Pengendalian Mutu Keringan Teh Hitam Menggunakan Metode Seven Tools di PT. Mitra Kerinci, Solok Selatan, Sumatera Barat

Salsabila Salsabila, Cut Nilda, Dian Hasni

Abstract


Teh adalah minuman penyegar yang dikonsumsi secara global. Teh hitam merupakan salah satu jenis teh dengan  pengolahan oksidasi enzimatis. Pengendalian mutu merupakan aspek terpenting dalam manajemen mutu produk. Seven tools merupakan salah satu manajemen tools yang dapat diterapkan dalam manajemen mutu. PT Mitra Kerinci merupakan salah satu perusahaan bergerak di bidang perkebunan dan produksi teh yang terletak di Solok Selatan, Sumatera Barat. PT. Mitra Kerinci selalu melakukan pengujian kualitas pada produknya, namun tetap saja ditemukan produk cacat atau yang tidak sesuai standar mutu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab menurunnya mutu teh hitam selama 3 bulan (Oktober, November, Desember 2021), menganalisa setiap jenis ketidaksesuaian yang terjadi pada teh hitam, serta merekomendasikan rencana perbaikan untuk pengendalian mutu teh hitam pada PT Mitra Kerinci menggunakan metode seven tools. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2021 di PT. Mitra Kerinci. Pengumpulan data dilakukan melalui data sekunder mutu harian teh hitam (kadar air dan mutu seduhan), wawancara, serta observasi langsung di PT. Mitra Kerinci. Dari data check sheet dan control chart diketahui bahwa keringan teh hitam PT. Mitra Kerinci mengalami cacat pada kadar air dan rasa seduhan. Dari diagram sebab akibat diperoleh bahwa permasalahan utama yang menyebabkan munculnya kecacatan pada produk teh hitam adalah mesin pengering yang sudah tua, mesin tidak terawat dan sumber daya manusia yang kurang terampil karena kurang mendapat pelatihan dalam menjalankan standar operasi perusahaan. Rekomendasi perbaikan yang harus dilakukan PT. Mitra Kerinci diantaranya. menambah pekerja pemetik, melakukan pengawasan mesin secara rutin, meningkatkan pengawasan pekerja, mengadakan program pelatihan pekerja, dan melakukan pengontrolan serta monitoring pada setiap proses produksi.

 


Keywords


teh, mutu, seven tools, quality assurance

Full Text:

PDF

References


Food and Agriculture Organization. 2020. World Tea Production and Trade Current and Future Development. www.fao.org/3/a-i4480e.pdf (Diakses pada tanggal 15 November 2022).

Arief, N. 2018. Pengendalian Kualitas Produk Baju Kerja Perawat Untuk Meminimasi Jumlah Produk Cacat Dengan Metode Seven Tools. Yogyakarta.

Ni’matun Nafiah, Wahyudin, dan Dinda Habibah Azzahra. 2022. Pengendalian Kualitas Proses Produksi Rajungan Menggunakan Metode Seven Tools (Studi Kasus: PT. Pan Putra Samudra), Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(11), pp. 275–285.

Mungnay, K. 2016. Analisis Kecacatan Produk Dengan Metode Seven Tools Di PT. Ocean Asia Industry Cikande-Serang. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bina Bangsa, Banten.

BSN. 2016. Teh Hitam : SNI 1902:2016. Badan Standarisasi Nasional, Jakarta.

Nuryanto Arief, W. 2018. Pengendalian Kualitas Produk Baju Kerja Perawat untuk Meminimasi Jumlah Produk Cacat dengan Metode Seven Tools. Skripsi Program Studi Teknik Industri Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.

Novidiyanto dan Sutyawan. 2022. Karakteristik Kimia dan Aktifitas Antioksidan Teh Hijau Tayu dari Provinsi Bangka Belitung dan Teh Hijau Komersial. Jurnal Gizi dan Kesehatan (JGK), 2(1), pp. 74-81.

Lagawa, I.N.C., Kencana, P.K.D. dan Aviantara, I.G.N.A., 2020. Pengaruh Waktu Pelayuan dan Suhu Pengeringan terhadap Karakteristik Teh Herbal Daun Bambu Tabah (Gigantochloa nigrociliata BUSE-KURZ). Jurnal Biosistem dan Teknik Pertanian, 8(2), pp. 223–230.

Hamdani, D. 2020. Pengendalian Kualitas dengan Menggunakan Metode Seven Tools pada PT X. Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Perbankan, 6(3), pp. 139-143.

Ramadian D., Hidayat. R.A. dan Yetrina. M., 2022. Pengendalian Kualitas Proses Pengeringan Teh Hitam (Ortodoks) Menggunakan Metode DMAIC di PT. Perkebunan Nusantara VIII Kebun Gedeh Mas, Cianjur. Jurnal Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri, 16(1), pp. 1-13.

Safarina dan Prasanti, N. 2022. Analisis Pengendalian Kualitas Crude Plam Oil Menggunakan Metode Statistical Quality Control di PT. Ujong Neubok Dalam. Jurnal SITEKIN, 19(2), pp. 277-282.

Thanoza, H., Silsia, D. dan Efendi, Z., 2016. Pengaruh Kualitas Pucuk dan Persentase Layu terhadap Sifat Fisik dan Organoleptik Teh CTC (Crushing Tearing Curling). Jurnal Agroindustri, 6(1), pp. 42–50.

Wisnubroto, P., T. I. Oesman dan W. Kusniawan. 2018. Pengendalian Kualitas terhadap Produk Cacat menggunakan Metode Seven Tools guna Meningkatkan Produktivitas di CV. Madani Plast Solo. IEJST (Industrial Engineering Journal of The University of Sarjanawiyata Tamansiswa). 2(2).

Ongong, J.O. dan Ochieng, A., 2013. Innovation in the tea industry: the case of kericho tea, Kenya. Global Journal of Management and Business Research, 13(1), pp. 11–12.

Putri, G.R., Lubis, R.F. dan Yenita, A., 2021. Analisis Pengendalian Mutu Kadar Air Teh Hitam pada Industri Pengolahan Teh. Industrial Vocational E-Journal On Agroindustry, 2(2), pp. 81.

Sayekti, E. D., Asngad, A., dan Chalimah, S. 2016. Aktivitas Antioksidan Teh Kombinasi Daun Katuk Dan Daun Kelor Dengan Variasi Suhu Pengeringan. Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah, Surakarta.

Thanoza, H., Silsia, D. dan Efendi, Z., 2016. Pengaruh Kualitas Pucuk dan Persentase Layu terhadap Sifat Fisik dan Organoleptik Teh CTC (Crushing Tearing Curling). Jurnal Agroindustri, 6(1), pp. 42–50.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i3.26603

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id