pengembangan Butiran Premiks untuk Fortifikasi Zat Besi dalam Beras. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), 25 (4), Pp. 592598.

Lestari, P.I.P., Nur, I.L., and Almurdi. 2017. Hubungan Konsumsi Zat Besi dengan Kejadian Anemia pada Murid SMP Negeri 27. Jurnal Kesehatan Andalas, 6(3), pp. 507-511

Muslikah, E., and Sulastri. 2018. Efektifitas Pemberian Tablet Fe dan Buah Pisang Ambon dalam Meningkatkan Kadar Hemoglobin. Jurnal Berita Ilmu Keperawatan, 11 (2), pp. 45-50.

Prasetya, K.A.H., Desak, M.W., and I, W.G.S. 2019. Hubungan Antara Anemia dengan Prestasi Belajar Pada Siswi Kelas XI di SMAN I Abiansemal Badung. 8(1), pp. 46-51.

Pretty, A., 2017. Hubungan Asupan Zat Besi dan Kadar Hemoglobin dengan Kesegaran Jasmani Pada Remaja Putri di SMA N 1 Polokarto Kabupaten Sukoharjo. Prosiding Seminar Nasional Gizi. Pemalang, Indonesia: Universitas Muhammadiyah Surakarta. pp. 179-187.

Rokhmah, L.N., Ryan, B.S., Deasy, H.P., Novia, A., Sari, S., Ahmad, F., Martina, W.H., Yohanes, K., Laeli, N,H., Niken, B.A., Anto, Tri, H. and Rasmaniar. 2022. Pangan dan Gizi. Medan: Yayasan Kita Menulis.

Setiyowati, E., Ima, N., Rusdianingsih, Yunita, A., Ahmad, Z.A., and Faridatul, I., 2019. Efektifitas Pemberian Tablet Besi (Fe) Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Siswi yang Menderita Anemia di SMAN 3 Kabupaten Sampang. Jurnal Ilmiah Keperawatan Stikes Hang Tuah Surabaya, 14(1), pp. 11-17.

Susiloningtyas, I. 2023. Pemberian Zat Besi (Fe) dalam Kehamilan. Jurnal Majalah Ilmiah Sultan Agung, 50(128), pp. 1-27.

Sutrisno, A.D., Sumartin, and Dian, K.S., 2018. Kajian Konsentrasi Larutan Penyalut (Susu Skim, Fero Fumarat dan Tiamin) dan Jenis Varietas Beras Terhadap Kandungan Nutrisi Beras. Pasundan Food Technology Journal, 5(3), Pp. 215-224.

Utama, M. Zulman Harja. 2015. Budidaya Padi Lahan Marjinal: Kiat Meningkatkan Produksi Padi. Yogyakarta: Andi.

Yuanti, Y., Yossi, F.D., and Monika, K., 2020. Penagruh Pemberian Tablet Fe Terhadap Kenaikan Kadar Hemoglobin Pada Remaja. Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan, 9(2), pp. 1-11.

Yulia, Rostiar, S., and Aruna, A., 2022. Karakteristik Konsumen Beras Berdasarkan Harga dan Kelas Sosial Pada Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan. Jurnal Akuntansi dan Pajak, 23(01), pp. 2-8.

Yuniarti and Zakiah. 2021. Anemia Pada Remaja Putri di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(7), pp. 2253-2262.

Yustitie, N., and Ninik, R., 2016. Pengaruh Fortifikan Fe Terhadap Kadar Fe, Ketengikan dan Organoleptik Yogurt Sinbiotik Jelly Drink yang Difortifikasi Zinc. Journal of Nutrition College, 5(4), pp. 307-313.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i3.26686

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id