Evaluasi Kecernaan In Vitro Tongkol Jagung dengan Pretreatment Fermentasi yang Berbeda

Fadilla Sandy, Fitrah Khairi, Sitti Wajizah

Abstract


Tongkol jagung adalah limbah pertanian yang cukup banyak tersedia dan sangat potensial untuk dapat dikembangkan sebagai pakan sumber serat bagi ruminansia. Pemanfaatan tongkol jagung sebagai sumber energi alternatif merupakan salah satu cara untuk mengatasi polusi udara yang disebabkan oleh limbah yang dibakar. Tongkol jagung dapat dimanfaatkan karena tidak bersaing dengan kebutuhan manusia dan mempunyai kandungan nutrisi yang cukup untuk ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pretreatment fermentasi tongkol jagung yang berbeda dalam meningkatkan kecernaan bahan kering dan bahan organik secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Januari sampai dengan Februari 2023 di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Evaluasi kecernaan in vitro dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Pakan Institusi Pertanian Bogor (IPB) Bogor Jawa Barat. Penelitian dilakukan menggunakan model Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan yaitu P0 (tongkol jagung kering tanpa fermentasi (kontrol)), P1 (fermentasi tongkol jagung kering), P2 (fermentasi tongkol jagung kering dengan pretretament pengukusan), P3 (fermentasi tongkol jagung kering dengan pretreatment amoniasi). Parameter penelitian uji pH, kecernaan bahan kering, dan kecernaan bahan organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada uji kecernaan in vitro tongkol jagung dengan pretreatment fermentasi yang berbeda tidak berpengaruh nyata (P>0,05) dalam nilai pH,  namun berpengaruh nyata (P<0,05) dalam meningkatkan kecernaan bahan kering, dan kecernaaan bahan organik. Pretreatment pada perlakuan amoniasi tongkol jagung menunjukkan nilai hasil yang baik dalam meningkatkan fermentasi rumen.

 

Evaluation of In Vitro Digestibility of Corn Cobs with Different Fermentation Pretreatment

Corn cobs are widely available agricultural waste and have the potential to be developed as a fiber source feed for ruminants. The utilization of corn cobs as an alternative energy source is one way to overcome air pollution caused by burning waste. Corn cobs can be utilized because they do not compete with human needs and have sufficient nutritional content for livestock. This study aims to evaluate the effect of different corn cob fermentation pretreatments in increasing the digestibility of dry matter and organic matter in vitro. This research was conducted from January to February 2023 at the Nutrition and Feed Technology Laboratory of the Animal Husbandry Study Program, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University, Banda Aceh. In vitro digestibility evaluation was carried out at the Feed Science and Technology Laboratory of Bogor Agricultural Institute (IPB) Bogor, West Java. The research was conducted using a completely randomized design (CRD) model with 4 treatments and 4 replications, namely P0 (dry corn cob without fermentation (control)), P1 (dry corn cob fermentation), P2 (dry corn cob fermentation with steaming pretreatment), P3 (dry corn cob fermentation with ammoniation pretreatment). The research parameters were pH test, dry matter digestibility, and organic matter digestibility. The results showed that, in the in vitro digestibility test of corn cobs with different fermentation pretreatments had no significant effect (P>0.05) in pH value, but had a significant effect (P<0.05) in increasing dry matter digestibility, and organic matter digestibility. Pretreatment of ammoniated corn cobs showed good results in improving rumen fermentation.


Keywords


Tongkol Jagung, Pretreatment, In Vitro, Kecernaan Bahan Kering, Kecernaan Bahan Organik; Corn Cob, Pretreatment, In Vitro, Dry matter digestibility, Organic matter digestibility

Full Text:

PDF

References


Prasetyo, A., Fitria, R. dan Hindratiningrum, N., 2022. Protein Kasar dan Lemak Kasar Amofer Tongkol Jagung Menggunakan M21 Dekomposer dan Urea pada Level yang Berbeda. Bulletin of Applied Animal Research, 4(1), pp. 12-17.

Riswandi, I. A., Sandi, S. dan Putra, A. S., 2017. Evaluasi kualitas fisik biskuit berbahan dasar rumput kumpai minyak dengan level legum rawa (Neptunia Oleracea Lour) yang berbeda. Jurnal Peternakan Sriwijaya, 6(1), pp. 1-11.

Santoso, B., Widayati, T. dan Hariadi, B., 2020. Animal and Veterinary Sciences. Improvement of Fermentation and In Vitro Digestibility Characteristics of Agricultular Waste-Based Complete Feed Silage with Cellulase Enzyme Treatment, 8(8), pp. 873-881.

Sari, I. P., Nuswantara, L. K. dan Achmadi, J., 2019. Jurnal Sain Peternakan Indonesia. Pengaruh Suplementasi Karbohidrat Mudah Larut yang Berbeda dalam Pakan Berbasis Jerami Padi Amoniasi terhadap Degradabilitas Ruminal In Vitro, 53(9), pp. 161-170.

Semaun, R., Novieta, I. D. dan Abdullah, M., 2016. Analisis kandungan protein kasar dan serat kasar tongkol jagung sebagai pakan ternak alternatif dengan lama fermentasi yang berbeda. Jurnal Galung Tropika, 5(2), pp. 71-79.

Suningsih, N., Novianti, S. dan Andayani, J., 2017. Level Larutan McDougall dan Asala Cairan Rumen pada Teknik In Vitro. Jurnal Sain Peternakan Indonesia , 12(3), pp. 341-352.

Usman, Y., 2013. Pemberian Pakan Serat Sisa Tanaman Pertanian (Jerami Kacang Tanah, Jerami Jagung, Pucuk Tebu) Terhadap Evolusi pH, N-NH3 dan VFA di Dalam Rumen Sapi. Jurnal Agripet, 13(2), pp. 53-58.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i3.25758

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id