Uji In Vitro Isolat Rizobakteri Asal Pidie terhadap Penghambatan Pertumbuhan Phytophthora capsici dan sebagai Pemacu Pertumbuhan Tanaman

Siti Sarah Afifah, Halimursyadah Halimursyadah, Syamsuddin Syamsuddin

Abstract


Abstrak. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui jenis rizobakteri dari rizosfer tanaman cabai asal Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie yang berpengaruh terhadap pertumbuhan patogen Phythopthora capsici dan sebagai rizobakteri pemacu pertumbuhan tanaman (RPPT). Penelitian dilangsungkan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Fakultas Pertanian dan Laboratorium Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Pelaksanaan penelitian dimulai dari Mei 2022 sampai Desember 2022. Rancangan yang digunakan ialah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial terdiri dari 9 taraf perlakuan rizobakteri dan diulang sebanyak tiga kali pengulangan. Adapun peubah yang diamati terdiri dari persentase penghambatan pertumbuhan koloni patogen, laju penghambatan pertumbuhan koloni patogen, potensi rizobakteri memproduksi Hidrogensianida (HCN), potensi rizobakteri memproduksi IAA dan melarutkan fosfat. Persentase penghambatan rizobakteri tertinggi diamati pada LL 7/3 dan Laju penghambatan tumbuh koloni patogen tertinggi ditunjukkan isolat rizobakteri LL 6/2 dan LL 8/3 dan laju pertumbuhan terendah ditunjukkan isolat LL 7/3. Dari 9 isolat yang diuji hanya isolat LL 6/3 yang berpotensi memproduksi HCN dengan kadar HCN sedang. Seluruh isolat rizobakteri mampu menghasilkan IAA dengan rentang 0,021 µg/mL – 0,832 µg/mL. Seluruh isolate yang diuji mampu melarutkan fosfat.

In Vitro Test of Rhizobacterial Isolates from Pidie Regency on Growth Inhibition of Phytophthora capsici and as Plant Growth Promoter

Abstract. This study aimed to discover the effect of the type of rhizobacteria from the rhizosphere of chili plants from Simpang tiga District, Pidie Regency which affect the growth of pathogenic colonies of Phythopthora capsici and as plant growth promoting rhizobacteria (PGPR).This research was directed at the Laboratory of Seed Science and Technology, Faculty of Agriculture and Biology Laboratory, Faculty of Teaching and Education, Syiah Kuala University. The research started from May 2022 to December 2022. The design used was a non-factorial Completely Randomized Design (CRD) with a factor consisting 9 levels of rhizobacterial treatment and repeated three times. The parameters examined were the percentage of inhibition of pathogen growth, the rate of inhibition of pathogen growth, the ability of rhizobacteria to produce IAA and dissolve phosphate. The highest percentage of rhizobacterial inhibition was found in isolate LL 7/3 and the highest rate of inhibition of colony growth detected in isolate LL 6/2 and LL 8/3, the lowest rate was found in isolate LL 7/3. Only isolate LL 6/3 were able to produce HCN with moderate HCN levels of 9 isolates of rhizobacteria tested. All rhizobacterial isolates were capable to produce IAA with a range of 0,021 µg/mL – 0,832 µg/mL. All examined rhizobacterial isolates were capable to dissolve phosphate.


Keywords


Agen Biokontrol; Phytophthora capsici; Rizobakteri; Biocontrol agent, Phythopthora capsici, Rhizobacteria, PGPR RPPT

Full Text:

PDF

References


Adhiana., 2021. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Cabai Merah di Kabupaten Pidie Jaya. Jurnal Agrica Ekstensia, 15(1), pp. 82-92.

Agustiansyah, Satriyas, S., Sudarsono. and Muhammad, M., 2013. Karakterisasi rizobakteri yang berpotensi mengendalikan bakteri Xanthomonas Oryzae Pv.Oryzae dan meningkatkan pertumbuhan tanaman padi. Jurnal Hama Penyakit Tanaman, 13(1), pp.4251.

Ahemad, M. and Kibret, M., 2014. Mechanisms and Applications of Plant Growth Promoting Rhizobacteria: Current Perspective. King Saund Uni-Sci. 26(1), pp. 1-20.

Anggraini, S., 2020. Potensi Rizobakteri Sebagai Biofertilizer dalam Memacu Pertumbuhan Mentimun (Cucumis sativus L.). Jurnal Agrohita. 5(2), pp. 155-167.

Board, N., 2012. Biofertilizers and Organic Farming. Delhi, India: NPCS.

El-Rahman, A. F. A., Hanan, A. S., Rabab, M. A. E. and Dina, S. S. I., 2019. Influence of Hydrogen-Cyanide Producing Rhizobacteria in Controlling the Crown Gall and Root-Knot Nematode, Meloidogyne incognita. Egyptian Journal of Biological Pest Conrol, 29(41), pp.1-11.

Gevens, A. J., Pamela, D. R., Robert, J. M., and Kucharek T. A., 2008. Vegetable Disease Caused by Phytophthora capsici in Florida. IFAS Extension, 159, pp.1-5.

Halimursyadah, Syamsuddin, Nurhayati, Zuliana, and Phonna., 2021. Interaction between Type of Plant Growth Promoting Rhizobacteria and Patchouli Varieties on Growth and Yield of Patchouli (Pogostemon cablin Benth.). IOP Conf. Series: earth and Enviromental Science, 667(1), pp.012073.

Hausbeck, M. K., Foster, J. M. and Linderman., 2014. Managing Phytophthora on Pepper. USDA NIFA Special research Grant. Michigan State University Extension.

Herlina, L., Pukan, K. K. and Mustikaningtyas, D., 2016. Kajian Bakteri Endofit Penghasil IAA (Indole Acetic Acid) untuk Pertumbuhan Tanaman. J. FMIPA, UNS. 14(1), pp. 51-58.

Huda, K., Anto, B. and Budi, R., 2014. Bioprospeksi Rhizobakteri Penghasil IAA (Indole Acetic Acid) dari Tanaman Jagung (Zea Mays L.) di Area Pertanian Semi Organik Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Jurnal Biologi. 3(3), pp. 42-52.

Ibrahim, A., Satriyas, I. and Dyah, M., 2014. Perlakuan Benih Cabai (Capsicum annuum L.) dengan Rizobakteri untuk Mengendalikan Phytophthora capsici, Meningkatkan Vigor Benih, dan Pertumbuhan Tanaman. Bul Agrohorti. 2(1), pp. 22-30.

Kalay, A. M., Adelina, S., Alexander, S. and Abraham, T., 2020. Aplikasi Agens Hayati dari Perakaran Bambu dan Rumput Gajah untuk Mengendalikan Penyakit Hawar Daun dan Peningkatan Hasil Tanaman pada Sawi (Brassica rapa). Jurnal Agro. 7(1), pp. 32-41.

Kholida, F. T. and Enny, Z., 2015. Potensi Azotobacter sebagai Penghasil Hormon IAA (Indole-3-Acetic Acid). Jurnal Sains dan Seni ITS. 4(2), pp. 75-77.

Rahni, N.M., 2012. Efek fitohormn PGPR terhadap pertumbuhan tanaman jagung (Zea mays). Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Wilayah, 3(2), pp.27-35.

Rijavec, T. and Ales, L., 2016. Hydrogen Cyanide in the Rhizosphere: Not Suppressing Plant Pathogens, but Rather Regulating Availability of Phosphate. Frontiers in Microbiology, 7, pp.1-14.

Rizka, K., Syamsuddin. and Hasanuddin., 2022. Perlakuan Benih Menggunakan Beberapa Isolat Rizobakteri terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Agrista. 26(1), pp. 40-52.

Rosadiah, F., Ilyas N., S. and Dyah, M., 2015. Perlakuan Benih Cabai (Capsicum annuum L.) dengan Rizobakteri secara Tunggal atau Kombinasi dapat Mengendalikan Phytophthora capsici dan Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman. Jurnal Hortikultura Indonesia, 6(1), pp. 1-10.

Shobha, M.S. and Mahadeva, M., 2018. Effect of Endophytic and Plant Growth Promoting Rhizobacteria against Foot Rot Disease of Piper nigrum L. International Journal of Envitonment, Agriculture and Biotechnology (IJEAB), 3(6), pp.2001-2010.

Sofyan, F.L., 2013. Kemampuan Isolat Bakteri Penghasil Indole Acetic Acid (IAA) dari Tanah Gambut Kabupaten Sampit Kalimantan Tengah. Universitas Diponegoro, Semarang.

Sutariati, G. A. K., Tresjia, C. R. and Agustina., 2014. Kajian Potensi Rizobakteri Pemacu Pertumbuhan Tanaman Yang Diisolasi dari Rizosfer Padi Sehat. Jurnal Agroteknos, 4(2), pp.71-77.

Syamsiah, M. and Royani., 2019. Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai merah (Capsicum annuum L.) terhadap Pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteri) dari Akar Bambu dan Urin Kelinci. Jurnal Agroscience, 4(2), pp.109-114.

Syamsuddin and Ulim, M. A., 2013. Daya Hambat Rizobakteri Kandidat Agens Biokontrol terhadap Pertumbuhan Koloni Patogen Phytophtora capsici secara In Vitro. Jurnal Floratek, 8, pp.64-72.

Syamsuddin, Hasanuddin, Marlina. and Cut, C., 2018. Karakterisasi Fisiologis dan Uji Kemampuan Isolat Rizobakteri untuk Menghambat Pertumbuhan Koloni Patogen Terbawa Benih Cabai (Capsicum annuum L.). Prosiding Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTPI). Banda Aceh, Indonesia: Universitas Syiah Kuala. pp. 425-435.

Wan, J.S.H. and Liew, E.C.Y., 2020. Efficacy of Chemical and Biological Agenst against Pepper Blight (Phytophtora capsici Leonion) in East Asia: a Meta-Analysis of Laboratory and Field Trial Data. Journal of Plant Pathology, pp.1-8.

Wijayanti, K. S., 2018. Pemanfaatan Rizobakteria untuk Mengendalikan Nematoda Puru Akar (Meloidogune spp.) pada Kenaf (Hibiscus cannabinus L.). Buletin Tanaman Tembakau, Serat dan Minyak Industri. 10(2), pp. 90-99.

Zakia, A., Satriyas, I., Candra, B., Syamsuddin. And Dyah, M., 2017. Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Cabai dan Pengendalian Busuk Phytophthora melalui Biopriming Benih dengan Rizobakteri asal Pertanaman Cabai Jawa Timur. J. hort. Indonesia. 8(3), pp. 171-182.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i2.24426

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id