The Effect of Giving Gotu Kola Leaf Extract on The Storability of Beef Sausages

Teuku Haryanda Maulana, Amhar Abubakar, Zuraida Hanum

Abstract


Abstrak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pH dan TPC pada sosis daging sapi yang telah ditambahkan ekstrak daun pegagan selama penyimpanan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Pengolahan Daging Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Analisis pH dan TPC dilaksanakan di laboratorium Teknologi Pengolahan Susu Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap faktorial  (RALF) yang terdiri dari 2 (dua) faktor yaitu faktor A ekstrak daun pegagan: 1 ml (A1) dan 2 ml (A2) dan faktor B lama penyimpanan: 3 hari (B1), 5 hari (B2), dan 7 hari (B3), dengan 3 (kali) ulangan, sehingga diperoleh 18 unit satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan nilai pH tertinggi pada perlakuan A2B3 yaitu 5,88, dan nilai terendah pada perlakuan A1B2 yaitu 5,68. Secara statistik berpengaruh sangat nyata (P<0.01) pada nilai pH sosis. Sedangkan rataan nilai TPC tertinggi pada perlakuan A2B3 yaitu 36,43, dan nilai terendah pada perlakuan A2B2 yaitu 22.03. Secara statistik tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap nilai TPC. Kesimpulan penelitian ini adalah  penambahan ekstrak daun pegagan pada sosis daging sapi dengan persentase dan lama penyimpanan berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap nilai pH namun tidak berpengaruh terhadap nilai TPC. 

The Effect of Giving Gotu Kola Leaf Extract on The Storability of Beef Sausages

Abstract. The purpose of this study was to determine the pH and TPC of beef sausages which had got gotu kola leaf extract added during storage. The research was carried out at the Meat Processing Science and Technology Laboratory, Animal Husbandry Study Program, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University. pH and TPC analysis was carried out in the Milk Processing Technology laboratory, Animal Husbandry Study Program, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University, Darussalam, Banda Aceh. This research was conducted using a completely randomized factorial design (RALF) which consisted of 2 (two) factors, namely factor A gotu kola leaf extract: 1 ml (A1) and 2 ml (A2) and factor B storage time: 3 days (B1), 5 days (B2), and 7 days (B3), with 3 (times) repetitions, so that 18 experimental units were obtained. The results showed that the highest average pH value was in the A2B3 treatment, namely 5.88, and the lowest value in the A1B2 treatment, namely 5.68. Statistically, it had a very significant effect (P<0.01) on the pH value of the sausages. While the highest average TPC value was in the A2B3 treatment, namely 36.43, and the lowest value in the A2B2 treatment, namely 22.03. Statistically, it had no significant effect (P>0.05) on the TPC value. The conclusion of this study is that the addition of gotu kola leaf extract to beef sausages with different percentages and storage times has a very significant effect on the pH value but has no effect on the TPC value.


Keywords


Beef; sausage; gotu kola; pH; TPC

Full Text:

PDF

References


Arnia, & Efrida, W. (2013). Identifikasi Kontaminasi Bakteri Coliform pada Daging Sapi Segar yang Dijual di Pasar Sekitar Kota Bandar Lampung. Medical Journal of Lampung University, 43-50.

Balia, R. L., Chairunnisa, H., Rachmawan, O., & Wulandari, E., 2011. Derajat Keasaman dan karakteristik organoleptik produk fermentasi susu kambing dengan penambahan sari kurma yang diinokulasikan berbagai kombinasi starter bakteri asam laktat. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjajaran, 11(1): 49-52.

Hanum, Z. et al., 2016. Efektivitas Fermentasi Susu Kambing dengan Penambahan Lactobacillus rhamnosus Sebagai Inhibitor Tirosinase. Kedokteran Hewan. 10(1): 54-57.

Jay, J. M. 2000. Modern Food Microbiology. New York. Chapman and Hall.

Lestari, I, F., E.Y, S., I.K, A., & E, S. (2014). Kajian Aktivitas Penyembuhan Luka dan Antibakteri Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis, Pegagan (Centella asiatica (L) Urban) Serta Kombinasinya Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa dari Pasien Luka Kaki Diabetes. Ilmu-ilmu Hayati dan Fisik, 78-82.

Mudawaroch, R. E., & Zulfanita. (2012). Kajian Berbagai Macam Antioksidan Alami Dalam Pembuatan Sosis. Surya Agritama, 1.

Pelczar, M. J. & Chan, E. C. S. 2005. Dasar-dasar Mikrobiologi. Jilid 2. EGC, Jakarta.

Ramadhan, R, R., & S, E. (2015). Daya hambat ekstrak daun pegagan (Centella asiatica) yang diambil di Batusangkar terhadap pertumbuhan kuman Vibrio cholera secara In Vitro. Kesehatan Andalas, 202-206.

Rastina, Sudarwanto, M. & Wientarsih, I. 2015. Aktivitas antibakteri ekstrak etanol dan daun kari (Murraya koenigii) terhadap Staphylococcus aureus, Escheria coli, dan Pseudomonas sp. Jurnal Kedokteran Hewan. 9(2): 185-188.

Ramadhani, Rukmi. & Jannah., 2020. Kualitas mikrobiologi daging ayam broiler di pasar tradisional Banyumanik Semarang. Jurnal Biologi Tropika. 3(1): 8-16.

SNI-7388:2009., Sosis. Badan Standardisasi Nasional.

Soeparno, 2005. Ilmu dan Teknologi Daging. Gajah Mada University Press Yogyakarta.

Winarto, W. & Maria, S., 2004. Khasiat dan Manfaat Pegagan Tanaman Penambah Daya Ingat. 3 ed. Jakarta: AgroMedia Pustaka.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i2.24478

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id