Strategi Pengembangan Agribisnis Nilam Di Desa Teungoh Geunteut Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar

Bela Salsabila, Agus Nugroho, Indra Zainun

Abstract


Abstrak. Nilam (Pogostemon Cablin Benth) merupakan salah satu komoditas penghasil minyak atsiri yang memiliki peranan penting di bidang industri. Minyak nilam mempunyai prospek yang baik untuk dikembangkan karena dapat di ekspor ke berbagai negara dan menjadi salah satu penghasil devisa negara. Tanaman nilam di provinsi Aceh adalah salah satu komoditi tanaman perkebunan tradisional dan hampir di seluruh wilayah Aceh ditanamani tanaman nilam secara merata. Namun, kurangnya sentuhan yang memadai pada rantai hulu-hilir tanaman nilam membuat para masyarakat tidak terlalu merasakan dampak positif pada masyarakat. Salah satu daerah yang pengembangan nilam berada di Desa Teungoh Geunteut Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Untuk mengidentifikasi Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE) terhadap pengembangan agribisnis nilam di Desa Teungoh Geunteut Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar. 2) Untuk mengetahui strategi pengembangan agribisnis nilam di Desa Teungoh Geunteut Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar dengan SWOT. 3) Untuk merumuskan strategi alternatif utama (QSPM) yang tepat digunakan untuk strategi pengembangan agribisnis nilam di Desa Teungoh Geunteut Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar. Data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan data Primer dan sekunder, Data primer didapat melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Pengembangan Agribisnis Nilam di Desa Teungoh Geunteut Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar terletak di kuadran I (Strategi Agresif) yaitu menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan sebuah peluang). Sedangkan hasil analisis QSPM menunjukkan, strategi alternatif utama yaitu, memanfaatkan ketersedian pasar akan memudahkan petani dlaam menjual minyak nilam.

 

Development Strategies for Patchouli Agribusiness in Teungoh Geunteut Village Lhoong District Aceh Besar Regency

Abstract. Patchouli (Pogostemon cablin Benth) is an essential oil-producing commodity that has an important role in the industrial sector. Patchouli oil has good prospects for development because it can be exported to various countries and become one of the country's main foreign exchange earners. Patchouli plants in Aceh province are one of the traditional plantation crop commodities, and almost all areas of Aceh are evenly planted with patchouli plants. However, the lack of adequate touch on the upstream-downstream chain of the patchouli plant makes the community not really feel the positive impact on the community. One of the areas developing patchouli is in Teungoh Geunteut Village, Lhoong District, Aceh Besar Regency. This study aims to determine: 1) To identify the internal factor evaluation (IFE) and external factor evaluation (EFE) of patchouli agribusiness development in Teungoh Geunteut Village, Lhoong District, Aceh Besar Regency. 2) To find out the development strategy of patchouli agribusiness in Teungoh Geunteut Village, Lhoong District, Aceh Besar Regency, with SWOT. 3) To formulate the main alternative strategy (QSPM) that is appropriate for the patchouli agribusiness development strategy in Teungoh Geunteut Village, Lhoong District, Aceh Besar Regency. The data used in this study was primary and secondary, with primary data obtained through interviews and observations. The results showed that the Patchouli Agribusiness Development Strategy in Teungoh Geunteut Village, Lhoong District, Aceh Besar Regency is located in quadrant I (Aggressive Strategy), namely using strengths to take advantage of an opportunity. As the results of the QSPM analysis show, the main alternative strategy, namely, utilizing market availability, will make it easier for farmers to sell patchouli oil.


Keywords


Strategi Pengembangan; Agribisnis Nilam; SWOT' QSPM; Development Strategies, Patchouli Agribusiness, SWOT, QSPM

Full Text:

PDF

References


Harimurti, N., Soerawidjaja, T.H., Sumangat, D. and Risfaheri, 2012. Ekstraksi Minyak Nilam (Pogostemon Cablin BENTH) dengan Teknik Hidrodifusi pada Tekanan 1 – 3 BAR. Jurnal Pascapanen.

Husein, U., 2008. Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Krismawati, A., 2005. Nilam dan Potensi Pengembangannya Kalteng Jadikan Komoditas Rintisan. Kalimantan Tengah: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian.

Nuryani, Y., 2005. Pelepasan varietas unggul nilam, Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri. 11.

Rangkuti, F., 2006. Teknik Mengukur dan Strategi Meningkatkan Kepuasan Pelanggan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Rangkuti, F., 2009. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. 16th ed. PT. Gramedia Pustaka Utama.

Roni, A and Vinus, M., 2019. Evaluasi Kesesuaian Lahan Pertanian Pada Budidaya Tanaman Nilam Di Kepanjen, Kabupaten Malang. Jurna Ketahanan Pangan, 3(1), pp.1–11.

Siregar, M., 2020. Analisis Strategi Pemasaran Menggunakan Metode Swot Dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) (Studi Kasus: Toko Cahaya Fajar). Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Sugiyono, 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.

Sulaeman, 2013. Strategi Pengembangan Usaha Distilasi Minyak Daun Cengkeh Di Desa Lumbutarombo Kecamatan Banawa Selatankabupaten Donggala.

Wahyudi, A. and E., 2012. Prospek Perkembangan Industri Minyak Nilam Di Indonesia. Bogor: Bali




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i3.25316

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id