Penilaian Kesehatan Pohon dengan Metode Forest Health Monitoring di Agroforestri Kopi Kawasan Lindung Desa Kekuyang Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah

Fauziah Ariesta Siregar, Tuti Arlita, Essy Harnelly

Abstract


Abstrak. . Salah satu cara memelihara kelestarian kawasan lindung melalui kesehatan hutan. Kawasan lindung Desa Kekuyang Kecamatan Ketol yang memiliki luas 3.814,1 ha merupakan kawasan pelestarian alam yang memiliki banyak persebaran pohon. Tindakan penilaian kesehatan hutan perlu dilaksanakan untuk mengetahui kesehatan dan kerusakan pohon. Pemantauan kesehatan pohon menghasilkan status kesehatan hutan yang terdiri dari persen hidup tanaman, organisme penyebab kerusakan, tingkat keparahan kerusakan, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penilaian kesehatan pohon penting dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan pohon di agroforestri kopi di kawasan lindung Desa Kekuyang Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah. Manfaat dari kesehatan pohon adalah sebagai alat untuk mengetahui status, perubahan, dan kecenderungan kondisi suatu hutan serta memberikan rekomendasi kepada para pengelola hutan untuk pengambilan keputusan berdasarkan data yang sudah ada. Pengambilan data indikator kesehatan kawasan  lindung dilakukan dengan metode forest health monitoring (FHM). Penggunaan metode ini dilakukan dengan membuat plot untuk menentukan sampel yang dapat mewakili populasi. Alat yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah GPS (global positioning system), meteran,  pita meter, kamera, kalkulator, alat tulis, dan papan ujian. Bahan yang akan digunakan adalah lembar pengamatan tally sheet. Simpulan yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah kondisi kesehatan pohon di agroforestri kurang sehat.

Tree Health Assessment Using Forest Health Monitoring Method in Protected Area Of Kekuyang Village, Ketol Sub-District, Central Aceh District.

Abstract. One way to preserve protected areas is through forest health. The protected area of Kekuyang Village, Ketol Sub-district, which has an area of 3,814.1 ha, is a nature conservation area that has a lot of tree distribution. Forest health assessment measures need to be implemented to determine the health and damage of trees. Tree health monitoring produces a forest health status consisting of percent plant life, organisms that cause damage, severity of damage, and factors that influence it. The benefits of tree health are as a tool to determine the status, changes, and trends in the condition of a forest and provide recommendations to forest managers for decision making based on existing data. Data collection on protected area health indicators was conducted using the forest health monitoring (FHM) method. The use of this method is done by making plots to determine samples that can represent the population. The tools that will be used in this research are GPS (global positioning system), meter, tape meter, camera, calculator, stationery, and exam board. The material to be used is a tally sheet observation sheet. The conclusion that can be obtained from this research is that the health condition of trees in agroforestry is less healthy.



Keywords


Kesehatan Pohon; FHM; Kawasan Lindung; Aceh Tengah; Tree Health, FHM, Protected Area, Aceh Tengah;Tree Health, FHM; Protected Area; Aceh Tengah

Full Text:

PDF

References


Abimanyu, B., Safe’i, R., and Wahyu, H., 2018. Analisis kerusakan pohon di hutan kota stadion Kota Metro Provinsi Lampung. Jurnal Hutan Pulau-Pulau Kecil, 3(1), pp. 112.

Cline, S.P., 1995. Fhm environmental monitoring and assesment program DOI: 10.30598/jhppk.2021.5.1.14 ISSN. Page 26 Washington D.C. (US): U.S environmental protection agency, office of research and development.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 580 tahun 2014 tentang Kawasan Hutan dan Konservasi Perairan Provinsi Aceh.

Pangestu, A, Y., 2020. Evaluasi usability pada web gis pemantauan kesehatan hutan menggunakan metode system usability scale (sus). Jurnal Manajemen, Teknik Informatika, dan Rekayasa Komputer 20(1).pp.19-26.

Safe’i, R., Pertiwi, D., Kaskoyo, H., 2020. Kesehatan hutan di blok koleksi tumbuhan dan atau satwa tahura wan abdul rachman provinsi lampung. Jurnal Hutan Tropis 8(3).pp. 251-259.

Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i2.24397

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id