Pengaruh Iradiasi Sinar Gamma terhadap Viabilitas dan Vigor Benih serta Performansi pada Fase Vegetatif Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.) Lokal Aceh

Dinda Vazilla, Nura Nura, Halimursyadah Halimursyadah

Abstract


Abstrak. Upaya untuk menghasilkan tanaman cabai merah bermutu adalah dengan melakukan modifikasi genetik dari varietas lokal yang telah dikembangkan sehingga diperoleh varietas unggul melalui mutasi iradiasi sinar gamma. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memahami pengaruh dari dosis iradiasi sinar gamma terhadap viabilitas dan vigor benih serta performansi pada fase vegetatif tanaman cabai lokal Aceh. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap non faktorial dengan 5 taraf dosis dan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis iradiasi sinar gamma 100 Gy terbaik dijumpai pada parameter panjang akar. Dosis iradiasi sinar gamma 200 Gy terbaik dijumpai pada parameter potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, indeks vigor, keserempakan tumbuh, kecepatan tumbuh relatif, tinggi tanaman umur 7, 14, 21, dan 28 HSPT, jumlah daun umur 7, 14, dan 21 HSPT, volume akar, berat segar berangkasan dan akar, berat kering berangkasan dan akar. Dosis iradiasi sinar gamma 300 Gy terbaik dijumpai pada parameter jumlah daun umur 28 HSPT. Dosis iradiasi gamma 400 Gy terbaik dijumpai pada parameter T50. Dosis iradiasi gamma 200 Gy terbaik untuk viabilitas dan vigor benih serta performansi pada fase vegetatif tanaman cabai lokal aceh.

 Effect of Gamma Ray Irradiation on Seed Viability and Vigor and Performance in the Vegetative Phase of Aceh Local Chili (Capsicum annum L.)

Abstract. The effort to produce high quality of red chili plants is by genetically modifying local varieties that have been developed so that superior varieties are obtained through mutations of gamma ray irradiation. The purpose of this study was to determine the effect of giving gamma irradiation doses on seed viability and vigor as well as performance in the vegetative phase of local Aceh chili plants. This study used a non-factorial Completely Randomized Design with 5-dose level and 4 replications. The results showed that the best dose of 100 Gy gamma irradiation was found in the root length parameter. The best dose of 200 Gy gamma irradiation was found in the parameters of maximum growth potential, germination rate, vigor index, growth simultaneity, relative growth speed, plant height aged 7, 14, 21, and 28 HSPT, number of leaves aged 7, 14, and 21 HSPT, volume of roots, fresh weight of roots and roots, dry weight of roots and roots. The best dose of 300 Gy gamma irradiation was found in the parameter number of leaves aged 28 HSPT. The best gamma irradiation dose of 400 Gy is found in parameter T50. The best dose of 200 Gy gamma irradiation for seed viability and vigor and performance in the vegetative phase of aceh local chili.


Keywords


Cabai; Iradiasi sinar gamma; Vegetatif; Viabilitas; Vigor; Chili; Gamma irradiation; Vegetative; Viability; Vigor

Full Text:

PDF

References


Asza, A.A., Moeljani, I.R., Koentjoro, Y., 2022. Induksi Radiasi Sinar GAMMA60CO Dosis 3 Gy Terhadap Keragaman Genetik Populasi Mutan (M4) Tanaman Bawang Merah Varietas Bauji. AGROHITA, 7(2), pp.332-336.

Badan Pusat Statistik dan Direktorat Jenderal Hortikultura, 2021. Produktivitas Cabai Besar Menurut Provinsi 2012-2016. [online] Available at: [Accessed 10 Mar. 2021].

Dalfiansyah, Zuyasna, and Siti Hafsah, 2016. Seleksi Mutan Generasi Ke Dua (M2) Kedelai Kipas Putih Terhadap Produksi Dan Kualitas Biji Yang Tinggi. Jurnal Agrista. 20(3), pp.115-125.

Firdausya, Andina Fabrini. 2012. Analisis Pertumbuhan, Morfologi, dan Kualitas Tanaman Hias Krisan (Dendranthema grandiflora Tzvelev) Hasil Induksi Mutasi. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Gaswanto, R., Syukur, M., Purwoko, B.S. and Hidayat, H., 2016. Induced Mutation by Gamma Rays Irradiation to Increase Chilli Resistance to Begomovirus. Agrivita, 38(1), pp.24-32.

Hanafiah, D. S., Trikoesoemaningtyas, Yahya, S. and Wirnas, D., 2011. Mutasi Induksi Irradiasi Sinar Gamma pada Varietas Kedelai Argomulyo (Glycine max). Bioteknologi, 8, pp.59-64.

Immawati, D.R., Purwanti, S. dan Prajitno, D., 2013. Daya Simpan Benih Kedelai Hitam (Glycine max (L) Merrill) Hasil Tumpeng Sari dengan Sorgum Manis (Shorgum bicolor (L) Moench). Jurnal Vegetalika, 2(4), pp.25-34.

Lesilolo, M. K., dan B. Moriolkossu. 2014. Pengaruh perbedaan tingkat kematangan buah dari dua varietas cabe (Capsicum frutescens, L.) terhadap viabilitas dan vigor benih. Jurnal Budidaya Pertanian, 10(1), pp.10-13.

Nagata, Toshifumi, Setsuko Todoriki and Shoshi Kikuchi. 2004. Radial Expansion of Root Cells and Elongation of Root Hairs of Arabidopsis thaliana Induced by Massive Doses of Gamma Irradiation. Oxford Journals. Life Sciences. Plant and Cell Physiology, 45(11), pp.1557- 1565.

Nura, 2015. Peningkata Keragaman Genetik Cabai Tahan Terhadap Penyakit Antraknosa Melalui Hibridisasi Dan Iradiasi Sinar Gamma. Sekolah Pascasarjana Institute Pertanian Bogor, Bogor.

Nurrachmamila, P. L., 2017. Analisis Daya Perkecambahan Padi (Oryza sativa L.) Varietas Bahbutong Hasil Iradiasi. Jurnal Sains dan Seni ITS, 6(2), pp.E17-E21.

Nurwanti, 2013. Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai (Capsicum Annuum L.) Hasil Iradiasi Sinar Gamma Generasi M1. Universitas Hasanuddin, Makassar.

Putra, Bangun Surya, 2017. Pengaruh Mutagen Kimia EMS (Ethyl Methane Sulphonate) terhadap Kualitas Fisiologis Benih dan Morfologi Bibit Tanaman Tembakau (Nicotiana tabacum) Varietas Marakot. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.

Sa’diyah, N., Handayani, M., Karyanto, A., Rugayah, 2018. Pengaruh Iradiasi Sinar Gamma pada Benih terhadap Pertumbuhan Cabai Merah (Capsicum annuum L.). Universitas Jambi, Jambi.

Sari, et al., 2020. Pemanfaatan Radiasi Gamma Co-60 untuk Pemuliaan Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.) dengan Metode Mutagen Fisik. Buletin Fisika, 21(2), pp.47 – 52.

Wijiono, Rudin, 2016. Pengaruh Lama Perendaman dan Konsentrasi Mutagen EMS (Ethyl Methane Sulfonate) terhadap pertumbuhan kedelai (Glycine max L.) Varietas Dering 1. UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i2.24467

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id