Potensi dan Pengembangan Objek Ekowisata Ketambe (Lawe Gurah) Kabupaten Aceh Tenggara

Wijah Wiqa Yati, Andi Fauzan R Pohan, Irma Dewiyanti

Abstract


Abstrak. Ekowisata merupakan konsep pengembangan yang awalnya mendukung pelestarian alam budaya serta menjadikan masyarakat setempat menjadi pengelola untuk membantu perekonomian mereka. Ekowisata juga merupakan bentuk dari wisata yang mengedepankan pengalaman pembelajaran dan penghargaan terhadap lingkungan alami, atau beberapa komponen dalam konteks budaya yang berkaitan, dengan begitu kegiatan ekowisata dapat memberi kemudahan kepada wisatawan untuk melihat, mengetahui serta menikmati pemandangan alam yang masih alami dan intlektual budaya masyarakat lokal. Pengembangan potensi ekowisata menjadi faktor utama permasalahan ekowisata di Indonesia, Potensi pengembangan pariwisata disuatu daerah harus dilakukan dengan menyusun pola perencanaan dan arah yang jelas serta menyesuaikan dengan potensi pada daerah tersebut agar semua potensi yang ada pada daerah tersebut dapat digunakan secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat serta bisa mengelola tempat ekowisata secara keberlanjutan tanpa adanya kerusakan lingkungan. Tujuan dari dilakukannya penelitian agar dapat menganalisis potensi Sumber Daya Alam yang dapat dikembangkan sehingga menjadi daya tarik objek ekowisata serta menganalisis strategi pengembangan objek ekowisata di Ketambe (Lawe Gurah) Kabupaten Aceh Tenggara. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa Objek ekowisata Ketambe (Lawe Gurah) memiliki potensi yang dimiliki seperti flora dan fauna yang masih bisa dijumpai bukan hanya itu di objek ekowisata Ketambe juga bisa dikunjungi seperti pemandian air panas dan wahana yang ada didalamnya. Objek ekowisata Ketambe memiliki cirikhas tersendiri bagi yang berkunjung ketempat tersebut, dengan hutan yang begitu alami ditambah lagi masyarakat yang juga masih memiliki adatistiadat tersendiri menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang dating ketempa tini.rumusan strategi yang rencanakan berdasarkan kombinasi dari faktor internal dan eksternal dalam upaya pengoptimalan manajemen/pengelolaan Resor Lawe Gurah  yang lebih kompetitif, adapun rumusan strategi yang disarankan yaitu Memanfaatkan kerjasama dari stakeholder dan meningkatkan peran SDM dari sekitar lokasi wisata dalam peningkatan kualitas objek wisata dan pengoptimalan jumlah kunjungan, meningkatkan promosi objek wisata dan kegiatan paket wisata yang dimiliki melalui media sosial sebagai upaya untuk menarik wisatawan, menambah sarana dan prasarana terkait dengan informasi penangkaran sebagai referensi pengetahuan bagi wisatawan, membuat kebijakan dalam menjaga kebersihan lingkungan wisata sebagai contoh kecil membuat rambu-rambu peringatan dan menambah tempat sampah, memberikan sosialisasi atau pemahaman kepada masyarakat dalam konservasi satwa dan hutan lindung, mengajak peran serta masyarakat untuk pemanfaatan lahan pemukiman maupun pertanian berdasarkan fungsi pemanfaatan kawasan.

The Potential and Development Of The Ketambe (Lawe Gurah) Ectourism Object Southeast Aceh Regency

Abstrack. Ecotourism is a development concept that originally supported the preservation of cultural nature and made local people become managers to help their economy. Ecotourism is also a form of tourism that promotes learning experiences and respect for the natural environment, or several components in a related cultural context, so that ecotourism activities can make it easy for tourists to see, know and enjoy natural landscapes that are still natural and intellectual culture of local communities. . The development of ecotourism potential is a major factor in ecotourism problems in Indonesia. The potential for tourism development in an area must be carried out by preparing a clear planning pattern and direction and adjusting it to the potential in the area so that all the potential that exists in the area can be used optimally to improve the welfare of the local community as well as being able to manage ecotourism sites in a sustainable manner without any environmental damage. The purpose of conducting research is to be able to analyze the potential of natural resources that can be developed so that they become attractive ecotourism objects and to analyze the strategy for developing ecotourism objects in Ketambe (Lawe Gurah) Southeast Aceh Regency. From the results of the study it was found that the Ketambe ecotourism object (Lawe Gurah) has potential such as flora and fauna which can still be found not only that in the Ketambe ecotourism object you can also visit such as hot springs and the rides inside. The Ketambe ecotourism object has its own characteristics for those who visit this place, the forest is so natural, plus the people who still have their own customs are the main attraction for visitors who come to this place. the formulation of the planned strategy is based on a combination of internal and external factors in an effort to optimize the management/management of the Lawe Gurah Resort which is more competitive, while the suggested strategy formulation is Utilizing cooperation from stakeholders and increasing the role of HR from around tourist sites in improving the quality of tourist objects and optimizing the number visits, increasing the promotion of tourism objects and tour package activities owned through social media as an effort to attract tourists, adding facilities and infrastructure related to captive information as a knowledge reference for tourists, making policies in maintaining the cleanliness of the tourist environment as a small example making warning signs and adding trash bins, providing socialization or understanding to the community in animal conservation and protected forests, inviting community participation in the use of residential agricultural land based on the function of area utilization.


Keywords


Kata kunci:Potensi dan Pengembangan Objek Ekowisata Ketambe (Lawe Gurah).

Full Text:

PDF

References


Arikunto. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Freddy, Rangkuti. 2014. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: PT. Gramedia.

Latupapua, Yosevita. 2007. Studi Potensi Kawasan dan Pengembangan Ekowisata Di Tual Kabupaten Maluku Tenggara. Jurnal ISSN 2250-1321 (online), ISSN 2085-2436 (print).

Lawe Gurah Taman Nasional Gunung Leuser, 2019. Kawasan Ekowisata Lawe Gurah. [Accessed 29 Desember 2021].

Rangkuti, Freddy. 2018. Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis Cara Perhitungan Bobot, Rating, dan OCAI. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Yoku, D. N. 2020. Potensi dan Strategi Pengembangan Ekowisata Pantai Skouw Yambe di Kota Jaya Pura-Papua.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i3.24417

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id