Keefektifan agens hayati (Trichoderma harzianum, Trichoderma viridae, Pseudomonas aeruginosa, dan Bacillus sp.) untuk mengendalikan penyakit budok pada tanaman nilam

Dewi Liana, Muhammad Sayuthi, alfizar alfizar

Abstract


Abstrak.Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth) merupakan penghasil minyak atsiri atau essential oils. Tanaman nilam mempunyai banyak manfaat sehingga sering digunakan dalam industri kimia. Dalam perkembangan budidaya tanaman nilam terdapat berbagai masalah salah satunya adalah serangan penyakit yang dapat menurunkan kualitas dan produksi dari tanaman nilam. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial yang terdiri dari lima perlakuan yaitu kontrol (P0), Trichoderma harzianum (P1), Trichoderma viridae (P2), Pseudomonas aeruginosa (P3) dan Bacillus sp. (P4) dengan lima kali ulangan. Hasil penelitian menujukkan Trichoderma harzianum, Trichoderma viridae, Pseudomonas aeruginosa aeruginosa, dan Bacillus sp. berpengaruh sangat nyata terhadap peubah tinggi tanaman nilam pada 70 dan 90 HST, jumlah daun tanaman nilam pada 30, 50, 70 dan 90 HST dan keparahan penyakit budok pada tanaman nilam.Berdasarkan data pengamatan masa inkubasi, Trichoderma harzianum sangat efektif terhadap penyakit budok dan mampu menekan keparahan penyakit dan kejadian penyakit budok pada tanaman nilam.

 

Effectiveness of Biological Agents (Trichoderma harzianum, Trichoderma viridae, Pseudomonas aeruginosa , and Bacillus sp.) to Control Budok Disease in Patchouli Plants


Abstract. Patchouli plant (Pogostemon cablin Benth) is a producer of essential oils. Patchouli plant has many benefits so it is often used in the chemical industry. In the development of patchouli cultivation there are various problems, one of which is disease attack which can reduce the quality and production of patchouli plants. This study used a non-factorial randomized block design (RBD) consisting of five treatments, namely control (P0), Trichoderma harzianum (P1), Trichoderma viridae (P2), Pseudomonas aeruginosa (P3) and Bacillus sp. (P4) with five replications. The results showed Trichoderma harzianum, Trichoderma viridae, Pseudomonas aeruginosa aeruginosa, and Bacillus sp. very significant effect on patchouli plant height at 70 and 90 DAP, number of patchouli leaves at 30, 50, 70 and 90 DAP and disease severity as a biological agent against budok disease in patchouli plants. Based on the observational data of the incubation period, Trichoderma harzianum is very effective as a biological agent against budok disease on patchouli. Trichoderma harzianum treatment was able to reduce disease severity and disease incidence as a biological agent against budok disease on patchouli plants.



Keywords


Pogostemon cablin; penyakit budok; agens hayati; keparahan penyakit

Full Text:

PDF

References


Ardebili, Z.O., Ardebili N.O. and Hamdi S.M.M., 2011. Physiological effects of Pseudomonas fluoresecens CHAO on tomato (Lycopersicum esculentum Mill) plants and its possible impact on Fusarium oxysporum f.sp. lycopersici. Aus J Crop Sci, 5(12), pp.1631–1638

Chrisnawati., Nasrun. and Arwiyanto, T. 2009. Pengendalian Penyakit Layu Bakteri Nilam Menggunakan Bacillus sp. dan Pseudomonas fluoresen. Jurnal Littri, 15(3), pp.116–123.

Direktorat Jenderal Perkebunan., 2019. Statistik Perkebunan Indonesia 2018-2019 nilam. Jakarta: Dirjenbun Indonesia.

Fakhdian, F. E., Ulim, A. and Chamzurni, T., 2018. Kombinasi Beberapa Dosis dan Spesies Trichoderma Formulasi Pelet Dalam Menekan Perkembangan Cendawan Fusarium oxysporum f.sp. capsici Di Pembibitan Cabai Merah (Capsicum annum L.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Unsyiah, 4(1), pp.70-79.

Khaeruni, A., Wahab, A., Taufik, M. and Sutariati, G.A.K., 2013. Keefektifan waktu aplikasi formulasi rizobakteri indigenus untuk mengendalikan layu Fusarium dan meningkatkan hasil tanaman tomat ditanah ultisol. J Hort, 23(4), pp.365–371

Mangun, H. M. S., 2008. Nilam. Penebar Swadaya: Jakarta

Marhamah., Sriwati, R. and Alfizar., 2021. Formulasi Suspensi Pelet Trichoderma sp. Dalam Menghambat Cendawan Synchitrium pogostemonis Penyebab Penyakit Budok Pada Bibit Nilam. Jurnal ilmiah mahasiswa pertanian E-ISSN: 2614-6053 P-ISSN: 2615-2878, Volume 6, Nomor 2.

Nasrun and Nurmansyah., 2016. Keefektifan Formula Pseudomonas fluorescens untuk Mengendalikan Penyakit Layu Bakteri dan Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman Nilam. Jurnal Fitopatologi, ISSN: 0215-7950, Vol. 12, No. 2.

Nurmansyah., 2011. Pengaruh Penyakit Budok Terhadap Produksi Tanaman Nilam. Bul. Littro. 22(1), pp.65-73.

Rahni, N.M., 2012. Efek fitohormon pgpr terhadap pertumbuhan tanaman jagung (Zea mays). Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Wilayah, Vol. 3 No 2.

Rosmini., Hayati, N., Nasir, B., Pasaru, F. and Lasmini, S.A., 2020. Pengaruh Dekomposisi Trichoderma virens Pada Berbagai Jenis Kompos Kotoran Ternak Untuk Menekan Penyakit Busuk Pangkal Batang Bawang Merah. Jurnal Agromix, 11(2), pp.177-188.

Sriwati, R., Chamzurni, T. and Kemalasari, L., 2014. Kemampuan bertahan hidup Trichoderma harzianum dan Trichoderma virens setelah ditumbuhkan bersama dengan cendawan patogen tular tanah secara in vitro. J. Floratek, 9, pp.14-21

Sukamto, N., Listiana, N., Indrayanti, R. and Wahyuno, D., 2019. Isolasi dan karakterisasi potensi isolat bakteri rizosfir untuk mengendalikan penyakit budok pada tanaman nilam. Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 30(1), pp.35-46

Sumardiyono, C., Hartono, S., Nasrun. and Sukamto., 2013. Pengendalian penyakit budok dengan fungisida dan deteksi residu pada daun nilam. Jurnal fitopatologi Indonesia, ISSN: 2339-2479. Volume 9 Nomor 3.

Syapitra, R., 2020. Kemampuan Kompos Limbah Ampas Nilam dengan Biodekomposer Trichoderma sp. Dalam Menghambat Perkembangan Penyakit Budok (Synchtrium pogostemonis) Pada Bibit Nilam. Skripsi. Jurusan Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Wahyuno, D. and Sukamto., 2010. Ketahanan Pogostemon cablin dan Pogostemon heyneanus terhadap Synchytrium pogostemonis. Jurnal Penelitian Tanaman Industri, 16(3), pp.91-97.

Wahyuno, D., Hartati, S.Y., Djiwanti, S.R., Noveriza, R. and Sukanto. 2011. Penyakit penting pada tanaman nilam dan usaha pengendaliannya. Bunga Rampai Nilam. Badang Litbang Pertanian, Puslitbangbun, Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Hlm. 66-110.

Yudha, M, K., Soesanto, L. and Mugiastuti, E., 2016. Pemanfaatan Empat Isolat Trichoderma sp. Untuk mengendalikan Penyakit Akar Gada Pada Tanaman Caisin. Jurnal Kultivasi, 15(3), pp.143-149.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i2.24505

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id