Uji In Vitro Isolat Rizobakteri Asal Kecamatan Montasik dan Kuta Cot Glie Aceh Besar terhadap Pertumbuhan Patogen Phytophthora capsici

Tiara Rista Salsabila, Erida Nurahmi, Syamsuddin Syamsuddin

Abstract


Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh isolat rizobakteri asal Kecamatan Montasik dan Kuta Cot Glie Aceh Besar terhadap pertumbuhan koloni patogen Phytophthora capsici dan berpotensi  menjadi pemacu pertumbuhan tanaman. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola non faktorial dengan 19 isolat rizobakteri dengan ulangan sebanyak 3 kali sehingga didapatkan 57 satuan percobaan. Isolat rizobakteri berpengaruh sangat nyata terhadap daya hambat pertumbuhan koloni patogen P. capsici dengan daya hambat terbaik pada perlakuan AD 6/1, AD 6/3, AD 7/1,AD 7/2, AD 7/3, AD 8/2, AD 8/3, IA 7/4 dan IA 8/1. Laju penghambatan pertumbuhan patogen berpengaruh sangat nyata dengan laju pertumbuhan terbaik dijumpai pada perlakuan AD 7/1 sebesar 0,69 mm/hari. Kemampuan isolat rizobakteri dalam memproduksi HCN dijumpai pada perlakuan IA 7/1 dan IA 7/3 dengan jumlah produksi HCN sedang (++= coklat tua). Isolat rizobakteri yang diuji pada parameter uji gram terdapat 5 isolat rizobakteri yang mempunyai reaksi positif yaitu AD 6/3, AD 7/1, AD 7/2, AD 7/3 dan AD 8/1. 14 isolat rizobakteri lainnya bereaksi negatif. Isolat rizobakteri yang diuji dapat memproduksi IAA dengan nilai absorban berkisar 0,52-0,07 (µg/ml filtrat). Semua isolat rizobakteri mampu melarutkan fosfat dan berpotensi menjadi pemacu pertumbuhan tanaman. 

 

In Vitro Test of Rizobacterial Isolates from Montasik and Kuta Cot Glie Districts Aceh Besar against the Growth of Pathogen Phytophthora capsici

Abstract. This study has purpose to determine the effect of rhizobacterial isolates from Montasik and Kuta Cot Glie Districts of Aceh Besar on the growth of Phytophthora capsici pathogen colonies and the potential for plant growth promotion. This study used a completely randomized design (CRD) non-factorial pattern with 19 isolates of rhizobacteria with 3 replications so that 57 experimental units were obtained. Rhizobacterial isolates had a very significant effect on the growth inhibition of P. capsici pathogen colonies with the best inhibition in the AD 6/1, AD 6/3, AD 7/1, AD 7/2, AD 7/3, AD 8/2, AD 8/3, IA 7/4 and IA 8/1 treatments. The rate of inhibition of pathogen growth was very significant with the best growth rate found in treatment AD 7/1 at 0.69 mm/day. The ability of rhizobacterial isolates to produce HCN was found in treatments IA 7/1 and IA 7/3 with moderate HCN production (++= dark brown). There were 5 rhizobacterial isolates tested on gram test parameters that had positive reactions, namely AD 6/3, AD 7/1, AD 7/2, AD 7/3 and AD 8/1. 14 other rhizobacterial isolates reacted negatively. The tested rhizobacterial isolates can produce IAA with absorbance values ranging from 0.52-0.07 (µg/ml filtrate). All rhizobacterial isolates are able to dissolve phosphate and have the potential to be plant growth promoters.


Keywords


Pertumbuhan; Growth Patogen; Pathogen Rizobakteri; Rizobacteria

Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Ahyamagvirah R., Nanda M. and Syamsuddin., 2015. Efektivitas Rizobakteri Isolat Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) terhadap Daya Hambat Pertumbuhan Koloni Patogen Fusarium oxysporum Tanaman Terung (Solanum melongena L.) Secara In Vitro. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 3(4), pp. 1-9.

Annura, R.P., 2021. Karakterisasi Rizobakteri sebagai Agens Biokontrol serta Uji In Vitro terhadap Patogen Fusarium oxysporum f.sp. lycopersici (sacc.) Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum) dan Perannya sebagai Pemicu Pertumbuhan Tanaman. Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Badan Pusat Statistik [BPS]., 2022. Aceh Besar dalam Angka 2022. Aceh: Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh.

Budiyani, N. K., 2018. Pemanfaatan Rizobakteri Pelarut Fosfat dari Tanaman Legum untuk Peningkatan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai. Journal Agric Science and Biotechnology, 7(1), pp. 15-16.

Fitriyah, L. 2015. Penampisan dan Identifikasi Bakteri Endofit Cabai Merah Penghambat Colletotrichum capsici. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Glickman, E., Y. and Dessaux., 1995. A Critical Examination of Specificity of The Salkowski Reagent for Indolic Compounds Produced by Phytopathogenic Bacteria. App. Environ Microbiol, 61, pp. 793-796.

Hausbeck, M.K., Foster J.M. and S.D. Linderman., 2014. Managing Phytophthora On Pepper. USDA NIFA Special Research Grant: Michigan State University Extension.

Herlina L., Krispinus K.P., and Dewi M., 2016. Kajian bakteri endofit penghasil IAA (Indole Acetic Acid) untuk pertumbuhan tanaman. Jurnal Sainteknol, 14(1), pp. 52-58.

Lamour, K. H. and Hausbeck, M. K., 2000. Mefenoxam Insensitivity and The Sexual Stage of Phytophthora capsici in Michigan Cucurbit Fields. Phytophatology, 95(4), pp. 396-400.

Nontji, M., 2022. Fenomena dan Dinamika Rizobakteri pada Rizosfer Padi Sawah. Makassar: Universitas Muslim Indonesia.

Saida, Puspitasari and Aminah, 2022. Uji aktivitas bakteri penambat nitrogen dan penghasil IAA dan penghasil dari rizosfer tanaman kedelai ( Glycine max L.). Jurnal Agrotek, 6(1), pp 68-73.

Soytong, K., 1988. Identication of Spescies Chaitomiumin The Philippines and Screening Colletotrichum dematiumon cowpea seed. Seed Sci.Technol, 27, pp. 591-598.

Sriyanti N. L.G., Dewa, N. S. and I K.S., 2015. Uji Keefektifan Rizobakteri dalam Menghambat Pertumbuhan Jamur Colletotrichum spp. Penyebab Antraknosa pada Cabai Merah (Capsicum annuum L.). E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 4(1), pp. 53-65.

Sutariati, G. A. K., Tresjia C. K., Agustina, Novita S., La M. and Mubayyanul H., 2014. Kajian Potensi Rizobakteri Pemacu Pertumbuhan Tanaman yang Diisolasi dari Rizosfer Padi Sehat. Jurnal Agroteknos, 4(2), pp. 71-77.

Syahputra, A., 2019. Analisis Pendapatan Usaha Tani Cabai Merah (Capsicum annum) Studi Kasus: Kelompok Tani “Juli Tani” Desa Sidodadi, Kecamatan Beringin, Kabupaten, Deli Serdang. Universitas Muhammaddiyah Sumatera Utara, Medan.

Syamsuddin, Hasanuddin, Marlina and Cut C., 2018. Karakterisasi Fisiologis dan Uji Kemampuan Isolat Rizobakteri untuk Menghambat Pertumbuhan Koloni Patogen terbawa Benih (Capsicum annuum L.). In: Prosiding Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia.

Wang, S., J. Wu, P. Rao and X. Ye., 2005. A Chitinase with Antifungal Activity from The Mung Bean. Protein Expr. Purif. 40, pp. 232-236.

Yanti, Y., Nurbailis and Imam R., 2021. Identifikasi Isolat Rhizobakteria Indigenos Kandidat Agen Biokontrol Ganoderma boninense Berdasarkan Sekuen Gen 16S rRNA. Jurnal Agro Industri Perkebunan, 1(9), pp. 57-63.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i2.24442

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id