Analisis Model Rantai Pasok dan Kelayakan Usaha Pada Kilang Padi Meutuah Baro Lam Neuheun Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar.

Fatin Hanani, Zakiah Zakiah, Cut Faradilla

Abstract


Abstrak. Kemajuan Kilang Padi Meutuah Baro semakin melesat sampai saat ini hingga dikenal dengan merek Beras MB. Kilang Padi Meutuah Baro bertempat pada daerah Blang Bintang Desa Lamneuheun, Kecamatan kuta Baro Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui rantai pasok padi pada Kilang Padi Meutuah Baro dan untuk dapat mengetahui tingkat kelayakan usaha penggilingan padi yang ditinjau dari aspek finansial pada Kilang Padi Meutuah Baro. Lokasi penelitian ini dipilih secara sengaja (purposive) dilakukan menggunakan metode studi kasus. Analisa data pada penelitian ini secara kuantitatif menggunakan analisis biaya, analisis kelayakan usaha yaitu Net Present Value, (NPV), Net B/C Ratio, Internal Rate Of Return (IRR), Break Event Point (BEP), Payback Periode (PP). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa usaha penggilingan padi Kilang Padi Meutuah Baro layak untuk dikembangkan. Sistem saluran rantai pasok padi pada usaha penggilingan padi Kilang Padi Meutuah Baro yaitu dimulai dari petani, pedagang pengumpul dan penggilingan padi dengan tiga aliran rantai pasok padi yaitu aliran produk, aliran informasi, dan aliran keuangan. Hasil dari analisis NPV yaitu 23.344.997.350 > 0, Net B/C Ratio yaitu 2,24 > 0, IRR 40,3 % > df 10%. BEP produksi beras yaitu 9.424.566 kg dengan BEP harga beras Rp.10.154 dan Payback Periode selama 2,57 tahun.

Analysis of Supply Chain Model and Business Feasibility at Meutuah Baro Lam Neuheun Rice Refinery, Kuta Baro District, Aceh Besar Regency

Abstract. The progress of the Meutuah Baro Rice Factory has accelerated to the point where it is now known as the MB Rice brand. The Meutuah Baro Rice Factory is located in the Blang Bintang area, Lamneuheun Village, Kuta Baro District, Aceh Besar District, Aceh Province. This study aims to determine the rice supply chain at the Meutuah Baro Rice Factory and to determine the feasibility level of the rice mill business from a financial perspective at the Meutuah Baro Rice Factory. The research location was chosen purposively using the case study method. Data analysis in this study was quantitative using cost analysis, business feasibility analysis, namely Net Present Value (NPV), Net B/C Ratio, Internal Rate Of Return (IRR), Break Event Point (BEP), Payback Period (PP). The results of this study indicate that the Meutuah Baro Rice Mill business is feasible to develop. The rice supply chain channel system in the rice milling business of the Meutuah Baro Rice Mill starts from farmers, collectors and rice mills with three rice supply chain flows namely product flow, information flow, and financial flow. The results of the NPV analysis are 23,344,997,350 > 0, Net B/C Ratio is 2.24 > 0, IRR is 40.3% > df 10%. The BEP for rice production is 9,424,566 kg with a BEP for the price of rice Rp.10,154 and a payback period of 2.57 years.



Keywords


Rantai Pasok, Kelayakan Usaha, Penggilingan padi ; Supply Chain, Business Feasibility, Rice Milling

Full Text:

PDF

References


Astanu, D.A., Ismono, R.H. and Rosanti, N., 2013. Analisis Kelayakan Finansial Budidaya Intensif Tanaman Pala Di Kecamatan Ginting Kabupaten Tanggamus. Jiia, 1(3), pp.218–225.

Brigham and Houston. 2006. Dasar Dasar Manajemen Keuangan. Edisi Kesepuluh. Salemba Empat. Jakarta

Fadhlullah, A.D., Ekowati, T. and Mukson, 2018. Analisis Rantai Pasok (Supply Chain) Kedelai di UD Adem Ayem Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan. Jurnal Pendidikan Bisnis dan Ekonomi, [online] 4(2), pp.1–10.

Febrina. 2018. Metode dalam Pengambilan Keputusan. CV Budi Utama. Yogyakarta. Giling di Sentra Produksi Beras Lahan Pasang Surut. Jurnal Teknologi Pertanian.

Kashmir dan Jakfar. 2010. Studi Kelayakan Bisnis. Kencana Prenada Media Grup. Jakarta.

Melina, A., Kohar, A. and Boesono, H., 2014. Analisis Kelayakan Finansial Usaha Perikanan Tangkap Dogol Di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujung Batu Jepara. Jurnal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, 3(3), pp.200–207.

Mulyaqin, T. and Haryani, D., 2013. Aksesibilitas Petani Padi Sawah Terhadap Sumber Permodalan Dan Faktor–Faktor Yang Mempengaruhinya Di Provinsi Banten. Buletin IKATAN, 3(2), pp.1–7.

Setyono, A., Sutrisno, A. Guswara dan Jumali. 2006. Pengaruh Kecepatan Perputaran Silinder Perontok Terhadap Mutu Benih Dan Beras. hlm. 287-300. Prosiding Seminar Nasional Mekanisasi Pertanian. Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Asosiasi Perusahaan Alat dan Mesin Pertanian Indonesia.

Soekartawi, A. Soeharjo, J.L. Dillon dan J.B. Hardaker. 2011. Ilmu Usaha tani dan Penelitian untuk Pengembangan Petani Kecil. Jakarta ID. UI-Press.

Surahman, D.N., Astro, H.M. dan Priyatna, H. (2007). Business Plan: Kajian Bisnis Agroindustri, Studi Kasus Usaha Kecil Menengah Nanas. LIPI Press, Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i3.25268

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id