Analisis Debit Air Menggunakan Metode Mock Di DAS Krueng Peusangan

Ra'yatul Husna, syahrul syahrul, ichwana ichwana

Abstract


Abstrak. Ketersediaan air dalam pengertian sumber daya air pada dasarnya berasal dari air hujan, air permukaan dan ari tanah. DAS Krueng Peusangan merupakan kawasan yang termasuk dalam kategori mengalami degradasi menurut data dari Kementerian PUPR.  DAS Peusangan ini adalah DAS utama yang ada di Provinsi Aceh dengan luas diperkirakan mencapai 255,780 ha. Salah satu model hidrologi yang digunakan untuk menghitung debit air yaitu metode Mock. Metode Mock merupakan metode yang dikembangkan oleh Dr. F.J. Mock dengan memperhitungkan data curah hujan, evapotranspirasi dan juga sifat hidrologi di daerah pengaliran sungai. Oleh karena itu tujuan penelitian ini untuk menganalisis debit air dengan menggunakan metode Mock. Penelitian dilakukan di DAS Krueng Peusangan yang terdiri dari 12 sub DAS yang terletak Kabupaten Aceh Tengah, Bireuen, Bener meriah, dan Aceh Utara. Adapun bahan yang digunakan berupa data sekunder yaitu data debit selama periode dua tahun yaitu (2015 dan 2020), data Klimatologi selama periode 10 tahun (2011-2020) dan data luas DAS tahun 2010. Penelitian ini menggunakan microsoft excel untuk melakukan menganalisi debit air dengan menggunakan metode Mock. Setelah mengetahui nilai debit yang dihasilkan, kemudian dilakukan validasi menggunakan rumus Nash-Sutcliffe Efficiency (NSE). Hasil analisis debit air menggunakan metode Mock dari tahun 2011 - 2020 yaitu nilai debit minimal = 35,62 m³/ detik pada Oktober 2016 dan nilai maksimal = 359,19 m³/ detik pada Februari 2013. Hasil dari perhitungan NSE pada Sub DAS Teupin Mane menghasilkan nilai lebih baik . Yakni metode Mock pada tahun 2015 dengan nilai 0,99 dengan kriteria sangat baik dan pada Tahun 2020 dengan nilai 0,98 dengan kriteria sangat baik.

Analysis of Water Discharge Using the Mock Method in the Krueng Peusangan Watershed

Abstract. Abstract. The availability of water in terms of water resources basically comes from rainwater, surface water and groundwater. The Krueng Peusangan Watershed is an area that is included in the category of experiencing degradation according to data from the Ministry of PUPR. The Peusangan Watershed is the main watershed in Aceh Province with an estimated area of 255,780 ha. One of the hydrological models used to calculate water discharge is the Mock method. Mock method is a method developed by Dr. F.J. Mock by taking into account the data on rainfall, evapotranspiration and also the hydrological properties of the river basin. Therefore the purpose of this study is to analyze the water discharge using the Mock method. The research was conducted in the Krueng Peusangan watershed which consists of 12 sub-watersheds located in Central Aceh districts, Bireuen, Bener Meriah and North Aceh. The material used is in the form of secondary data, namely discharge data for a two-year period (2015 and 2020), Climatology data for a 10-year period (2011-2020) and watershed area data for 2010. This study uses Microsoft Excel to analyze water discharge by using the mock method. After knowing the resulting discharge value, then validation is carried out using the longwritten formula (NSE). The results of the water discharge analysis using the Mock method from 2011 - 2020 are the minimum discharge value = 35.62 m³/sec in October 2016 and the maximum value = 359.19 m³/sec in February 2013. The results of NSE calculations in the Teupin Mane Sub-watershed yield better value. Namely the Mock method in 2015 with a value of 0.99 with very good criteria and in 2020 with a value of 0.98 with very good criteria.



Keywords


Debit; DAS Krueng Peusangan; Mock.

Full Text:

PDF

References


Allen, R.G. Pereira, L.S. Raes, D.dan Smith M.(1998).Crop Evapotranspiration: Guidelines for Computing Crop Water Requirements. Rome: FAO Irrigation and Drainage Paper 56.

Anonim. 1994. Standar Perencanaan Irigasi Kriteria Perencanaan Bagian Bangunan. Departemen Pekerjaan Umum. Bandung.

Djuwansah, M.R. 2006. Aliran Rendah Sebagai Indikator Fungsi Hidrologi Daerah Aliran Sungai, Teknologi Indonesia. 29(2):11-21, LIPI Press

Hidayat, L., Sudira, P., Susanto, S., dan Jayadi, R. 2016. Validasi Model Hidrologi SWAT di Daerah Tangkapan Air Waduk Mrica. AGRITECH, 36(4), 467-474.

Ichwana.2013. Model Tata Guna Lahan Untuk Mendukung Ketersediaan Air Yang Berkelanjutan Di Daerah Aliran Sungai Krueng Oeusangan. Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan. Universitas Sumatra Utara. Medan.

Kodoatie, R.J. dan Sugiyanto, 2002. Banjir, Beberapa Penyebab dan Metode Pengendaliannya dalam Perspektif Lingkungan, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Moriasi, D. N., Arnold, J. G., Van Liew, M. W., Bingner, R. L., Harmel, R. D., dan Veith, T. L. 2007. Model Evaluation Guidelines for Systematic Quantification of Accuracy in Watershed Simulations. American Society of Agricultural and Biological Engineers, 50(3), 885-900.

Nugroho, S.P. 2009. Ancaman Penurunan Ketersediaan Air Danau Akibat Pengaruh Perubahan Iklim Global, Prosiding Konferensi Nasional Danau Indonesia I. Pengelolaan Danau dan Antisipasi Perubahan Iklim. Kementerian Lingkungan Hidup. Jakarta. Hal. 312-319.

Setiawan, E., Sulistiyono, H., dan Budianto, M.B., 2006, Efek Pemberian Nilai Awal Model NRECA Terhadap Konsistensi Hasil Kalibrasi dan Verifikasi, Jurnal Rekayasa UNRAM, Vol. 7 No.1, pp. 24-31 April 2006 ISSN: 1411-5565

Sosrodarsono, S dan Kensaku, T, 2003. Hidrologi Untuk Pengairan, Pradnya Paramita, Jakarta.

Suripin, 2003. Sistem Drainase Kota Yang Berkelanjutan. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Sri Harto Br.1993.Analisis Hidrologi, PT.Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Utami, Dessy Dwi, Gurawan Djati Wibowo, dan Ahmad Karim Fatchan. 2016. Analisis Ketersediaan Air Dengan Menggunakan gabungan Metode Mock dan Model Tank Di Kalisamin Kabupaten Karangannyar. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Wirasembada. Y. C. 2012. Pendugaan Reliability Waduk Nadra Krentang P.T. Karakatau Tirta Industri. SKRIPSI S-1. Fakultas Teknologi Pertanian Institut pertanian Bogor. Bogor

Yanuar. 2012. Keandalan Waduk Krenceng Menggunakan Metode Debit Andalan F.J Mock dan Nreca. Penerbit: PT. Krakatau Tirta Industri, Cilegon.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i2.24494

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id