Pengaruh Penggunaan Fraksi Berat Minyak Nilam Hasil Pemurnian terhadap Kualitas Parfum

Diebra Puja Pramestie, Ismail Sulaiman, Yuliani Aisyah

Abstract


Abstrak. Atsiri Research Center (ARC) merupakan pusat pengembangan dan penelitian minyak atsiri yang telah menghasilkan produk turunan minyak nilam. Minyak nilam mengandung kandungan patchouli alcohol dimana semakin tinggi kandungan tersebut maka semakin baik pula kualitas minyak nilam. Minyak nilam fraksi berat mengandung patchouli alkohol sekitar 60-70% kemudian proses kristalisasi minyak nilam fraksi berat menghasilkan nilam kristal dengan patchouli alcohol 100%. Pada industri parfum, kandungan patchouli alcohol berperan sebagai bahan fiksatif (pengikat aroma) sehingga membuat parfum bertahan lebih lama. Semakin tinggi kadar patchouli alcohol pada minyak nilam maka semakin baik pula daya fiksatifnya sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan fraksi berat minyak nilam hasil pemurnian dalam bentuk kristal dan cair terhadap kualitas parfum. Kualitas parfum diperhatikan dengan melihat kejernihan, ketahanan aroma, mutu organoleptik baik warna dan aroma serta preferensi terhadap parfum. Parfum dengan penggunaan fraksi berat minyak nilam bentuk kristal dan cair memiliki kejernihan yang baik, dimana parfum dengan penggunaan nilam kristal memiliki warna bening sedikit kekuningan, aroma parfum bertahan selama 52 jam dengan tingkat preferensi lebih tinggi sedangkan parfum dengan penggunaan fraksi berat minyak nilam cair memiliki warna yang lebih gelap dan aroma parfum bertahan selama 40 jam.

The Effect of Using Refined Heavy Fraction Patchouli Oil on Perfume Quality

Abstract. Atsiri Research Center (ARC) is a research and development center for essential oil that has producing patchouli oil based products. Patchouli oil contains patchouli alcohol, the higher it is the better the quality of the patchouli oil. Heavy fraction patchouli oil contains about 60–70% of patchouli alcohol and the crystallization process of heavy fraction patchouli oil produced crystallized patchouli with 100% of patchouli alcohol. In the perfume industry, patchouli alcohol makes perfume fragrance last longer. The higher the level of patchouli alcohol in patchouli oil the longevity of the fragrance gets longer, so the purposed of this study is to analyzed the effect of using crystallized and liquid refined heavy fraction patchouli oil on perfume quality. Perfume quality are determined by looking at the clarity of the perfume, fragrance resistance, organoleptic test and preference test. Perfume that using crystallized and liquid heavy fraction patchouli oil has good clarity, where the perfume with crystallized patchouli has a slightly yellowish clear color, lasts for 52 hours and was preferred more by the respondents, while the perfume with liquid patchouli oil has a darker color and the perfume lasts for 40 hours.


Keywords


Atsiri Research Center (ARC); Minyak Nilam; Nilam Kristal; Patchouli Alcohol; Kualitas Parfum ; Atsiri Research Center (ARC); Patchouli Oil; Patchouli alcohol; Perfume Quality

Full Text:

PDF

References


Adli, K. N., dan Pramudono, B. 2015. Studi Campuran Surfactant untuk Menentukan Fungsi Solubilizer dan Fixative pada Industri Parfum. Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences. 38 (1): 57-67.

Cahyanti, T., dan Najib, M. 2016. Analisis Preferensi Konsumen terhadap Atribut Yogurt Drink (Studi Kasus Kota Bogor Jawa Barat). Jurnal Aplikasi Manajemen. 14 (1):176-183.

Effendi, V. P., & Widjanarko, S. B. 2013. Distilasi dan Karakterisasi Minyak Atsiri Rimpang Jeringau (Acorus calamus) dengan Kajian Lama Waktu Distilasi dan Rasio Bahan: Pelarut [IN PRESS APRIL 2014]. Jurnal Pangan dan Agroindustri. 2 (2): 1-8.

Ginting, Z., Ishak, I., dan Ilyas, M. 2021. Analisa Kandungan Patchouli Alcohol dalam Formulasi Sediaan Minyak Nilam Aceh Utara (Pogostemon cablin Benth) sebagai Zat Pengikat pada Parfum (Eau De Toilette). Jurnal Teknologi Kimia Unimal. 10(1): 12-23.

Gunawan, I., dan Rahayu, P. 2021. Formulasi dan Evaluasi Parfum Tipe Eau de Toilette (EDT) “Senarai Jingga”. Jurnal Kesehatan. 12 (2): 257-265.

Irsyad, L. P., dan Lestari, S. 2016. Perancangan Alat Magnetic Stirrer dengan Pengaturan Kecepatan Pengaduk dan Pengaturan Waktu Pengadukan. Jurnal Sains Dan Komputer (INFACT). 1 (2).

Khairunisa, L. F., Widyasanti, A., dan Nurjanah, S. 2021. Kajian Pengaruh Kecepatan Pengadukan terhadap Rendemen dan Mutu Kristal Patchouli Alcohol dengan Metode Cooling Crystallization. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem. 7 (1): 55-66.

Lestari, P., Nurjanah, S., dan Mardawati, E. 2020. Pengaruh Rentang Suhu Distilasi Fraksinasi terhadap Kadar Patchouli Alcohol (PA) pada Minyak Nilam. AgriHumanis: Journal of Agriculture and Human Resource Development Studies. 1(1): 36-42.

Mustakim, M. N. dan Sari, M. 2019. Pemanfaatan Minyak Biji Kopi (Fine Robusta Toyomerto) sebagai Bahan Baku Pembuatan Parfum Eau De Toilette. Agroindustrial Technology Journal. 3 (1): 20-28.

Negara, J. K., et al. 2016. Aspek Mikrobiologis, Serta Sensori (Rasa, Warna, Tekstur, Aroma) pada Dua Bentuk Penyajian Keju yang Berbeda. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan. 4 (2): 286-290.

Oktavianti, B. 2018. Analisis Alkohol pada Parfum Refill yang dijual di Kawasan Religi Sunan Ampel Surabaya (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surabaya).

Pratama, N. A., Kusdiyantini, E., dan Pujiyanto, S. 2018. Kemampuan Isolat Fungi Endofit Tanaman Nilam (Pogostemon cablin) sebagai Penghasil Antimikroba terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Jurnal Akademika Biologi. 7(4): 1-6.

Rahmadina, E., Nurjanah, S., dan Nurhadi, B. 2020. Penggandaan Skala Proses Pengadukan terhadap Rendemen Patchouli Alcohol pada Kristalisasi Minyak Nilam. Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem. 8 (1): 71-78.

Safira, L. R., Widyasanti, A., dan Nurjanah, S. 2019. Pengaruh Perbandingan Volume Pelarut pada Kristalisasi Patchouli Alcohol dari Minyak Nilam (Pogostemon cablin Benth) dengan Metode Cooling Crystallization. Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem. 7 (2): 239-248.

Sidabutar, I. J., Widyasanti, A., dan Nurjanah, S. 2020. Kajian Rasio Refluks pada Isolasi Beberapa Senyawa Minyak Nilam (Pogostemon cablin Benth) dengan Metode Distilasi Fraksinasi. Prosiding Seminar Nasional Agribisnis. 1(1).

Smith, H., Idrus, S., dan Seimahuira, L. M. 2019. Kontribusi Lama Pemeraman Daun dan Modifikasi Saringan Ketel terhadap Laju Distilat dan Rendemen Minyak Nilam Asal Maluku. Majalah Biam. 15(2): 106-113.

Zuyasna. 2022. Kultur In Vitro dan Mutagenesis Tanaman Nilam. Syiah Kuala University Press, Banda Aceh.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i2.24332

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id