Peningkatan Keragaman Genetik Cabai Tahan Terhadap Begomovirus Pada Beberapa Genotipe Odeng Mutan (M3) Melalui Iradiasi Sinar Gamma

Muhammad Farhan Farabi, Nura Nura, Siti Hafsah

Abstract


Abstrak. Permintaan kebutuhan cabai yang terus meningkat disebabkan oleh pertumbuhan populasi penduduk dan perkembangan industri makanan, namun permintaan pemenuhan kebutuhan cabai mengalami kendala akibat serangan Begomovirus sehingga menurunkan produksi cabai. Upaya perbaikan produksi cabai dapat dilakukan dengan peningkatan keragaman ketahanan cabai terhadap Begomovirus melalui mutasi iradiasi sinar gamma. Terdapat tujuh tanaman uji yang terdiri dari 1 varietas Tetua, 4 genotipe hasil mutasi ketiga (M3), dan 2 varietas pembanding. Hasil penelitian menunjukkan genotipe M3 D3-9-9 memiliki ketahanan terbaik terhadap infeksi Begomovirus dan terbaik pada hasil karakter vegetatif. Sedangkan hasil produksi cabai terbaik terjadi pada genotipe M3 D1-10-5.

Increasing The Genetic Diversity Of Chili Resistance To Begomovirus In Multiple Odeng Mutants (M3) Genotypes Through Gamma Ray Irradiation

Abstract. The demand for chillies steadily increasing caused by population growth and the development of the food industry, but the demand for chili peppers is experiencing obstacles due to Begomovirus attacks, thus reducing chili production.. Efforts to improve chili production can be done by increasing the diversity of chili resistance to Begomovirus through gamma irradiation mutation. There were seven test plants consisting of 1 parent variety, 4 genotypes resulting from the third mutation (M3), and 2 comparison varieties. The results showed that the M3 D3-9-9 genotype had the best resistance to Begomovirus infection and the best vegetative characters. While the best chili production results occurred in genotype M3 D1-10-5.


Keywords


Cabai, Begomovirus, Mutasi, Genotipe

Full Text:

PDF

References


Ariyanti,N.A., 2011. Mekanisme Infeksi Virus Kuning Cabai (Pepper Yellow Leaf Curl Virus) dan Pengaruhnya Terhadap Proses Fisiologi Tanaman Cabai. Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi, 8(1), 467-471.

Badan Pusat Statistik., 2021. Produksi Cabai Besar Menurut Provinsi. https://www.bps.go.id/indicator/55/61/1/produksi-tanaman-sayuran.html. Diakses 18 Desember 2022].

Boceng, A., A, Harris., A, Tjoneng., 2017. Karakter Mutan Padi Lokal Ase Banda Hasil Irradiasi Sinar Gamma. Agrokompleks, 16(1), 42-45.

Hutabarat,R,C., dan Tarigan,R., 2022. Keragaman Genetik Cabai Merah Lokal Karo Batang Ungu (M2) Dari Hasil Iradiasi Sinar Gamma. Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (SNasPPM), 7(1), 729-735.

International Plant Genetic Resources Institute (IPGRI)., 1995. Descriptors for Capsicum (Capsicum spp.). http://www.ipgri.cgiar.org./publication. (Diakses 15 Agustus 2021).

Karisma,H., 2021. Keragaman Fenotipe Dan Pola Segregasi Pada Mutan Generasi 2 Cabai Merah (Capsicum annuum L.) Varietas Odeng Bener Meriah. Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Naktuinbouw., 2010. Calibration Books Capsicum annuum L.,SweetPepper,HotPepper, Paprika, ChiliVersion 1. Naktuinbouw, Variety Testing Department. The Nederlands. 86 pp.

Noguchi, F,S., and Terashima, I., 2006. Effects of Eupatorium yellow vein virus infection on photosynthetic rate, chlorophyll content and chloroplast structure in leaves of Eupatorium makinoi during leaf development. Functional Plant Biology, 33(2), 165-175.

Nurtjahyani,S,D., dan Murtini,I., 2015. Karakterisasi Tanaman Cabai yang terserang hama Kutu Kebul (Bemisia tabaci). University Research Colloquium, 195-200.

Nuryani, S., 2019. Struktur Daun Cabai Besar (Capsicum annum L. var. taro) pasca serangan Kutu Kebul (Bemisia tabaci Genn.) Pada Masa Vegetatif. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Bandar Lampung.

Sudiono dan Purnomo., 2009. Hubungan Antara Populasi Kutu Kebul (Bemisia tabaci Genn.) dan Penyakit Kuning Pada Cabai di Lampung Barat. Jurnal HPT Tropika, 9(2), 115-120.

Tricahyati,T., Suparman., Irsan,C., 2021. Insidensi dan Intensitas Serangan Virus dan Kaitannya dengan Produksi Cabai Merah Keriting yang Diaplikasi Berbagai Warna Mulsa. Jurnal Agrikultura. 32(3), 248-256.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i3.25976

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id